Moms, 

mungkin kalo emang harus disensor, kalo kita butuh info yang lebih
jelas, mungkin sang pemberi informasi bisa dihubungi via japri aja
kali ya. 

Salam,
Grace


--- In [email protected], "Angela Kusuma"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hai ayah dan bunda semua..
> 
> Waduh.. ko jadi banyak pertanyaan seputar sensor ya? Gini aja deh bunda,
> jangan terlalu dibawa kaku dan ribet soal sensor. Tujuannya itu cuma
> menghindarkan dari pembahasan yang berulang2 atau
menyudutkan/menjelekkan
> satu merek. Jadi selama itu memang info penting, mods juga akan
meloloskan
> atau bintangnya kan ga harus 'bintang 7' hehehe.. kalo emang namanya
> panjang dan itu info penting, sensor boleh cuma dua, atau tiga.
> 
> Soal merek apa, ya sebaiknya merek2 produk aja yg disensor bila perlu.
> Kalau semacam rumah sakit, mal, supermarket, nama dokter (saya lht ada
> bunda yg smpe menyensor sendiri nama dokternya hihihi..), nama obat
> generik, dan semacam itu, ya gapapa disebut juga. Kalau buat nuju
(di hari
> jumat-minggu) boleh2 aja disebut mereknya (ya iyalah.. kalo ga apa
yg mau
> dijual? ^___^ )
> 
> Saya lihat bunda2 sdh ada yg bisa mengerti dan menyensor sendiri merek2
> tertentu. Ada juga yg nyensornya bener2 'dahsyat' hehe.. ya ga usah
> segitunya juga bunda ^___^ se-kreatif2nya bunda-bunda aja kalau mau
> nyensor merek.
> 
> Sekali lagi, ini cuma untuk menhindari hal-hal yang tidak diinginkan
> bersama, seperti ada yg komplain, atau bersinggungan dengan kepentingan
> ayahbunda, dsb. Kita jaga bersama-sama nama baik Ayahbunda dan milis ini
> ya bunda-bunda dan ayah-ayah semua... ^____^
> 
> Piss..
> 
> Mods
>


Kirim email ke