Dear all, 

Ada artikel bagus nih buat Moms yang suka Facebook-an. 


KOMPAS.com - “Ma, itu artinya apa, sih, Ma?” tanya
Kevin kepada mamanya seraya menunjuk papan rambu jalan. Sang ibu
menjawab enteng, “Nanti, ya, Mama pasang status di Facebook dulu.”
Kevin pun hanya terdiam seribu bahasa sambil menatap ibunya dengan
sabar. Sepenggalan dialog ibu dan anak ini ditemui Kompas.com ketika 
jalan-jalan dengan kerabat. Pernah mendapati pengalaman serupa ini?
Demam
Blackberry, atau ponsel-ponsel yang sudah bisa terhubung dengan
internet, plus biaya konektivitas yang kian murah mendorong kita semua
untuk lebih sering terhubung ke internet. Tak ada yang menyangkal akan
banyaknya manfaat yang didapat dari internet. Tetapi tak sedikit pula
nilai negatifnya.
Memang, saat ini sudah banyak ibu atau orangtua
yang bekerja di rumah demi bisa menjaga anak. Namun, ketika di rumah
tapi masih terhubung dengan internet 24 jam, sementara si kecil merasa
diacuhkan, apa gunanya? Terlebih, jika waktu untuk bersama anak pun
sangat sedikit, karena jadual sekolah atau les si kecil yang memotong
waktu untuk bersama orangtuanya.
Rosanne Tobey, direktur Calm and
Sense Therapy, sebuah layanan konseling, mengatakan, “Saya rasa setiap
ibu atau orangtua yang menjaga anaknya harus jujur menanyakan kepada
dirinya, ‘Seberapa penting saya harus menjawab pesan ini?’” Apakah
pesan-pesan atau status Facebook harus diubah saat ini juga atau bisa
menunggu?
Ada beberapa hari, ketika ada e-mail, atau telepon,
atau pesan singkat yang tak bisa menunggu. Namun, Anda harus menanyakan
pada diri sendiri, apakah setiap Anda sedang bersama si kecil, Anda
benar-benar berkonsentrasi dengannya dan fokus untuk bersamanya?
Berikut adalah beberapa tips untuk membedakan waktu kerja dan waktu
sebagai orangtua:
Usahakan jangan multitasking
Tak
ada orang yang bisa berkonsentrasi berkirim e-mail sambil mengurus
anak. Jika Anda memang harus menjawab e-mail, beritahu si anak bahwa
Anda harus menjawab e-mail penting sebentar. Jangan biarkan si kecil
harus menunggu lama atau merasa diabaikan dan kecewa karena menunggu
lama.
Buat batasan
Jika Anda sedang bersama
anak, buatlah batasan pekerjaan. Ciptakan batasan pada diri sendiri,
bahwa Anda akan terhubung dengan internet di jam-jam tertentu. Misal,
ketika si kecil sudah tertidur atau sedang bermain. Jika Anda tak tega
meninggalkan e-mail tak terjawab, Anda bisa buat auto-response, mengatakan 
bahwa Anda sedang tidak bisa menjawab e-mail segera, tapi akan menjawab e-mail 
setelah pukul 19.30.
Latihan
Jika Anda terbiasa merespons status Facebook teman Anda setiap kali ada yang 
mengganti, ubah deringnya jadi silent.
Biasakan untuk tidak terlalu sering menjawab status orang. Diperlukan
latihan dan disiplin untuk tidak ketergantungan kepada ponsel. Biarkan
ponsel selama beberapa jam tak tersentuh. Biarkan Anda mendapati diri
tidak lagi harus mencek Facebook atau e-mail setiap saat. Fokuslah
kepada waktu berkualitas.
Intinya, sepenting apakah e-mail atau
status Facebook ketika Anda sedang bersama buah hati Anda? Terus
melakukan hal semacam ini dan mengacuhkan si kecil karena status
Facebook, bisa jadi sangat berat untuk dihadapi si kecil. Sangat tidak
adil untuk ada di samping anak Anda, tapi Anda tidak fokus bersamanya.
Sumber: Http://perempuan.kompas.com


Cheers, 

Http://tokokaka.com


_________________________________________________________________
What can you do with the new Windows Live? Find out
http://www.microsoft.com/windows/windowslive/default.aspx

Kirim email ke