Baraya,
Cik aya nu niat rek milu saembara ti NASA? Sakalian lamun meunang rek
nempokeun kabisa ka Nini Anteh jeung Ucing na di bulan. Susuganan we
aya nu bisaeun yeuh!...
NASA Gelar Sayembara Buldozer Bulan
Jakarta, Jumat
Kirim Teman | Print Artikel
Robot penggali dan pengeruk akan berkesempatan untuk berkompetisi
dalam sayembara yang diadakan NASA. Mereka harus menghadapai kolam
berisi tanah yang memiliki karakteristik sama dengan tanah di Bulan.
Robot-robot tersebut akan berhadapan langsung pada tahun 2006 dan 2007
untuk berlomba menjadi yang terbaik mengumpulkan tanah Bulan ke dalam
keranjang. Pemenangnya akan memperoleh hadiah 250 dollar AS.
Kontes yang bertajuk Regolith Excavation Challenge adalah salah satu
ajang dalam peringatan 100 tahun NASA yang didesain untuk mendorong
inovasi teknologi yang dibutuhkan untuk mengirimkan manusia kembali ke
Bulan. NASA telah menjelaskan rencana misinya yang terbaru itu, Senin
(19/9).
Sayembara lain yang bertajuk Moon Regolith Oxygen Challenge telah
dimulai lebih dahulu untuk menentukan inovasi terbaik alat penghasil
oksigen dari tanah Bulan yang disebut regolith. Tapi, alat tersebut
hanya memproses tanah Bulan bukan mengumpulkannya.
Maka, inilah saatnya membuat robot pengeruk yang tidak boleh lebih
berat dari 25 kilogram. Robot-robot tersebut juga harus mampu mengeruk
tanah minimal 150 kilogram di samping hanya menggunakan energi 30 watt
yang bersumber dari sinar matahari. Setiap tim memiliki waktu 30 menit
untuk menggali, mengeruk, atau mendorong tanah Bulan sebanyak mungkin
dan mengumpulkannya ke dalam keranjang yang diletakkan di tepi kolam
tanah.
Otomatis
NASA belum mengeluarkan peraturan yang lebih mendetail tapi yang jelas
robot harus beroperasi secara otomatis. Tidak boleh dikendalikan oleh
pilot atau alat kendali jarak jauh. "Pastinya, Anda tidak mungkin
melibatkan 50 awak ke bulan," kata Brant Sponberg, manajer program ini.
Tanah Bulan tersusun oleh batuan padat yang terurai karena tumbukan
meteorit selama miliaran tahun. "Tanah Bulan memiliki karakteristik
menarik yang membuatnya berbeda dengan tanah di Bumi," kata Sponberg.
Misalnya, partikel angularnya yang cenderung saling berikatan. Selain
itu, tanah Bulan telah terbentuk selama miliaran tahun sehingga
sangat padat dan sulit diolah. Sebagai simulasi, para peserta akan
menghadapi tiruan tanah bulan yang disebut JSC-1 terbuat dari debu
vulkanik.
Selain berpotensi sebagai sumber oksigen, tanah Bulan mungkin dapat
dipakai sebagai bahan bakar atau elemen lainnya. Bisa juga dipakai
sebagai atap untuk melindungi manusia dari radiasi.
Di akhir Oktober nanti, sayembara yang digelar NASA akan dimulai.
Berbagai tim akan bersaing untuk mengembangkan kabel dan mesin yang
kuat dan cekatan bertenaga Matahari, atau menggunakan elemen-elemen
serupa yang digunakan oleh pesawat luar angkasa yang digunakan untuk
mengirimkannya nanti.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/