Hello Taufiq, Friday, December 30, 2005, 11:22:24 PM, you wrote:
TAR> Itu demi kepentingan bisnisnya mas ermin, dan factorynya dia udah TAR> di standarisasi negara setempat, jadi sangat aman limbahnya TAR> (mungkin dia punya recycling yg lebih baik, bukan dibuang di TAR> laut, heheheh) saya tiap hari lewat jalan surabaya (pasar kaget barang bekas di cikini - jakarta) dan selalu ada saja komponen komputer teronggok di trotoar, lapak2 para tukang loak ini. "itu apa masih nyala bang?", "wah ya nggak tahu mas, wong itu barang apa saya juga nggak tahu" :) sebagian dr komponen2 itu dibeli oleh penghobi elektronika untuk di "kanibal", sebagian lagi dibeli oleh pemulung2 yg lebih canggih dan jeli. beberapa sempat mengatakan: "kadang ada komponen yg mengandung emas, tembaga yg cukup mahal bila dijual lagi ke perajin perhiasan sebagai bahan campuran" yg mengejutkan adalah proses utk mendapatkan sebagian kecil "residu" komponen tsb. mereka membakar begitu saja komponen2 tsb tanpa sadar ada zat2 racun yg terlepas selama proses tsb. lalu selanjutnya itu dibuang kemana bekasnya? langsung ke tong sampah biasa, atau dipake anak2 buat mainan atau dijadikan gantungan kunci atau ditumpuk gitu aja di belakang rumah, mencemari tanah, merembes ke air sumur ... siapa yg bertanggung jawab? -- Best regards, Pataka mailto:[EMAIL PROTECTED] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

