Memang betul Taliban dibantu oleh USA dan negeri-negeri Barat termasuk Jepang. 

Menurut berita beberapa bulan lalu disalah satu koran Amerika, kalau tidak 
salah New York Times, dikatakan bahwa Taliban dan Mujahiddin sebetulnya sudah 
kalah, tetapi berkat adanya bantuan USA terutama diberikan rocket Stringer  
yang dengan mudah bisa menembak jatuh helicopter Soviet,  dengan begitu 
dibatasi mobilitas pasukan Soviet. Hal ini mempermudah kelalahan mereka.  Tokoh 
Taliban  dibolehkan memberikan ceramah di berbagai universitas di USA. 

Patut diingat bahwa  sekutu USA yaitu Pakistan mempunyai sumbangan yang tidak 
sedikit dalam menyalurkan bantuan kepada Taliban. Malah Pakistan mempunyai 
hubungan diplomatik dengan pemerintahan Taliban dibawah pimpinan Mullah Omar.

----- Original Message ----- 
From: "Al-Mahmud Abbas" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, July 11, 2007 2:32 PM
Subject: [mediacare] Re: Mari fokus kepada 9/11


> Anda lupa kalau Amerika pernah membantu Taliban mengusir pengaruh Rusia
> ketika masih perang dingin? Jadi bukan tanpa alasan, tapi sudah barang tentu
> mereka tahu persis siapa yang mereka didik dan yang ternyata kemudian justru
> berbalik memusuhi. Anda juga lupa bahwa Amerika pernah membantu Kuwait
> (sekutunya Amerika menurut anda) mengusir pendudukan/penyerangan Irak?
> 
> Memang sudah lama Irak - Amerika tidak akur, jadi itu hal biasa akibat
> ketegangan antar negara yang menjadi resiko masing2 (tidak usah ikut2an
> apalagi sok pahlawan menjadi penengah). Siapa yang menantang duluan dengan
> koar2 ? Anda lupa bagaimana sebelum Amerika menyerang apa yang selalu
> diteriakkan Sadam Husein ? Dan anda lupa bagaimana setelah armada tempur
> Amerika datang pasukan elite Sadam pun kocar-kacir berebut kabur tak
> menampakkan batang hidungnya? Anda lupa bagaimana akhirnya mendiang Sadam
> ditangkap meskipun sembunyi di dalam bunker ? Anda lupa sekarang jaman
> satelit yang buah catur pun bisa diintip dengan jelas dari nun jauh di sana ?
> Saya tidak tahu anda lupa, pura2 lupa atau sama sekali tidak memperhatikan 
> berita.
> 
> Barangkali Anda lupa juga bahwa tiga atau empat tahun yang lalu Hendro
> Priyono sudah memperingatkan adanya pusat2 pelatihan kelompok2 extrem di
> Bogor, Poso, dan beberapa tempat lain ? Tetapi selalu dibantah (atau
> ditutup-tutupi) oleh tokoh2 di permukaan yang mungkin justru sebagai otak
> atau pendukung terselubung (pendukung tak langsung?).
> 
> Tidak usah terlalu luas melebar, tidak ada alasan apapun yang membenarkan
> tindakan brutal seperti bom bunuh diri, peledakan tempat2 umum, dll. karena 
> agama tidak mengajarkan balas dendam dan menyimpan kebencian, BETULLLL ?
> 
> Wassalam
> 
> 
> On 7/9/07, M. Irwan Hrp <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>>   Dear Bu Muskitawati,
>>
>> Menurut tulisan Anda
>>
>> "Penyidik dan keputusan pengadilan inilah yang kemudian
>> digunakan oleh kepala negara untuk mengambil
>> keputusan."
>>
>> Coba kita runut masalahnya.
>> Terjadi peristiwa runtuhnya WTC dan penabrakan di Pentagon, lalu muncullah
>> yang namanya tersangka (yang ternyata masih hidup ratusan kilometer dari
>> tempat kejadian).
>>
>> Menurut HAM, seharusnya seorang tersangka harus dilakukan sbb :
>>
>> Article 10.
>>
>> Everyone is entitled in full equality to a fair and public hearing by
>> an independent and impartial tribunal, in the determination of his rights
>> and obligations and of any criminal charge against him.
>>
>> Article 11.
>>
>> (1) Everyone charged with a penal offence has the right to be presumed
>> innocent until proved guilty according to law in a public trial at which
>> he
>> has had all the guarantees necessary for his defence.
>>
>> Apa yang dilakukan pemerintah Amerika ?
>>
>> Tanpa ada bukti senjata pemusnah massal di Irak, tanpa adanya bukti
>> tersangka adalah anggota kelompok Al-Qaeda ( yang juga diragukan
>> keberadaannya ). Tanpa pengadilan terbuka spt yang tercantum dalam article
>> 10 dan 11 yang saya berikan diatas. Pemerintah Amerika Serikat dengan
>> enaknya menghancurkan Afganistan dan Irak.
>>
>> So, perlukan kita belajar HAM dari Amerika Serikat, seperti yg sering anda
>> bicarakan ?
>>
>> Mengenai kubu anti-terorist jihad Islam, paling-paling hanya sekutu
>> Amerika
>> Serikat saja yang mendukung pemerintah Amerika Serikat, dan saya juga gak
>> yakin bahwa seluruh penduduk Amerika Serikat mendukung pemerintahnya.
>> Bahkan UN sendiri tidak mampu mendefinisikan apa itu teroris dan terorisme
>> karena veto yang digunakan Amerika Serikat.
>>
>> Jadi, siapakah yang teroris ?
>> Hal itu perlu kembali dipertanyakan.
>>
>> On 7/9/07, muskita wati <[EMAIL PROTECTED] <muskitawati%40yahoo.com>>
>> wrote:
> 
> 
> Web:
> http://groups.yahoo.com/group/mediacare/
> 
> Klik: 
> 
> http://mediacare.blogspot.com
> 
> atau
> 
> www.mediacare.biz
> 
> ====================
> Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> -- 
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition. 
> Version: 7.5.476 / Virus Database: 269.10.2/894 - Release Date: 7/10/2007 
> 5:44 PM
> 
>

Kirim email ke