Para Bunda yang penasaran dengan water birth,
kalau boleh saya beri info, ini adalah salah satu teknik melahirkan 
yang justru udah ada lama sekali (baca: bukan barang baru). Setahu 
saya dari majalah ELTERN (majalah Jerman yang kerjasama dengan 
Ayahbunda) di Eropa ini bukan sesuatu yang berkonotasi mewah, kok. 
Sama aja seperti tren di 'luar' sana yang kini membudayakan lagi 
melahirkan di rumah, melahirkan di air adalah satu dari beberapa cara 
yang bisa dipilih ibu masa kini. Bahkan kini ada yang memilih 
melahirkan di laut, jadi water birth-nya di laut. Ya ... sah-sah aja 
menurut saya, selama ada yang bisa provide dan kondisi ibu 
memungkinkan.
Ibu yang melahirkan secara normal aja di Eropa kini banyak milih 
posisi berdiri. Jadi ada tali penyangga yang support ibu. Dan itu 
lazim aja. Kalau menurut saya di era yang merdeka seperti sekarang, 
para ibu punya keleluasaan untuk memilih. Tentu ketika memilih harus 
dipelajari juga kelebihan, konsekuensi dan hal-hal yang harus 
diwaspadai. Kalau di sini memang kita masih memandang ini 'barang 
baru' yang berkonotasi mewah karena fasilitas penunjangnya khusus. 
Orang-orang yang bantu persalinan juga dilatih khusus.
Perkembangan di Indonesia memang ada kaitan erat dengan kesadaran 
para ayah dan bunda untuk kembali ke alam. It's good, very very good. 
Cuma mungkin yang perlu diperhatikan oleh masing-masing ibu 
(sebenarnya ayah dan ibu) adalah riwayat dan kondisi kesehatan masing-
masing. Seperti juga fitness, tidak semua pribadi perlu melakukan 
olah kardio melalui fitness. Ada yang cukup dengan jalan kaki, 
berenang or yoga. 
Sok atuh buat yang udah punya pengalaman melahirkan di air, bagi-bagi 
ceritanya. Pasti pengalaman Bunda jadi pelajaran berharga bagi yang 
lain.

Cheers,
Andi Maerzyda A. D. Th.
Redaktur Senior Ayahbunda
Koordinator Ayahbunda-Online    

Kirim email ke