Akibat dari keserakahan menusia ....., akhirnya kita repot sendiri..... coba bayangkan, untuk makan saja kita harus berpikir 1000 X mulai ikan laut, mie, tahu, bakso, mengandung formalin ketika kita tidurpun juga harus waspada, karena hutan di bukit belakang rumah sudah gundul, banjir dan tanah longsor mengancam,
________________________________ From: [email protected] on behalf of tinu Sent: Jumat 06/01/2006 8:12 To: e-ketawa Subject: e-ketawa :-) (breaking news this morning :( ----- Original Message ----- From: Dessy <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Ditemukan,Pembuatan Tahu Dicampur Gips - SUARA PEMBARUAN DAILY SUARA PEMBARUAN DAILY ________________________________ Ditemukan, Pembuatan Tahu Dicampur Gips MAKASSAR - Tim gabungan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar, Dinas Kesehatan (Dinkes)Makassar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Dinas Tanaman Pangan dan Kelautan Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (3/1), menemukan usaha pembuatan tahu yang menggunakan gips sebagai bahan pengeras. Tahu yang menggunakan gips itu diperoleh di perusahaan rumah tangga milik Wong Fe Leng (50), Jalan Sungai Limboto, Makassar. Semula dicurigai menggunakan formalin sebagai pengeras, namun setelah diamati, ternyata memakai gips. Tim tersebut melakukan pengawasan terhadap makanan yang mengandung formalin dan boraks dengan mendatangi sejumlah produsen tahu, bakso, ikan kering di Makassar. "Ini tindak lanjut dari pertemuan yang dilakukan bersama BPOM," jelas Daddy Hermadi, Ketua Tim dari Disperindag Makassar. Petugas mengawali peninjauannya ke tempat pelelangan ikan dan mengambil sejumlah sampel untuk diteliti. Ikan basah jadi sasaran sebab ada kecurigaan memakaipengawet formalin. Ketua Koperasi Insan Perikanan Paotere, H Abdul Rahman Baddu yang ditemui tim tersebut menyatakan, ia menjamin ikan-ikan nelayan asal Makassar, khususnya di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere tidak menggunakan formalin. Pasalnya, ikan yang menggunakan formalin pasti terlihat matanya merah dan tidak ada konsumen yang mau membelinya. "Kalau ikan segar memakai formalin hanya akan merugikan, beda dengan ikan kering," ujarnya. Ketika meninjau usaha pembuatan tahu Cina di Jalan Sungai Limboto milik Wong Fe Leng, petugas sudah curiga sebab tahu Cina yang berukuran lebih besar dari tahu biasa yakni 10 x 10 cm yang dibuat di tempat itu warnanya tidak putih melainkan kuning. Chang Himfa (45), istri Wong Fe Leng mengaku tahu itu memakai pewarna kue yang tak bermerek. Petugas langsung mengambil beberapa potong tahu dan membuangnya ke lantai dan tahu itu tetap utuh sehingga petugas yakin kalau tahu tersebut menggunakan bahan pengeras. Daddy menjelaskan bahwa tahu itu tak pecah karena pengaruh bahan pengeras. "Kalau tahu biasa tanpa pengawet, biasanya rapuh dan lembek," ujarnya. Hal tersebut terbukti, petugas akhirnya menemukan sebuah karung yang berkapasitas 40 kilogram dan bertuliskan 'Plaster powder (gips)' dan bermerek Siam Gypsum Plaster (SGP). Wong Fe Leng (50) dan istrinya Chang Himfa (45) adalah penerus usaha keluarganya sebagai pembuat tahu. Biasanya, kata Daddy, gips digunakan sebagai bahan tambal gigi palsu, atau digunakan untuk tulang patah. Kalau bahan ini dikonsumsi secara terus-menerus, bisa membahayakan pencernaan manusia. Hal itu dibenarkan Kepala Dinkes Makassar, Naisyah Azikin yang turut dalam peninjauan. (148) ________________________________ Last modified: 5/1/06 * Segenap Kru e-Ketawa Mengucapkan * SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU 2006 SEMOGA DAMAI DAN SEJAHTERA SELALU ADA PADA KITA SEMUA Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ ________________________________ YAHOO! GROUPS LINKS * Visit your group "e-ketawa <http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa> " on the web. * To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> * Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service <http://docs.yahoo.com/info/terms/> . ________________________________ * Segenap Kru e-Ketawa Mengucapkan * SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU 2006 SEMOGA DAMAI DAN SEJAHTERA SELALU ADA PADA KITA SEMUA Ketawa dot Com - http://ketawa.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/e-ketawa/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
<<winmail.dat>>
