pak Pdt Ben,
bukankah kita harus bisa melihat musim melalui tunas pohon?
mengapa kita harus tutup mata dalam hal ini, semua skenario sudah 
ada...yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi semua diceritakan 
dengan gamblang hingga akhir usia bumi yang ujur ini.
saya bukan memusatkan pandangan dan pikiran terhadap phaus, tetapi saya 
harus melihatnya sebagai tunas pertanda pergantian musim.

semua kejadian ini pasti membawa perubahan yang bisa kita lihat, sedikit 
ataupun banyak..kita lihat nanti. namun kita tidak akan terkaget lagi 
dengan semua dampak apapun kelak.
========

artikel yang bapak kirimkan perihal kepanatikan sepihak yang selama ini 
mengajarkan fakta sejarah saja, bukan mengajarkan kasih Jesus tidak akan 
membawa hasil positif dalam misi kita menyampaikan kabar selamat, malah 
membuat sebahagian orang dongkol dan jengkel.
namun dalam melihat tanda-tanda zaman tidak ada hubungannya dengan 
artikel yang bapak kirimkan, tetapi dalam ajaran dan pengajaran tentu 
berhubungan.

apakah kita harus tutup mata, atau perlu saling berceritera perihal ular 
tua dalam wahyu.

Regards,
RS

BENJAMIN PAKPAHAN wrote:
>
> Dear Bro Richan
>
> Memang banyak yang jahat dan kejahatan di dunia kita ini atau memang 
> banyak persoalan di dunia kita ini... kalau anda berniat untuk 
> memusatkan pandangan dan fikiran anda terhadap Paus...nah apa boleh 
> buat...itu terserah bro saja....Tuhan memberikan kita kebebasan 
> memilih, akal budi, dll... masing masing...  Seperti lagu rohani yang 
> berkata pandanglah pada Yesus ....(turn your eyes upon Jesus...) bukan 
> setan dan konconya. 
>
> Berikut ini saya lampirkan pandangan gereja atau organisasi kita 
> terhadap Roman Katolik didalam bahasa aslinya anda boleh bandingkan 
> dengan pandangan anda sendiri:
>
> How Seventh-day Adventists View Roman Catholicism     
>       
>
> Seventh-day Adventists regard all men and women as equal in the sight 
> of God. We reject bigotry against any person, regardless of race, 
> nationality, or religious creed. Further, we gladly acknowledge that 
> sincere Christians may be found in other denominations, including 
> Roman Catholicism, and we work in concert with all agencies and bodies 
> that seek to relieve human suffering and to uplift Christ before the 
> world.
>
>  Seventh-day Adventists seek to take a positive approach to other 
> faiths. Our primary task is to preach the gospel of Jesus Christ in 
> the context of Christ's soon return, not to point out flaws in other 
> denominations.
>
>  The beliefs of Seventh-day Adventists are rooted in the biblical 
> apostolic teachings and thus share many essential tenets of 
> Christianity in common with the followers of other Christian churches. 
> However, we have a specific identity as a movement. Our compelling 
> message for Christians and non-Christians alike is to communicate hope 
> by focusing on the quality of life that is complete in Christ.
>
>  As Adventists relate to Roman Catholicism in particular, both the 
> past and the future enter into our thinking. We cannot erase or ignore 
> the historical record of serious intolerance and even persecution on 
> the part of the Roman Catholic Church. The Roman Catholic system of 
> church governance, based on extra-biblical teachings such as papal 
> primacy, resulted in severe abuses of religious freedom as the church 
> was allied with the state.
>
> Seventh-day Adventists are convinced of the validity of our prophetic 
> views, according to which humanity now lives close to the end of time. 
> Adventists believe, on the basis of biblical predictions, that just 
> prior to the second coming of Christ this earth will experience a 
> period of unprecedented turmoil, with the seventh-day Sabbath as a 
> focal point. In that context, we expect that world 
> religions--including the major Christian bodies as key players--will 
> align themselves with the forces in opposition to God and to the 
> Sabbath. Once again the union of church and state will result in 
> widespread religious oppression.
>
> To blame past violations of Christian principles on one specific 
> denomination is not an accurate representation of either history or 
> the concerns of Bible prophecy. We recognize that at times 
> Protestants, including Seventh-day Adventists, have manifested 
> prejudice and even bigotry. If, in expounding on what the Bible 
> teaches, Seventh-day Adventists fail to express love to those 
> addressed, we do not exhibit authentic Christianity.
>
> Adventists seek to be fair in dealing with others. Thus, while we 
> remain aware of the historical record and continue to hold our views 
> regarding end-time events, we recognize some positive changes in 
> recent Catholicism, and stress the conviction that many Roman 
> Catholics are brothers and sisters in Christ.
>
> _______________
>
> /This statement was recorded on April 15, 1997, by the General 
> Conference of Seventh-day Adventists Administrative Committee (ADCOM) 
> and released by the Office of the President, Robert S. Folkenberg./
>
>
>
>
>  
>
>     ------------------------------------------------------------------------
>     From: /Richan S <[EMAIL PROTECTED]>/
>     Reply-To: /[EMAIL PROTECTED]/
>     To: /[EMAIL PROTECTED]/
>     Subject: /[Advent-Indonesia:24943] Re: Berita paling HOT!!!/
>     Date: /Mon, 14 Apr 2008 15:10:17 +0800/
>
>     pak Pdt Ben,
>     saya pribadi, tidak bisa lepas dari informasi seperti ini...sbg
>     indikator mudah untuk melihat pergeseran dunia ini sedang di seret
>     kemana.
>     saya yakin Tuhan tidak akan merubah skenario yg Ia telah ceritakan
>     dan tuliskan dalam firmanNya (dalam Bible maupun Roh Nubuat)
>
>     bagi saya negara-negara di luar Amerika dan Vatican nilainya
>     "NOL", ga ngefek bagi saya, sebab semuanya hanya pemeran figuran.
>
>     hanya pergerakan Phaus inilah yang perlu diamati dengan seksama,
>     yang walaupun sebelum ia bergerakpun kita sudah tahu karena sudah
>     diberitahu oleh Tuhan Jesus.
>     namun masa nya tidak tahu kapan...itulah sebab makanya mata ku
>     selalu bollang melihat pergerakan phaus ini dan membaca apa maksud
>     yang dia lakukan ini,
>     sekarang sudah tiba di skenario yang mana. apakah masih di awal
>     felem, pertengahan atau felem sudah hampir selesai.
>     sebab bintang felemnya hanya "Setan diperankan oleh Phaus,
>     pengikutnya" dan "Tuhan Jesus diperankan pengikutNya"
>     bukan diperankan Iran, Iraq, China, Rusia dll jadi pemeran picisan
>     dan figuran seperti sampel ini ga perlu repot memikirkannya hehehe
>
>     Seandainya si ular tua itu memberikan kuasanya kepada Malaysia,
>     maka mataku akan menyoroti negara Malaysia saja.
>     namun karena karena si ular tua itu bertengger di vatican dan
>     america...itulah alasan kuat mataku selalu melirik ke arah itu. ;-)
>
>     Terima kasih,
>     Richan S
>
>     -~----~------~----~------~--~---
>
>
>
> --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Advent-Indonesia"
> Google Groups.
> Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di
> http://groups.google.co.id/group/Advent-Indonesia?hl=id
> -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
>

Kirim email ke