Info mengenai UHT. Semoga berguna
________________________________ From:Customer Care [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, April 16, 2009 8:47 AM To: Herlina Mariana Subject: Re: Mohon informasi untuk cara konsumsi yg benar Dear Ibu Herlina, Terima kasih atas e-mail yang sudah dikirimkan kepada PT Ult**jaya. 1. Mengenai batas konsumsi produk yang sudah dibuka kemasannya, tentu saja ini tergantung dari kondisi suhu dan sanitasi ruangan tersebut. Pada dasarnya, susu akan mulai mengalami perubahan 2-3 jam setelah dibuka, dan untuk memastikan tingkat kerusakannya dapat dilakukan pengecekan terhadap aroma dan rasa susunya. Apabila Susu UHT setelah dibuka belum habis dkonsumsi, dianjurkan untuk disimpan di refrigerator. 2. Cara menghangatkan susu : Setelah susu UHT dituangkan dari kemasan kedalam gelas/botol susu (dot), dapat dihangatkan dalam microwave ataupun didalam mangkok/panci berisi air panas. Suhu dan waktu pemanasan dapat disesuaikan, agar kandungan gizi susu Ult** tidak rusak. 3.Susu Ultra merupakan susu cair segar yang diproses dengan menggunakan teknologi sterilisasi UHT (Ultra High Temperature) yaitu suatu proses pemanasan dengan suhu 140 C selama 4 detik. Pemanasan dengan suhu tersebut dapat membunuh semua mikroorganisme yang dapat menyebabkan kerusakan pada susu, dan waktu pemanasan yang sangat singkat, tidak menyebabkan banyaknya kandungan gizi pada susu tersebut yang hilang (rusak). Pada susu bubuk (susu formula) yang biasa dikemas dalam kaleng, proses yang dilakukan adalah pemanasan dan pengeringan susu cair segar dengan menggunakan spray dryer. Pengeringan dilakukan dengan suhu 180 C dalam waktu 4 jam sampai susu cair tersebut berubah menjadi serbuk. Proses pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang lama mengakibatkan banyaknya kandungan gizi yang terdapat pada susu segarnya menjadi rusak, biasanya yang tersisa tinggal karbohidrat dan lemak yang ada pada serbuk susu tersebut. Mengantisipasi banyaknya kandungan nutrisi yang hilang, maka biasanya dilakukan fortifikasi atau penggantian zat-zat gizi yang hilang ke dalam serbuk susu tersebut agar kandungan gizi yang terdapat dalam susu dapat memenuhi kebutuhan gizi konsumennya. Tetapi zat-zat gizi yang ditambahkan ke dalam susu bubuk tetap saja tidak sebaik dan sealami seperti yang terkandung pada susu cair. Susu UHT mulai dapat diberikan kepada bayi pada usia 9 bulan. Mula-mula susu UHT perlu diencerkan dengan air, untuk adaptasi bayi terhadap komposisi zat gizi yang terkandung pada susu tersebut. Secara bertahap, jumlah air yang ditambahkan ke dalam susu UHT, dikurangi sedikit demi sedikit. Pada akhirnya, jika anak telah terbiasa maka susu UHT dapat diberikan seutuhnya pada saat usia 1 tahun ke atas. Susu UHT cukup diberikan 2 - 3 gelas sehari (setara dengan 500 - 750 ml). Selamat menikmati susu UHT. Demikian keterangan kami semoga dapat membantu. Salam hormat, Customer Care PT Ultrajaya
