Salam Sejahtera... Pada Rabu, 30 Mei 2007, E r i menulis:
> - super-universe (yaitu universe lain yang jauh lebih besar yang > membungkus universe kita) > ** super-universe --> Sampai berapa lapis universe yang satu > membungkus universe yang lainnya? ga ada yang tau pasti. (tapi mungkin > ada yang percaya 7 universe? 7 langit? hehehe.....) Entah mengapa, penyampaian Anda itu mengingatkan saya pada integral lipat, yang menjadi dasar pembicaraan mengenai vektor dan tensor. Penggunaan integral lipat mirip dengan penyelesaian soal sederhana matematika seperti ini: 1:(2+(3x(4:(5x(6:7):8):9))), yaitu dimulai dari dalam. Dalam majalah Times tahunan silam, William Shatner menyatakan bahwa pada masa Kapten Kirk, manusia baru memetakan sekitar 30% Bimasakti. Tersiratnya, ia mengatakan bahwa di luar Bimasakti ada 'lapisan' lain yang menempatkan Bimasakti sebagai salah satu bagian dalam peta. Apakah 'lapisan' yang -anggaplah- setingkat di atas itu juga menggunakan sumbu XYZ sebagai dasarnya dalam astrometrika ? Yang disampaikan di atas tentunya dalam kenyataan kita, yang sejauh ini masih dapat digambarkan menggunakan persamaan-persamaan matematis. Lalu, bagaimana kemungkinan mengenai kenyataan lain, yang ruang lingkupnya lebih besar dibandingkan -misalnya- sumbu XYZ ? Pertanyaan di atas mengingatkan saya mengenai 13 alam dalam pemahaman Buddisme. Bung Alidjaja mungkin bisa membantu memberikan arahan dulu, karena yang saya maksudkan ini adalah "plane", yang berkaitan dengan makna Ada dan Tidak Ada. Setelah itu, kita bisa melanjutkan pembicaraan yang -memang- menarik ini... :-) Sharif Dayan PS: mohon maaf bagi yang mulai mules...;-) Sharif Dayan
