pak Amin, untuk kasus pak Amin solusinya sudah dijelaskan secara luas (panjang x lebar) oleh Master Kid, bocorannya: solusi ada di paragraf 8 sampai akhir yang dimulai dengan kalimat: "Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci tertentu (kolom kunci lebih dari satu)," dan seterusnya
silakan dicoba dulu.. nanti hasilnya dishare ke sini lagi.. terus semangat pak.. ^_^ wassalam, -aji mumpung- *yang lagi pusing dapat tambahan ilmu dari mr Kid* Pada 21 Oktober 2012 09:20, ngademin Thohari <[email protected]>menulis: > ** > > > be-exceller; Mr. Kid > > setelah membaca postingan pak kid, ada yang kurang dari pertanyaan saya, > yaitu: > > data dari CHANGE KOMPONEN di kolom A adalah acuan untuk mencocokkan data > dari kolom C, dengan database di sheet FL, > > kalau contohnya: > > input di change componen 1-12L akan diisi dengan 3N1209402400, data ini > akan dicocokan dengan database yang ada di sheet FL > > dan menghasilkan OK/NG, > > maaf kalu saya kurang mengerti > > terima kasih > > > > Amin > > > ------------------------------ > *Dari:* Mr. Kid <[email protected]> > *Kepada:* [email protected] > *Dikirim:* Minggu, 21 Oktober 2012 9:00 > > *Judul:* Re: [belajar-excel] mencocokan data > > > Pak Amin, > > Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya > dengan formula pengkondisian seperti IF. > Sedangkan bentuk umum IF : > =IF( datanya sesuai kriteria sebuah nilai , nilai hasil IF jika sesuai > kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi ) > > nilai hasil IF jika sesuai kondisi dan nilai hasil IF jika tidak sesuai > kondisi bisa berupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal, > nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu > datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai > yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0) > > Contoh : > =IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" ) > Bahasa manusianya : > "Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya > adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi > 'masih kurang'. " > > =IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" ) , "OK" , "gak ada di range data" ) > Bahasa manusianya : > "Jika *jumlah item* (bukan subtotal item) di > $g$1:$m$17 yang pasti bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , > maka hasilnya adalah suatu teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item > tersebut adalah 0 (artinya tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi > 'gak ada di range data'. " > > > nah... kalau ada kasus berbunyi : > "Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu *ada item* yang pasti > sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis > hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata *tidak ada item* tersebut maka > hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'" > kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga > gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain. > > Satu hal yang harus diusahakan secara maksimal dalam menyusun formula > adalah membuat rujukan ke suatu range dengan area yang sekecil mungkin yang > dibutuhkan. Jadi tidak ke seluruh kolom atau seluruh baris, kecuali jika > memang sangat dibutuhkan. Rujukan ke seluruh kolom atau baris biasanya > dibutuhkan ketika akan membuat suatu rujukan dinamis. Penggunaan formula > lookup (VLookUp,HLookUp,LookUp,Match) diusahakan tidak merujuk ke seluruh > kolom atau seluruh baris. Beberapa fungsi yang membutuhkan kriteria > (CountIF, SumIF, dsb) juga sebaiknya tidak merujuk ke seluruh kolom atau > seluruh baris. > > Sekarang beda lagi obrolannya. > Pada sheet 'FL' ada 2 kolom. Saya ndak tahu apa makna kolom A (feeder) di > sheet 'FL' tersebut. Tapi, seluruh data di sheet ini bersifat unique > record. Artinya, tidak ada kombinasi 'feeder' (kolom A) dengan 'Part No' > (kolom B) yang sama. Jadi, bisa terjadi ada 'Part No' yang sama, tapi pasti > 'feeder' nya beda. Pada tabel seperti ini, biasanya kedua kolom menjadi > kolom kunci jika akan melakukan komputasi antar tabel (antara tabel di > sheet 'FL' dengan tabel di sheet 'Change Component'). [ini biasanya loh > ya...] > [jadi kalau kasus ini tidak seperti yang diutarakan di atas, semoga > obrolan ini bisa menjadi wacana yang bermanfaat kedepannya nanti] > > Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci > tertentu (kolom kunci lebih dari satu), maka dilakukan perbandingan > terhadap seluruh kolom kuncinya dengan hubungan antar kolom kunci berupa > hubungan logika AND bahasa umumnya 'DAN' alias harus terpenuhi keduanya, > yang setara dengan proses perkalian (pakai karakter asterik [*]). > > Contoh : > kriteria 1 : feeder di sheet 'Change Component' sama dengan feeder di > sheet 'FL' > kriteria 2 : PartNo di sheet 'Change Component' sama dengan PartNo di > sheet 'FL' > kedua kriteria harus terpenuhi, maka dihubungkan dengan asterik (*) > maka kondisinya : > ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) * > ( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo ) > > Yang biru akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0) > Yang hijau akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0) > maka hasil perkaliannya, hanya akan ada 4 macam, yaitu : > biru hijau hasilnya > karena > TRUE TRUE 1 1 > * 1 > TRUE FALSE 0 1 > * 0 > FALSE TRUE 0 0 > * 1 > FALSE FALSE 0 0 > * 0 > > Jadi, pengkondisian untuk cek ada atau tidaknya suatu data seperti kasus > di atas, pada kasus dengan multi kriteria, adalah dengan mengubah > penggunaan bagian CountIF. Pada Excel 2007 ke atas, bisa menggunakan > CountIFs. Pada semua versi bisa menggunakan SumProduct yang berisi kondisi > dengan susunan biru dan hijau di atas dengan bentuk : > *SumProduct(* ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) * > ( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo ) *)* > > Beberapa pengguna Excel menggunakan susunan kondisi > biru dan hijau sebagai berikut : > ( 'Change Component' kolom Feeder & 'Change Component' kolom PartNo/font> = > 'FL' > kolom Feeder & 'FL' kolom PartNo ) * 1 > > 1 adalah sebagai pengkonversi data TRUE atau FALSE yang bertipe boolean > menjadi data bernilai 1 atau 0 yang bertipe numerik. > & adalah operator untuk menambahkan data teks (menyambung sebuah data > teks dengan suatu teks lainnya yang sering disebut Concatenate) > Hasil dari kedua bentuk susunan secara umum adalah sama. Tapi, sepertinya > sejak dulu sampai sekarang, proses concatenate adalah proses yang > melelahkan bagi komputer. Jadi, ketika memproses suatu record mulai jumlah > record tertentu (relatif terhadap spesifikasi komputer), akan terasa > perbedaan kecepatan prosesnya. > > Wassalam, > Kid. > > > 2012/10/21 ngademin Thohari <[email protected]> > > ** > > Be-exceller > > Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan > comment OK, dan NG > di file terlampir. > > keterangan: > di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan > menghasilkan hasil di kolom J > yang berbunyi OK/NG > > terima kasih > > > amin > __ > > > > > >

