Berat Bu! Mana mungkin mendeportasi orang Arab, yang banyak minyaknya. Yg bener aja. Jangan tunggu nasionalisme mereka tumbuh, kemudian menarik bilyunan dollarnya dari bank2 amrik dan eropa. Huh...bisa bangkrut atuh!
----- Original Message ----- From: "Carla Annamarie" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Cc: "el seem" <[EMAIL PROTECTED]>; "budaya tionghua" <[email protected]>; "ppi india" <[email protected]>; "prol" <[email protected]>; <[email protected]> Sent: Thursday, November 10, 2005 9:55 PM Subject: Re: [ppiindia] Ada 2(dua) katagori(ciri) imigran? > > > imigran2 orang afrika, asia maupun arab adalah bgs yang memiliki intensitas > yang tinggi dalam berimigrasi, dan tujuan ke negara2 eropa n amerika. > > klo untuk orang asia kebanyakan alasannya faktor ekonomi, klo pun ada > faktor politis di negara2 tertentu spt myanmar or korea utara, sedangkan > untuk orang arab mayoritas alasannya politis. > > negara2 eropa seperti perancis memang tidak mempunyai UU imigrasi seketat > US, kebebasan yang diberikan di negara2 eropa tersebut disalahgunakan > bahkan oleh imigran2 tersebut. > itu yang namanya air susu dibalas sama air tuba..:)).. > > peristiwa huru-hara di perancis, pengeboman di london, seharusnya menjadi > wake up calling buat negara2 eropa yang lain terhadap terorisme n benih2 > teror. padahal selama ini eropa seperti banci menghadapi issue2 > terorisme...membiarkan US yg melawan teroris sendirian...bahkan negara2 > eropa cenderung apatis.. , belanda adalah salah satu dari neg eropa yang > telah wake up menyadari bahaya ini. > > lebih baik imigran2 itu di deportasi aja deh balik ke negaranya..., aatau > lebih baik lagi neg2 eropa membuat peraturan khusus mengenai imigrasi jadi > ada proses screening dulu. > > > > > > Harry Adinegara > <sans_culotte_30@ > yahoo.com.au> To > Sent by: el seem <[EMAIL PROTECTED]>, > [EMAIL PROTECTED] [email protected], > ups.com budaya tionghua > <[email protected]>, > prol <[email protected]>, > 11/10/2005 06:55 ppi india > AM <[email protected]> > cc > > Please respond to Subject > [EMAIL PROTECTED] [ppiindia] Ada 2(dua) > ups.com katagori(ciri) imigran? > > > > > > > > > > > > > > > Melanjutkan tulisan tentang diaspora etnis2 yang lahir dibanyak bagian > dunia saat ini, ada aspek tambahan ,apa .... bottom line/alasan primernya > mengapa orang2 ber-imigrasi?. > > Ini adalah tulisan dari seorang awam(aku) , seorang awam yang selain sudah > "kawakan" tinggal di LN , juga sudah "makan garam" dan kenal dekat dengan > situasi dan kondisi pelbagai etnis lain yang hidup "dompleng" di negara > orang. > > Apa yang mendorong orang keluar dari tanah airnya dan ber-imigrasi ke > negara lain? Ambil gamblangnya ini , dan kiranya juga sesuai dengan > realita dilapangan tapi juga berdasarkan pengamatan dengan membandingkan > sikon-nya pelbagai negara2 yang ada didunia ini. > > Aspek dan faktor dasar orang ber-imigrasi bisa dipecah jadi 2(dua). > > 1.Faktor ekonomi, faktor masa depan, baik buat individu itu senriri > dan pamilinya. Ringkasnya untuk memperbaiki masa depannya!. > Dalam katagori ini termasuk anak2 ,siswa2, yang dikirim oleh > ortunya (yang kaya) untuk menimba ilmu di LN dengan tujuan bagi > masa depan anak2nya, jadi juga pertimbangan ini berdasarkan > faktor ekonomi dan finansiil juga. > > 2. Faktor politis. Individu atau orang yang perlu menyelamatkan diri > nya dan keluarganya dari persekusi pemerintah dan pihak ber- > wewenang. Termasuk didalam katagori ini adalah individu yang > menentang politik pemerintahannya (sebagai dissident) dengan > pelbagai alasan filosofis. Juga orang2 yang ingin melarikan diri > dari jeratan hukum pemerintahannya karena telah melakukan tin- > dak melawan hukum(para kriminal) > > Muncullah pertanyaan dimana sebenarnya para pengganas seperti para > pengganas dan peng-huru hara di Perancis baru2 ini bisa kita golongkan, > bisa kita masukkan ke katagori mana? Sudah barang tentu bisa saja mereka > para pengganas menduduki kedua katagori ini pada saat yang bersamaan. > Terutama bagi pendatang pertama(first arrival) imigran ini terdapat dan > bisa dilihat adanya dua alasan mereka datang kemari. Karena kondisi ya > ,yang boleh dikatakan lumrah, yakni bagi semua imigran dari manapun mereka > berasal , kendala pertama-tama yang mereka hadapi yalah soal bahasa,agama, > soal kultur dan aturan , hukum yang berlainan dengan negara asalnya. > Disinilah rupanya hambatan, stumbling block yang para imigran (first > arrival) hadapi. > > Menurut pengalaman, realita yang aku tahu, bagi first arrival tugas mereka > adalah memberikan pendidikan yang baik bagi anak2nya. Banyak negara(host > country) yang memberikan pendidikan secara cuma2. Bahkan social security > bagi pendatang baru akan terjamin dalam melanjutkan kehidupannya dinegara > baru. Jadi kelihatannya soal dedikasi dan etos kerja keras dan > memperhatikan pendidikan anak2 asuhannya , harus dijadikan tugas primer > dari para pendatang baru. Pendidikan akan mendekatkan para imigran kepada > keadaan yang serba baru di negara baru. Bagi orang terdidik selain mereka > akan bisa bersaing dalam job search, juga mereka akan dibekali suatu > kesadaran bahwa sebagai tamu kita wajib menghormati tata cara host country, > dan tidak melulu mau minta hak kita tanpa memberikan kewajiban kita sebagai > warga yang baik in return. Kita sebagai imigran tidak bisa main kayu > membawakan residu2 negara asal yang tidak cocok dengan hukum dan peraturan > negara baru. Diskriminasi akan selalu kita temui > sebagai imigran, tapi se-tidak2nya apabila kita punya ketrampilan apalagi > apabila seorang imigran itu seorang profesional yang canggih ,mau tidak mau > profesinya akan banyak diminta oleh pasaran tenaga kerja, dan dengan begitu > diskriminasi akan ditekan. > > Ini ada berita baru dari TV DeutscheWelle yang memberitakan adanya > Ehrenmord(e) -honour killing(s) terhadap seorang gadis Turki di Jerman > yang punya pacar seorang bule Jerman. Di kasus inilah kita bisa melihat > betapa janggalnya musibah semacam ini bisa terjadi. Orang2 ini yang albeit > mereka datang atas dasar free will, ngak ada orang memaksa atau mengundang > mereka datang, sepatutnya tidak boleh membawakan aturan yang didasari > kebudayaan/agama/ tradisi asal, yang terang2an melanggar hukum negara > setempat. Dalam kasus ini kita bisa mendapatkan ilham bahwa pendatang2 > semacam ini tidak patut datang apalagi bermukim dinegara adopsinya dengan > cara2 mau main kayu dan mengabaikan hak dan harkat kemanusian. Mereka tidak > menjunjung tinggi2 persamaan semua ras, menghabisi "orang dewek"(si gadis > itu) dengan alasan pacarnya bukan sesama ras. Bahkan sudah terjadi : > menghabisi warga domestik, seperti dalam kasusnya Theo van Gogh oleh > seorang pendatang karena alasan blasphemi. > > Apa yang bisa kita temui dan pungut ilham dari peristiwa2 kerusuhan yang > dilakukan oleh para pengganas di Perancis itu? Apakah ini bisa dikatakan > :"memang dari sononya", ini ungkapan pop-nya, orang2 ini tidak mau merubah > diri sendiri dan menyesuaikan dengan kondisi baru. After all pemerintah > setampat tidak mengundang mereka. Juga faktor lain yalah para pendatang ini > tidak mau atau terlalu malas membina dirinya sendiri/memajukan > pendidikannya agar dengan begitu bisa mendapat pegangan atau bekal untuk > bersaing di pasaran tenaga kerja. Ungkapan yang selalu aku berikan kepada > putra tunggal ku: "kalau mau maju dan mau berhasil ya bekali dirimu dengan > kerja keras, kalau mau "menang"(berhasil) ya ambil cara > main"mereka"(penduduk setempat) dan "kalah" kan mereka dengan, dan dalam > aturan main mereka"...."beat them in their own game" > > Harry Adinegara. > . > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Find a local business fast with Yahoo! Local Search > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

