Walah segitunya Om Adolf, 

Saya juga "kagum" dengan cara pandang orang seperti ini. Informasi itu
kan bisa berubah menurut waktu dan situasi. Mungkin sekarang ada
angkot eh besok tiba-tiba menghilang. Karena itu walaupun udah punya
data lengkap, di lapangan nantinya bisa beda sama sekali. 

Kalau kemudian menyalahkan yang menulis lha kok seperti memecah cermin
setelah liat wajahnya jelek :) he he he sori analoginya kok kayak
cerita disney. 

Catatan perjalanan atau info itu hanya sebuah petunjuk. Tergantung
kita memakainya, cara mengintrepetasikannya dan juga cara
mengaplikasikannya di lapangan. Biarpun dah dikasih petunjuk yang
detail tetep aja ada yang tersesat (ini sih pengalaman pribadi, walau
pake buku guidebooks sekalipun pernah mentok juga).

Makanya milis ini 'meminta' temen2 untuk mengupdate situasi jika
memakai info disini. Misalnya barusan mengunjungi tempat yang
disinggung disini. Maksudnya ya bukan menyalahkan yang nulis
sebelumnya, tapi menambahi dan melengkapi. Kan jadi makin utuh
infonya. Gambarannya makin jelas dan lengkap.

Apakah lantas jadi takut menulis? wah jangan. Dalam guide
books/manual/forum selalu diberi disclaimer yang menyatakan penulis
ngga bertanggung jawab pada apa yang terjadi di lapangan. Informasi
backpacking/travelling bersifat dinamis, berubah setiap saat.

Tapi menggunakan tulisan itu untuk hal2 yang TIDAK bertanggung jawab 
sebenarnya menunjukkan sempitnya cara pandang terhadap nilai informasi
itu sendiri. Dan cara pandang terhadap milis ie internet. Dikira semua
info di internet bisa asal comot, bersifat gratis dan bisa diklaim
siapa saja. Banyak kasus juga menyangkut tulisan di milis yang diambil
menjadi sebuah buku dengan mengklaim sebagai tulisannya. WOW..! takjub
saya..


Udah saatnya ini diubah. Hormati yang menulis dan gunakan dengan bijak. 

Salam,
Ambar




--- In [email protected], "Adolf I T" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sudah pasti si koordinator di komplain abis....Selidik punya selidik
ternyata sang koordinator belum pernah ke daerah itu. Dia hanya
mengandalkan catper sejumlah rekan dari beberapa milis, may be
termasuk yang dari IBP. Menanggapi komplain peserta sang koordinator
dengan tenang dan percaya diri mengatakan bahwa itu bukan salahntya.
Sebaliknya ia merujuk kepada informasi dari catper yang dia ambil.
Kalau mau komplain silahkan menghubungi si penulis catper....Komplain
lah kenapa datanya tidak lengkap.....
> 
> Diinformasikan seperti itu terus terang saya "kagum"....Kagum karena
sikap si koordinator yang begitu pede sekaligus nekad dan pandai
mengelak, tidak mau mengakui kelemahan dirinya....ck...ck...ck....
> 
> Belajar dari pengalaman tersebut, memang cukup berisiko membuat
catper dengan informasi data lengkap. Meskipun maksud si penulis
adalah baik....Ingin membantu rekan, menyebarluaskan informasi,
sekaligus promosi potensi daerah wisata tertentu....Cuma sayang-nya
masih ada juga pihak tertentu yang memanfaatkan secara tidak etis......
> 
> salam
> 

Kirim email ke