Pemilihan presiden 2009 akan memunculkan perkiraan: Calon Presiden dan wakil presiden: Partai Demokrat: SBY dan Hidayat Nur Wahid Partai Golkar : JK dan Wiranto Partai PDIP : Megawati dan Sri Sultan Partai Koalisi : Prabowo dan Rizal Ramli
Partai Demokrat saat ini berusaha untuk memecah belah partai besuara besar seperti Golkar, PPP. Melalui Akbar Tanjung, Muladi, Bakrie, partai demokrat menggunakan taktik adu domba sehingga partai golkar dan ppp masuk ke koalisi demokrat. Perhitungannya kondisi demokrat saat ini sangat memperihatinkan karena jumlah kursi di parlemeen kurang dari 40 persen sehingga membutuhkan 11% persen untuk bisa menguasai kursi parlemen. Demokrat berusaha untuk menunda untuk mengumumkan siapa wakil presiden karena lagi menunggu hasil politik adu domba di partai golkar dan PPP --- In [email protected], marnagan2...@... wrote: > > Aneh memang kenapa SBY yang mencalonkan diri jadi Presiden kok dicela? > Padahal kalau si pencela bisa mencalonkan dirinya pasti juga akan > melakukannya, apalagi kalau menang? Hal seperti ini menurut saya hanya bisa > dilakukan oleh orang2 yg fanatik buta. Kebencian orang2 ini kepada SBY sama > sekali tidak berdasar dan terlalu dibuat-buat. > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "rzain" <rz...@...> > > Date: Tue, 28 Apr 2009 12:34:22 > To: <[email protected]> > Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Kalau Saja Megawati.... > > > Analisa ngawur, dipecat GD belum tentu SBY orang bodoh malah dianggap pintar > maka oleh GD disingkirkan. Dia naik bukan karena jasa Mega tetapi upaya > sendiri, dia lulusan no 1 1974 AMN, ayah cuma Letnan, Mega cuma bayangan > Soekarno. Mega kecewa semula mau jadi Wapresnya dan membayangkan menang > tetapi SBY menganalisa lebih pintar, buat apa jadi Waperes kalau bisa jadi > Pres. >
