haduuuuuuu
ini siapa seeh yg nulis arghhhhhh
 
rasanya aku spt ketendang
ketimpuk
kejewer
ketutuk
keseret seret
ketinju tinju
tampar kanan kiri
 
hihihihih lebay.com
 
karena internetku selalu stand by
gak pake BB, tp PCSGDGBN
(PC SEGEDE GABAN)
 
kl terlihat online
jg blm tentu aku didepan kompi
jg blm tentu aq nganggur
 
kan aku mondar mandir
gak mulu jd patung di dpn kompi
spt segitiga gak putus2
mutia-kompi-hatta, blum lg, telpon.
 
lagian ruangan kumpul jd satu
bikin gerak cepet...
epektip,hihih
 
itupun juga gak fesbukan thok
kayae FB mulai kege-eran nih..
hihihihihi....
 
mutia kan lg diajari biar gak gatek
ngetik huruf, angka di word
mentinta benda2 di paint
bagi layar ma fesbuk qiqiqi...
 
mamut
kesindir poooool
hihihihihihi
tobat ah


--- On Thu, 8/6/09, Toko Kaka <[email protected]> wrote:


From: Toko Kaka <[email protected]>
Subject: [Ayahbunda-Online] Mengasuh Anak Sambil Facebook-an
To: "ayahbunda" <[email protected]>
Date: Thursday, August 6, 2009, 7:24 AM


  



Dear all, 

Ada artikel bagus nih buat Moms yang suka Facebook-an. 


KOMPAS.com - “Ma, itu artinya apa, sih, Ma?” tanya Kevin kepada mamanya seraya 
menunjuk papan rambu jalan. Sang ibu menjawab enteng, “Nanti, ya, Mama pasang 
status di Facebook dulu.” Kevin pun hanya terdiam seribu bahasa sambil menatap 
ibunya dengan sabar. Sepenggalan dialog ibu dan anak ini ditemui Kompas.com 
ketika jalan-jalan dengan kerabat. Pernah mendapati pengalaman serupa ini?
Demam Blackberry, atau ponsel-ponsel yang sudah bisa terhubung dengan internet, 
plus biaya konektivitas yang kian murah mendorong kita semua untuk lebih sering 
terhubung ke internet. Tak ada yang menyangkal akan banyaknya manfaat yang 
didapat dari internet. Tetapi tak sedikit pula nilai negatifnya.
Memang, saat ini sudah banyak ibu atau orangtua yang bekerja di rumah demi bisa 
menjaga anak. Namun, ketika di rumah tapi masih terhubung dengan internet 24 
jam, sementara si kecil merasa diacuhkan, apa gunanya? Terlebih, jika waktu 
untuk bersama anak pun sangat sedikit, karena jadual sekolah atau les si kecil 
yang memotong waktu untuk bersama orangtuanya.
Rosanne Tobey, direktur Calm and Sense Therapy, sebuah layanan konseling, 
mengatakan, “Saya rasa setiap ibu atau orangtua yang menjaga anaknya harus 
jujur menanyakan kepada dirinya, ‘Seberapa penting saya harus menjawab pesan 
ini?’” Apakah pesan-pesan atau status Facebook harus diubah saat ini juga atau 
bisa menunggu?
Ada beberapa hari, ketika ada e-mail, atau telepon, atau pesan singkat yang tak 
bisa menunggu. Namun, Anda harus menanyakan pada diri sendiri, apakah setiap 
Anda sedang bersama si kecil, Anda benar-benar berkonsentrasi dengannya dan 
fokus untuk bersamanya? Berikut adalah beberapa tips untuk membedakan waktu 
kerja dan waktu sebagai orangtua:
Usahakan jangan multitasking
Tak ada orang yang bisa berkonsentrasi berkirim e-mail sambil mengurus anak. 
Jika Anda memang harus menjawab e-mail, beritahu si anak bahwa Anda harus 
menjawab e-mail penting sebentar. Jangan biarkan si kecil harus menunggu lama 
atau merasa diabaikan dan kecewa karena menunggu lama.
Buat batasan
Jika Anda sedang bersama anak, buatlah batasan pekerjaan. Ciptakan batasan pada 
diri sendiri, bahwa Anda akan terhubung dengan internet di jam-jam tertentu. 
Misal, ketika si kecil sudah tertidur atau sedang bermain. Jika Anda tak tega 
meninggalkan e-mail tak terjawab, Anda bisa buat auto-response, mengatakan 
bahwa Anda sedang tidak bisa menjawab e-mail segera, tapi akan menjawab e-mail 
setelah pukul 19.30.
Latihan
Jika Anda terbiasa merespons status Facebook teman Anda setiap kali ada yang 
mengganti, ubah deringnya jadi silent. Biasakan untuk tidak terlalu sering 
menjawab status orang. Diperlukan latihan dan disiplin untuk tidak 
ketergantungan kepada ponsel. Biarkan ponsel selama beberapa jam tak tersentuh. 
Biarkan Anda mendapati diri tidak lagi harus mencek Facebook atau e-mail setiap 
saat. Fokuslah kepada waktu berkualitas.
Intinya, sepenting apakah e-mail atau status Facebook ketika Anda sedang 
bersama buah hati Anda? Terus melakukan hal semacam ini dan mengacuhkan si 
kecil karena status Facebook, bisa jadi sangat berat untuk dihadapi si kecil. 
Sangat tidak adil untuk ada di samping anak Anda, tapi Anda tidak fokus 
bersamanya.
Sumber: Http://perempuan. kompas.com


Cheers, 

Http://tokokaka. com




Party with Buddy! Bling out your Messenger with free winks emoticons. Click 
here 
















      

Kirim email ke