buat steknika :
wah kayknya anda salah deh...
disini bukan masalah kritis atau sudah tau dan sengaja untuk berada di daerah 
abu2...
tapi hanya semata mata untuk meluruskan suatu istilah yang sudah terlanjur 
akrab di telinga kita dan mencoba mencari tau kebenarannya?
kalau anda berkomentara seperti itu? itu sama dengan ngapain kita ke gereja to 
khotbahnya itu itu saja..sudah terlalu sering...itu berarti anda masa bodoh.. 
mungkin anda ini tergolong enggan untuk berdiskusi dan membagikan pendapat, apa 
yang anda rasakan, 
bukankah forum ini adalah ajang untuk kita saling bertukar pikiran? bukan untuk 
kirim2 salam kepada sesama teman...ngapain coba..kan udah ada hp untuk call n 
sms an?
 
--- On Wed, 7/16/08, Philips Marbun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Philips Marbun <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Pemuda Advent] Re: [Pemuda Advent] TELAH BERPULANG KE RUMAH BAPA?
To: [email protected]
Date: Wednesday, July 16, 2008, 9:34 PM







Sdr. Steknika ada benarnya.

Untuk Sdr. Uni, menurut Alkitab di dalam II Samuel 14:14, Tuhan tidak mengambil 
nyawa orang. So, ungkapan nomor satu dan dua, sudah pasti tidak tepat.

Mungkin yang lebih pas: "Telah beristirahat sementara..." Mengikut kata-kata 
Yesus tentang keadaan orang mati adalah tidur untuk dibangkitkan.

II Samuel 14:14 Sebab kita pasti mati, kita seperti air yang tercurah ke bumi, 
yang tidak terkumpulkan. Tetapi Allah tidak mengambil nyawa orang, melainkan Ia 
merancang supaya seorang yang terbuang jangan tinggal terbuang dari pada-Nya.

-- 
Salam,
Philips Marbun


2008/7/17 [EMAIL PROTECTED] net.id <[EMAIL PROTECTED] net.id>:






dear Pisctwentyxxx

my suggestion.. .

terlalu banyak tau akan menimbulkan masalah...terlalu banyak 
pertanyaan, dapat menjadi batu sandungan bagi anda. Biarlah hal itu 
menjadi rahasia ilahi, kita manusia punya banyak kelemahan, kita hanya 
dapat melihat kulit saja, tapi Tuhan mengetahui what's inside. Let God 
decide "YES" or "NO". "Can" or "Can Not"

Sdr. Uni, anda memang termasuk generasi muda Advent yang kritis, 
memang haruslah orang muda Advent itu kritis, tapi saya cuma ingin 
menasihati sebagai sesama pemuda Advent, supaya kita boleh menyimpan 
pertanyaan2 yg kadang2 kita sendiri tau jawabannya di area abu2, tapi 
kita paksakan tanya, krn seakan2 dengan pertanyaan yg begitu "luar 
biasa" akan menonjolkan kekritisan kita disini. 

Saudara ingat, anggota milis yang ingin keluar dari milis ini? saudara 
ingat betapa hebat konflik internal dan pergumulan hati anggota milis 
yang bisa saja dibangkitkan dari pertanyaan2 "luar biasa" ini? yang 
kemungkinan akan menuntun kita menjauhi gereja dan kemudian mencap 
semua anggota majelis dan kita umat2 Advent sebagai org yg munafik? 
bukankah kita juga manusia berdosa yang memerlukan pertolongan Tuhan? 
sama seperti anggota majelis dan para pendosa lainnya?

Marilah kita mencari pertolongan dan jawaban dari Tuhan saja, marilah 
kita mendiskusikan tentang alkitab dan sesuatu yg bisa mengangkat hati 
kita untuk lebih dekat kepada Tuhan, dan bukan untuk mencari2 salah 
dari saudara2 kita yang lain...

GBU Bro/sis

Nobel


 














      

Kirim email ke