Edukasi kali ini saya ambil dari www.sinarharapan.co.id
***

Masyarakat Indonesia pada umumnya, masih enggan atau mengabaikan pentingnya
perencanaan asuransi. Bila mereka didatangi oleh agen asuransi, maka mereka
akan menghindar. Hal ini mungkin juga karena agen asuransi itu sendiri, di
mana mereka seringkali menjual dengan paksa atau push selling.
Agen asuransi seringkali menjual produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan
kliennya, sehingga klien merasa dirugikan. Motivasi yang timbul dari
sebagian agen asuransi adalah mendapatkan komisi terbesar dari jenis produk
asuransi yang ada bukan kebutuhan atau keinginan dari kliennya.

Dengan latar belakang cerita di atas, masyarakat kita menjadi enggan bila
berhubungan dengan perusahaan asuransi. Mereka belum menjadikan asuransi
menjadi salah satu kebutuhan bagi kelangsungan kehidupan keluarga. Oleh
karena itu kami mencoba untuk memberikan ulasan seputar pentingnya asuransi
bagi keuangan keluarga, baik jangka pendek maupun panjang. Sebagai contoh,
asuransi jiwa (life insurance).

Jenis asuransi yang paling tua ini memberikan perlindungan terhadap pihak
yang ditinggalkan (keluarga, ahli waris) bila seseorang meninggal dunia,
baik secara tiba-tiba maupun sesuai dugaan. Perlindungan ini bersifat
finansial. Namun, perlindungan finasial ini dapat memberikan dampak
psikologis dan sosial-emosional lain. Sekurang-kurangnya mereka tidak sampai
merasa kehilangan seluruh dukungan finansial dari orang yang meninggal
dunia.

*Asuransi Jiwa*
Dalam merencanakan proteksi, maka langkah pertama adalah menentukan apakah
Anda membutuhkan asuransi untuk proteksi? Secara singkat asuransi jiwa
merupakan penyisihan dana untuk memproteksi atau menjaga kelangsungan
kehidupan keluarga yang dicintai. *Bila Anda tidak memiliki tanggung jawab
finansial untuk orang lain (keluarga), Anda tidak membutuhkan asuransi jiwa*
.
Bila Anda masih lajang dan belum menikah maka mungkin akan lebih baik bila
Anda membeli asuransi kesehatan (bila tidak ada benefit dari perusahaan).
Atau mungkin Anda dapat membeli asuransi untuk penyakit-penyakit kristis
atau biasa disebut asuransi critical illness. Dengan asuransi ini, bila Anda
terdiagnosa, maka Anda akan mendapatkan uang sekaligus atau lum sump, yang
dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian Anda.
Bagi mereka yang masih lanjang, membeli asuransi jiwa dalam jumlah terbatas
dapat juga dilakukan. Hal ini tentunya harus dibarengi dengan investasi yang
dilakukan secara berkesinambungan.
Bagi mereka yang memiliki kekayaan dalam jumlah yang besar, membeli asuransi
mungkin tidak dibutuhkan. Asuransi berguna untuk melindungi keluarga yang
ditinggalkan dari kerusakan tatanan keuangan, bila terjadi resiko, maaf
meninggal, maka keluarga yang ditinggal tidak merasa kesulitan dalam hal
keuangan karena jumlah dana yang ditinggalkan sudah cukup besar bagi
keluarganya.

*Menentukan Asuransi*
Masyarakat kebanyakan, mencari tahu terlebih dahulu beban biaya dari produk
asuransi, kemudian menentukan berapa besar harga yang mereka sanggupi. Ini
merupakan pendekatan yang terbalik. Sebaiknya, *langkah awal adalah
menentukan berapa besar uang pertanggungan yang Anda butuhkan*. Hal ini
sangat dipengaruhi oleh banyak hal, misalkan usia anak-anak Anda, gaya hidup
yang diinginkan oleh keluarga, dan berapa besar kemampuan pasangan Anda
untuk menutupi kehilangan dari penghasilan bulanan.
Bila Anda membutuhkan asuransi jiwa untuk tujuan terntentu, misalkan menjaga
kelangsungan investasi untuk biaya pendidikan anak, perhitungan besarnya
uang pertanggungan yang dibutuhkan menjadi lebih mudah.
Bila membaca di berbagai buku teks seputar keuangan keluarga, paling tidak
Anda menyiapkan 6 kali dari pendapatan kotor Anda atau 10 kali pendapatan
bersih. Mungkin saja nilai ini cukup bagi sebagian keluarga tapi mungkin
juga kurang bagi sebagian lain. Tapi paling tidak Anda memiliki acuan dalam
menentukan nilai uang pertanggungan yang dibutuhkan untuk melindungi
keluarga dari kekacauan dalam aspek finansial.

*Asuransi Berjangka
*Mempertanyakan jenis produk asuransi apa yang sebaiknya dibeli terkadang
membuat banyak orang mengabaikan pentingnya proteksi bagi keluarga. Bila
Anda mencari bentuk produk yang sesuai dengan pendapatan Anda atau biaya
yang harus dikeluarkan, asuransi jiwa berjangka mungkin bisa menjadi awal
terbaik.
Asuransi jiwa berjangka dapat diambil setiap tahun dan diperpanjang di tahun
depan atau Anda dapat membelinya untuk jangka waktu yang Anda tentukan
misalkan 5 tahun, 10 tahun, bahkan 20 tahun. Bila Anda membeli asuransi
berjangka tahunan, biaya premi tahunannya akan selalu naik. Karena premi
asuransi melihat probalitas angka kematian Anda akan semakin naik dengan
bertambahnya usia. Sedangkan bila Anda membeli term asuransi berjangka 10
tahun, maka perusahaan asuransi akan menghitung biaya premi yang rata atau
flat selama jangka waktu 10 tahun. Asuransi ini tidak memiliki nilai tunai.
Artinya, jika anda meningal dunia pada tenggang waktu yang ditentukan, maka
keluarga anda akan menerima uang pertanggungan secara utuh. Namun, jika
sampai habis masa berlakunya anda belum meninggal dunia, maka premi yang
telah anda bayarkan tidak akan anda terima kembali sepeser pun. Jadi, bila
anda tidak meningal dunia pada masa pertangungan yang dibatasi waktunya,
maka uang anda" hilang", namun sudah ada beberapa produk asuransi yang
mengembalikan premi bila tidak terjadi resiko hingga akhir masa kontrak.

***

Bincang-bincang mengenai asuransi, silahkan hubungi agen terpercaya Anda.
Saya terbuka mengenai asuransi, bagi rekan2 yang membutuhkan penjelasan
silahkan hubungi japri (bbrp yahoogroups dalam status nomail. tq)

-- 

Ilnayuti Sari | Manulife Financial | Financial Planner
YM : yuridza, Gtalk : ilnaridzal | 08179994848, 92140025
www.ilnamanulife.multiply.com

Kirim email ke