wow... sudah sampai dapat formula : =*SUMPRODUCT((Table1[[#This Row],[Feeder]]=Table2[feeder])*(Table1[[#This Row],[Part No]]=Table2[Part no]))*
Formula diatas kalimat utamanya adalah : *SUMPRODUCT((Table1[[#This Row],[Feeder]]=Table2[feeder])*(Table1[[#This Row],[Part No]]=Table2[Part no]))* Bagian formula ini yang akan diuji oleh Pak Amin. Jika hasil formula ini bernilai 1 (atau bukan 0) , maka hasilnya harus menampilkan teks 'OK' Jika hasil formula ini bernilai 0, maka hasilnya harus menampilkan teks 'NG' Cara 1 : nilai cell hasil memang berisi suatu data bertipe teks >> Formula yang sudah ada diberi tambahan IF (pada cell berformula tersebut), sehingga bentuk formula menjadi : =IF( formulanya = 1 , "OK" , "NG" ) *** INGAT *** tulisan formulanya adalah yang berbunyi sumproduct bla-bla yang panjang tadi ya. Cara 2 : nilai cell hasil berisi suatu angka kondisi, kemudian dibuat tampil seolah-olah sebuah teks tertentu >> Cara 2 ini disebut pengaturan Number Format (Angka yang ditampilkan dengan format tertentu) alias 'pengaturan penampakan' >> Cara memformat number : Klik kanan cells -> pilih format cells -> pilih tab Number -> pilih Custom -> tulis di-textbox susunan format penampakannya >> Standar pengaturannya : (isian dalam textbox) Setiap pengaturan, bisa berisi 4 bagian, yaitu : penampakan_bilangan_positif ; penampakan_bilangan_negatif ; penampakan_angka_nol ; penampakan_data_teks >> ketika hasil formula utama (yang dengan sumproduct itu), -> jika 1 atau positif ditampakkan sebagai tulisan 'OK' -> jika 0 ditampakkan sebagai tulisan 'NG' berarti yang dipakai hanya yang biru (penampakan_bilangan_positif) dan yang hijau (penampakan_angka_nol) "OK";;"NG"; >> selesai mengisi textbox pengaturan format, lalu tekan tombol OK Kedua cara diatas bisa dilakukan secara langsung terhadap kolom hasil (bisa ndak perlu membuat kolom baru) Wassalam, Kid. 2012/10/21 aji mumpung <[email protected]> > ** > > > bisa pak, > > ini saya kasih bocorannya lagi dari penjelasannya mr kid sebelumnya > > [Quote] > Pak Amin, > > Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya > dengan formula pengkondisian seperti IF. > Sedangkan bentuk umum IF : > =IF( datanya sesuai kriteria sebuah nilai , nilai hasil IF jika sesuai > kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi ) > > nilai hasil IF jika sesuai kondisi dan nilai hasil IF jika tidak sesuai > kondisi bisa berupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal, > nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu > datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai > yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0) > > Contoh : > =IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" ) > Bahasa manusianya : > "Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya > adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi > 'masih kurang'. " > > =IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" ) , "OK" , "gak ada di range data" ) > Bahasa manusianya : > "Jika *jumlah item* (bukan subtotal item) di $g$1:$m$17 yang pasti > bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , maka hasilnya adalah suatu > teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item tersebut adalah 0 (artinya > tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi 'gak ada di range data'. " > > nah... kalau ada kasus berbunyi : > "Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu *ada item* yang pasti > sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis > hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata *tidak ada item* tersebut maka > hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'" > kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga > gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain. > [/QUOTE] > > cara lain adalah menggunakan format cell yang ajaib.. untuk yang > menggunakan format cell ilmu saya belum sampai.. semoga nanti mr kid > bersedia menjelaskannya lagi > > sementara dicoba dahulu dengan bocoran di atas pak, > tambahan bocoran lagi > > didepan formula yang sudah ditulis oleh pak Amin ditambah IF, > dibelakangnya ditambah = dan diikuti nilai yang diuji, bisa 0 atau pun 1 > (kan hasilnya itu). stelah itu nilai jika nilai yang diuji benar, lalu > nilai jika salah > > oke.. dicoba dulu ya pak.. pasti dengan susah-susah di awal maka manfaat > yang didapat lebih besar dari kesusahannya.. > > wassalam, > > -aji mumpung- > > Pada 21 Oktober 2012 19:53, ngademin Thohari <[email protected]>menulis: > > ** >> >> >> be-exceller ; pak aji >> >> udah pak diganti, kalau angka 1 di konversi ke OK dan angka 0 dikonversi >> ke NG >> >> bisa ngga ya >> >> Terima kasih >> >> Amin >> >> >> > _ >

