*********************** Your mail has been scanned by InterScan. PT. AJ Central Asia Raya 11/04/08 11:54:25 ***********-*********** Buat moms yg suka browosing.. hati2 yaaa terhadap informasi yg menyesatkan seperti dibwah ini.. lagi rame dimilis sebelah
Buat smart mom.. tau dong yang terbaik buat sang baby yaaa Cuma ASI Regards, MegA Corporate Communication and Legal ********* 1. Dikutip dari : http://balitakami.wordpress.com/2008/10/19/10-pembenaran-tidak-memilih-a si/ <http://balitakami.wordpress.com/2008/10/19/10-pembenaran-tidak-memilih- asi/> ********* 10 'pembenaran' tidak memilih ASI Diterbitkan 19 Oktober 2008 air susu ibu , nutrisi , susu formula Tags: ASI, makanan bayi, menyusui Bagaimanapun juga ada beberapa keadaan yang memaksa ibu untuk tidak memberikan ASI. Dan juga beberapa pembenaran yang biasanya disebutkan sebagai alasan tidak memberikan ASI kepada bayi. Susu formula bukan harus dihindari. Karena kelak pada usia diatas 6 bulan seorang anak tetap harus mendapatkan susu formula karena kebutuhannya tidak bisa lagi terpenuhi dengan hanya memberikan ASI. 1. Kepuasan yang lebih lama bagi bayi. Susu formula lebih sulit dicerna daripada ASI, dan endapan besar seperti karet yang dibentuknya akan tinggal lebih lama di lambung bayi, menimbulkan kenyang selama beberapa jam, dan memper-panjang waktu di antara waktu-waktu pemberian susu sampai tiga atau empat jam. Di sisi lain, karena ASI begitu mu-dah dan cepat dicerna, banyak bayi yang begitu sering disusui sehingga kadang--kadang tampak seperti tidak pernah lepas dari payudara ibunya. 2. Mudah memantau jumlah yang diminum bayi. Anda dapat tahu berapa banyak susu yang diminum oleh bayi dari botolnya. Sedangkan pada pemberian ASI, payudara ibu tidak dapat mengukur jumlah susu yang diminum bayi, sehing-ga ibu yang belum berpengalaman seringkali khawatir bahwa bayinya tidak cukup minum. 3. Lebih bebas. Pemberian susu melalui botol tidak mengikat para ibu. Ingin makan malam di luar dan nonton bersama suami anda? Atau bahkan pergi berlibur di akhir pekan? Nenek dengan senang hati akan mau menjaga bayi dan mengambil alih kehormatan untuk mem-beri minum susu. Anda ingin berumur tiga bulan? Tidak perlu anda menyapih bayi dan memeras air susu keluar. Cukup me-ngatakan pada baby sitter(tm) dimana letak botol dan bubuk susunya, dan anda bisa pergi. 4. Ayah dan Kakak bayi dapat lebih berperan serta. Ayah dan kakak bayi dapat turut menikmati kesenangan dalam memberi makan bayi, bila bayi diberi susu botol, yang tidak me-mungkinkan pada ibu menyusui. 5. Lebih sedikit tuntutan kepada ibu. Seorang ibu yang sangat lelah karena per-salinan yang sulit, mungkin akan senang bila ia tidak usah bangun di tengah maam, bahkan pada dinihari, untuk memberi susu pada bayinya. Ayah, nenek, perawat bayi - atau siapapun yang bersedia - dapat mengambil alih tugas tersebut sampai si ibu telah lebih kuat. Juga lebih sedikit beban fisik pada ibu, jika ia tidak harus mem-produksi susu. 6. Tidak mengganggu model baju. Seorang ibu yang memberi susu botol pada bayinya, dapat berpakaian sebagai-mana yang ia inginkan. 7. Lebih sedikit pembatasan dalam metoda keluarga berencana. Seorang ibu yang menyusui harus membatasi pilihan metoda KB dengan yang bukan hormon. Bila menggunakan susu formula metode KB bisa apa saja. 8. Lebih sedikit tuntutan dan pem-batasan diet. Seorang ibu yang mem-berikan susu botol pada bayinya dapat berhenti makan untuk dua orang. Tidak seperti ibu yang menyusui, ia tidak perlu lagi mendapatkan tambahan protein, kalsium dan vitamin. Sete-lah 6 (enam) minggu pertama pascalahir ia dapat melakukan diet dengan ketat untuk menghilangkan kelebihan berat badannya karena hamil. 9. Tidak merasa tertekan bila memberi susu di depan umum. Sudah bisa dipastikan pasti ada sedikit kesulitan bagi ibu-ibu yang menyusui untuk memberikan ASI di tempat-tempat umum. Tidak demikian dengan bila menggunakan susu formula. Ibu yang menyusui dengan dot jarang diperhatikan orang. 10. Tidak mengganggu kegiatan seks. Ehm .. Setelah 9 bulan bahkan mungkin kurang bila anda sangat khawatir dengan kondisi kehamilan, banyak ibu dan ayah yang menunggu saat-saat dimana mereka dapat kembali seperti keadaan sebelum hamil. Bagaimanapun juga pada saat anda memilih harus menyusui bayi anda dengan susu formula, lakukanlah dengan penuh cinta kasih. Paling tidak itu yang tidak boleh hilang dari kegiatan menyusui. ******** 2. Dikutip dari : http://balitakami.wordpress.com/2008/11/03/makanan-pendamping-mp-asi-lok al/#more-476 <http://balitakami.wordpress.com/2008/11/03/makanan-pendamping-mp-asi-lo kal/#more-476> ******** Makanan Pendamping (MP) ASI Lokal Diterbitkan 3 Nopember 2008 air susu ibu , bayi Tags: Makanan, MP-ASI, Pengganti RetNa menanyakan hal berikut : Halo Dok, Saya mau bertanya mengenai referensi mengenai salah satu pernyataan dari artikel di atas, yang menyebutkan "...kelak pada usia diatas 6 bulan seorang anak tetap harus mendapatkan susu formula karena kebutuhannya tidak bisa lagi terpenuhi dengan hanya memberikan ASI." Karena menurut beberapa sumber yang saya baca (cmiiw ya..), memang benar bahwa setelah 6 bulan, kebutuhan seorang anak tidak bisa lagi terpenuhi dengan hanya memberikan ASI, untuk itu diberikan MP-ASI. Ok sekian ya Dok, terima kasih. Salam kenal, Mba RetNa Salah satu yang online adalah tulisan Trias Mahmudiono yang saya dapatkan disini (http://trias.blog.unair.ac.id/2008/06/03/hari-susu-sedunia-1-juni/ <http://trias.blog.unair.ac.id/2008/06/03/hari-susu-sedunia-1-juni/> )(isi dari link di-paste di bawah). Ada juga beberapa sumber buku. Memang tidak disebutkan langsung diberikan susu formula, namun kalo kita lihat MP-ASI yang dimaksud adalah susu formula. Karena memang kenyataannya begitu, susu formula adalah salah satu contoh dari MP-ASI. Definisi depkes sendiri tentang MP ASI adalah : makanan atau minuman yang mengandung zat gizi, diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. Saya memang harus mengakui bahwa kalimat saya itu tendensius, namun kenyataan praktisnya memang demikian. Seorang anak diatas 6 bulan akan lebih mudah terpenuhi kebutuhan proteinnya dengan memberikan susu formula. Pertama, susu formula lebih mudah difortifikasi (ditambah dengan zat gizi lainnya). Sehingga dengan jumlah kecil bisa memenuhi kebutuhan bayi 6 bulan tadi. Kedua, susu formula mengandung protein yang lebih mudah dicerna bayi. Ketiga, tentu saja calcium. Segelas susu sama dengan separuh kebutuhan calcium anak terpenuhi. Dan sumber yang Mba RetNa baca juga benar. Yang penting yang mesti sama-sama disadari disini adalah bahwa kebutuhan energi dan protein pada bayi diatas 6 bulan sudah tidak bisa terpenuhi dengan ASI saja. Itu dulu yang dijadikan pegangan. Tadinya saya khawatir yang dimaksud oleh Mba RetNa adalah MP-ASI Lokal. Sejak tahun 2006, Depkes RI memang mempromosikan MP ASI Lokal. Hal ini terjadi karena naiknya harga produk susu yang diluar kendali pemerintah. Ini nampak pada pengantar buku itu yang mengkhawatirkan terjadinya krisis ekonomi akan berdampak kurangnya asupan protein. Sebenarnya kebetulan saja pas postingnya tentang pembolehan penggunaan susu formula karena alasan-alasan tertentu. Semoga bisa dipuaskan .. Salam ****** 3. Dikutip dari : http://trias.blog.unair.ac.id/2008/06/03/hari-susu-sedunia-1-juni/ <http://trias.blog.unair.ac.id/2008/06/03/hari-susu-sedunia-1-juni/> ****** Hari Susu Sedunia, 1 Juni June 3rd, 2008 Susu Nan Lezat dan BergiziOleh: Trias Mahmudiono, S.KM, MPH (Nutrition) Masih ingatkah dengan slogan "4 Sehat 5 Sempurna"?Ya, slogan ini begitu sederhana dan mudah diingat oleh hampir semua orang. Untuk menjaga agar tubuh tetap sehat dan terpenuhi kebutuhan gizi kita dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan pokok lengkap dengan lauk, sayur dan buah serta disempurnakan dengan susu. Susu yang terbaik untuk bayi adalah air susu ibu (ASI), karena kandungan gizinya yang lengkap dan mencukupi kebutuhan bayi hingga umur 6 bulan tanpa diberi tambahan makanan atau minuman apapun. Setelah umur 6 bulan ASI saja tidak cukup untuk bayi karena kandungan kalori yang tidak mencukupi kebutuhan perkembangan tubuh bayi dan kualitas ASI yang mulai menurun, sehingga perlu makanan pendamping ASI (MP ASI). Pemberian susu formula atau susu sapi dapat membantu kecukupan energi tersebut, namun sebaiknya ASI tetap diberikan hingga bayi berumur 2 tahun. Susu merupakan sumber zat gizi dengan jumlah kalori yang memadai, dimana satu gelas susu mengandung 146 kalori, atau sepersepuluh kebutuhan kalori anak 4-6 tahun per harinya. Yang lebih penting dari susu adalah kandungan calsium yang dimilikinya. Satu gelas susu mengandung 246 mg calcium atau separuh dari kebutuhan calsium per hari anak usia 4-6 tahun. Fungsi kalsium sangat penting bagi tubuh, antara lain untuk pembentukan tulang dan gigi, mencegah hipertensi dan pertahanan kekebatalan tubuh. Asupan calsium yang kurang dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kekeroposan tulang atau osteoporosis. Minum susu atau mengkonsumsi produk olahan susu seperti yogurt atau keju setiap hari sesuai kebutuhan kalsium tubuh dapat mencegah terjadinya osteoporosis. Anjuran minum susu untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada anak umur 2 hingga 8 tahun dan orang dewasa adalah 2 gelas sehari, anak umur 9 tahun hingga umur 24 tahun dianjurkn 3 gelas sehari, begitu juga lansia umur 50 tahun keatas serta ibu hamil dan ibu menyusui. Sayangnya, tidak semua orang bisa dan mau minum susu dengan berbagai alasan. Misalnya orang yang menderita "lactose intolerant" yang system pencernaannya tidak dapat memecah laktosa hingga terjadi diare atau mencret jika mengkonsumsi susu, atau karena alasan lain karena tidak menyukai rasa susu. Bagi orang yang lactose intolerant, alternatifnya adalah memilih susu kambing yang kandungan laktosanya lebih rendah atau minum susu kedelai, dan bagi yang tidak suka rasa susu, bisa mengkonsumsi yogurt atau keju, atau mencampur susu dalam makanan yang lain seperti dalam adonan kue atau pudding. Bagaimanapun cara mengkonsumsinya, susu menyempurnakan asupan gizi kita khususnya pemenuhuan kebutuhan kalsium. Posted by trias | Gimana niy moms... -lia- ..mamanyaOdra8.5blnYgLagiSenengTurunNaikKasurSendiri=D..
