hemm.... ini terlalu real untuk sekadar IMHO  :)

saya baca baris per baris aja pake tahan napas,
hampir sempurna puasa gw yang udah tahan makan, minum, napsu, juga
pikiran & perkataan  :)

SayaJadiOptimisDeh
MN

--- In [email protected], "Ario Wirawan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bukan mau sok pinter, tapi dalam menjawab pertanyaan ini, ada
elaborasi yang
> cukup panjang yang harus disampaikan. Semoga nggak bikin bosen. Dan gue
> jamin Abrams jauh lebih pinter dari gue soal ini.
> 
>  
> 
> Sebetulnya bicara action itu lebih daripada sekadar perang, tembak
menembak,
> maupun adu jotos. Tetapi ada karakter action, ada integrasi action dalam
> cerita, ada koreografi, dan lain-lain. Kalau diperhatiin sih, semua
action
> ya sama aja, begitu semua. Berantem ya berantem, pukul-pukulan,
> tendang-tendangan. Baku tembak ya baku tembak, kebut-kebutan ya
> kebut-kebutan, tabrakan ya tabrakan.
> 
>  
> 
> Tapi kenapa Die Hard seru, kenapa Transformers seru, kenapa Casino
Royale
> seru, kenapa Star Trek enggak seru? First Contact yang paling seru pun
> menurut gue action-nya marginal.
> 
>  
> 
> Coba kita lihat evolusi film-film James Bond. Zaman Sean Connery udah
> dianggap seru banget pada masanya. Oleh kita dianggap jadul. Kita
lebih suka
> action-nya Roger Moore. Tapi setelah nonton Tomorrow Never Dies dan Die
> Another Day, James Bond zaman Roger Moore pun kita anggap biasa
action-nya.
> Awalnya evolusi terjadi pada sisi koreografi di mana gerakan-gerakan
> perkelahian maupun atraksi mobil semakin lama semakin fantastis.
Dari mobil
> yang menyeberangi jembatan yang putus sambil berputar (sambil ada efek
> suara: ciuuuuttttt) sampai ke motor dikejar blade helikopter.
> 
>  
> 
> Tapi kalo kita perhatiin antara film-filmnya Brosnan dengan Casino
Royale
> (yang merupakan upaya re-boot untuk franchise James Bond, seperti halnya
> Star Trek XI merupakan upaya re-boot franchise Star Trek) action bukan
> sekadar berubah di koreografi, tetapi juga di karakter action-nya. Kalo
> Brosnan meng-eject jok penumpangnya untuk membalikkan mobilnya
kembali ke
> posisi normal (yang tadinya merosot terbalik dengan atap di jalanan)
sambil
> tersenyum (dan banyak hal-hal lain dia lakukan sambil tersenyum), tidak
> demikian dengan Craig. James Bond versi Craig ini melakukan action
dengan
> karakter yang lebih realistis. Dia berantem betul-betul untuk
survival. If
> he doesn't kill then he gets killed. Dan di ekspresi wajahnya pun
terlihat
> seperti itu. Tidak seperti Brosnan yang (seakan-akan) tahu sebagai
jagoan,
> dia nggak akan mati.
> 
>  
> 
> Begitu juga action mobilnya, yang pada film-film James Bond
terdahulu sudah
> fantastis dan terus berkembang semakin fantastis, dalam Casino
Royale juga
> breathtaking. Tapi kelihatan perbedaan karakter action-nya. Kalau pada
> film-film Moore dan Brosnan dilakukan dengan setengah becanda dan penuh
> percaya diri akan kemampuannya, Craig melakukannya dengan ekspresi penuh
> kepanikan (seakan dalam hati dia bilang, "Mampus gue!") Begitu juga
hasil
> akhir, di mana pada film-film Bond terdahulu action mobil selalu
berakhir
> dengan kemenangan Bond, maka di Casino Royale, action mobil yang
> breathtaking ini mengakibatkan tertangkapnya Bond.
> 
>  
> 
> Bukan berniat menjelekkan Pierce Brosnan maupun film-film James Bond
masa
> dia. In fact, he's one of my favorite actors. Cuma mau menunjukkan
aja bahwa
> karakter action itu berbeda-beda. Ada yang fantasi, Ada yang realistis.
> Semakin ke sini kelihatannya orang maunya bikin semakin realistis.
Bahkan
> dalam film-film sci-fi seperti Battlestar Galactica.
> 
>  
> 
> Ini juga tidak berarti menyatakan action fantasi itu lebih jelek
daripada
> action realistis. Setiap jenis ada kelebihan masing-masing. Apa ada
yang mau
> bilang action di Face/Off atau Mission: Impossible itu jelek?
Walaupun lebih
> ke arah fantasi dan tidak terlalu realistis, tapi John Woo lebih
mengejar
> keindahan gambar dan itu bagus-bagus aja. Di film John Woo, mantel yang
> berkibar sambil jagoannya mencabut pistol atau mengokang shotgun sudah
> menjadi gambar action yang menggugah detak jantung penonton.
> 
>  
> 
>  
> 
> Itu baru koreografi dan karakter action. Belum bicara integrasi
action dalam
> cerita. Kalau masih ingat film Speed, kenapa kita merasa film itu seru?
> Karena detik demi detik berlalu di mana kita selalu merasa nyawa
orang tak
> bersalah (baik para polisi, korban di lift maupun di bus) terancam
bahaya.
> Memang nggak setiap detik ada adegan action, tetapi setiap detik bahaya
> terus mengancam, dan bahaya ini betul-betul terasa riil bagi
penonton. 300
> juga mengintegrasikan action dalam cerita. Dari awal kita sudah diberi
> gambaran bahwa hidup King Leonidas adalah action.
> 
>  
> 
>  
> 
> Masih banyak faktor-faktor lain yang mendefinisikan "action" dalam film,
> seperti misalnya angle kamera, editing, sound design, dan lain-lain yang
> terlalu teknis dan terlalu panjang untuk dibahas di sini. Tapi semua itu
> memang tidak pernah diinkorporasikan oleh Star Trek ke dalam
film-filmnya,
> karena memang bagi mereka ya action hanya menjadi bumbu dari main menu
> science dan exploration.
> 
>  
> 
> Intinya, dan kembali ke pertanyaan, jangan takut. Kalau Abrams
memang mau
> mengentalkan bumbu action, atau malah menjadikannya main menu (di
luar dari
> setuju atau tidaknya para member dan long time fans pada ide ini),
banyak
> cara yang bisa dia ambil untuk melakukan itu dengan baik dan benar,
sehingga
> film Star Trek XI akan menjadi film action yang bagus. Abrams tidak akan
> terpaku pada pertempuran kapal bintang di ruang vacuum atau baku tembak
> phaser. Dan kalau betul Star Trek XI ditujukan untuk re-boot
franchise Star
> Trek, sepertinya sih dia akan melakukan ini, mengintegrasikan
faktor-faktor
> yang disebutkan di atas itu untuk mendapatkan karakter yang
benar-benar baru
> dari film Star Trek.
> 
>  
> 
> IMHO kayak gettooo...
> 
>  
> 
> Ario
> 
>  
> 
>   _____  
> 
> From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> On Behalf Of Motosuwa Hideki
> 
> 
> 
>  
> 
> Gimana ya caranya bikin action di ST?
> Kan cuma perang2 photon torpedos yang ga begitu banyak
> actionnya ^^;
> Beda dengan SW yang pake pesawat kecil2 buat perang.
> Apa harus dengan melibatkan begitu banyak armada
> Starfleet sampai menghasilkan begitu banyak debris di
> angkasa?
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke