Ada juga yang pesan wanita sebagai bonus untuk dinikmati dihotal 
(kayak pesan Hoka Hoka Bento aja), tapi ibadah jalan terus, dan 
beragama ria, seolah semua OK. Ini namanya liberal atau kolot ya?

Agama kok diributkan, yang Islam ini, yang Islam itu, padahal 
pakerjaan rumah bangsa ini masih sangat besar dan tak kunjung 
tertuntaskan...

Menjamin bangsa ini mendapatkan aliran listrik yang normal saja, tak 
mampu...kesenjangan ekonomi kian menguak..penyalahgunaan kekuasaan 
menjadi agenda se-hari hari..

Bangsa bangsa yang maju, agama apapaun, tak lagi memasalahkan 
agama....

Mari kita sadari...


--- In [email protected], Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> mo seks bebas ato bebas seks boleh2 aja, tp yg ptg jgn munafik 
lewat kawin mut'ah kayak sipitung dan temen2 arabnya (eh jg dari 
persia juga)
> 
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: mediacare <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Friday, July 11, 2008 11:33:04
> Subject: Re: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam
> 
> rusia krn dingin hehe jgn2 seks bebas jg boleh ya, di puncak khan 
dingin jg
> tuch
> 
>  
> Nah, yang ini sudah sering dilakukan oleh komprador-kompradornya Si 
Pitung dari Tanah Arab melalui acara kawin-kawinan alias kawin 
kontrak selama seminggu, sebulan ................
>  
>  
>  
> 
> 
> www.mediacare.biz
> 
> --- On Thu, 7/10/08, Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> From: Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam
> To: [email protected]
> Date: Thursday, July 10, 2008, 11:09 PM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> orang bebas berpendapat apapun!!!, bahkan mau kafir jg bukan urusan 
anda!!!, kalo ada yg berprasangka pada zakat jg haknya masing2,jd 
hendaklah adu wacana, jgn menuding2 yg kampungan, krn inilah 
demokrasi, semua punya hak yg sama sepanjang tdk memaksakan 
pendapatnya agar diterima org lain, tau gak loe!!!
> 
> ----- Original Message ----
> From: si pitung <[EMAIL PROTECTED] com>
> To: [EMAIL PROTECTED] s.com
> Sent: Friday, July 11, 2008 9:18:13
> Subject: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam
> 
> urusan serang menyerang syariat islam memang menjadi jargonnya kaum 
pelacur liberal.
> pernah suatu ketika ada seorang pelacur liberal berkata spt ini:
> 
> Adapun hal prinsip misalnya negara
> demokrasi, emansipasi wanita, dan kebebasan berpikir; Islam liberal 
bisa
> menerima bentuk negara sekuler, yang menurut Ulil Abshar Abdalla 
lebih unggul
> dari negara ala kaum fundamentalis. “Sebab, negara sekuler bisa 
menampung
> energi kesalehan dan energi kemaksiatan sekaligus,” kata Ulil, 
yang disambut
> ledakan tawa peserta diskusi.(Majalah Tempo, 19-25 November 2001).
> 
> Dedengkot liberal
> yg jebolan pesantren ini agaknya dah lupa ingatan, sehingga ga 
sadar dg
> ucapannya yg bertolak belakang dg alquran,: Dan janganlah kamu 
campur adukkan
> yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak 
itu, sedang
> kamu mengetahui.” Al-Baqarah ayat 42
> 
> Akibat kekurang
> warasannya dlm berpikir lalu beliau jg mengeluarkan ‘fatwa’nya: 
Larangan kawin
> beda agama, dalam hal ini antara perempuan Islam dengan lelaki non-
Islam, sudah
> tidak relevan lagi. 
> 
> Kemudian beliau
> jg pernah mengatakan minuman sejenis vodka yg beralkohol boleh 
dikonsumsi di
> rusia krn dingin hehe jgn2 seks bebas jg boleh ya, di puncak khan 
dingin jg
> tuch
> 
> Rupanya
> dedengkot liberal ini sdh mendapat ijin dari Allah utk mengharamkan 
yg halal
> dan menghalalkan yg haram, hebat sekali bukan?
> 
> Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang rezki
> yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram 
dan halal". Katakanlah: "Apakah Allah
> telah memberikan izin kepadamu atau kamu
> mengada-adakan saja terhadap Allah ?" QS10:59
> 
> Pernyataan2
> spt itu siy bkn lahir dari proses berpikir melainkan pengaruh 
syahwat yg ada di
> kepala orang liberal. Orang liberal dikatakan sbg cendekiawan atau 
pemikir itu
> dasarnya apa ya? 
> 
> Menurut saya, mereka tdk lebih baik dari seorang pelacur seks,
> germo atau konsumennya yg cenderung mengikuti syahwat, setidaknya 
para pelacur
> tsb msh memiliki ‘malu’, sadar bahwa perbuatan mereka adalah 
salah, sedangkan
> para pelacur intelektual ini sdh kehilangan urat malunya, sehingga 
mereka tdk
> malu lg menyuruh orang utk berbuat dosa. Akibatnya kelak para 
pelacur liberal ini dibenamkan di dasar neraka kekal selamanya...
> 
> Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian
> dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang 
munkar dan
> melarang berbuat yang ma`ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. 
Mereka telah
> lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-
orang
> munafik itulah orang-orang yang fasik..”
> 
> Republika Kamis, 10 Juli 2008
> 
> Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam 
> 
> Diduga ada benang merah dengan skenario internasional. 
> 
> JAKARTA -- Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), KH Didin 
Hafidudin, menilai sinyalemen pengamat intelijen Dr Wawan Hari 
Purwanto tentang ''perlunya meneliti aliran dana zakat, infak, dan 
shadaqah (ZIS) di Indonesia untuk memutus pendanaan teroris'', 
sebagai fitnah. Itu bisa merupakan kampanye hitam (black campaign) 
terhadap ajaran sosial dan pemberdayaan ekonomi umat Islam.
> 
> ''Itu sebuah fitnah murahan. Kami jadi curiga, ada apa ini? Jangan-
jangan pernyataan itu dia lontarkan dengan maksud yang tidak baik,'' 
cetus Kiai Didin, kepada Republika, Rabu (9/7). Protes senada 
disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr Din 
Syamsuddin. 
> 
> ''Program zakat bisa terganggu.. Dari sudut muzakki (pemberi 
zakat), boleh jadi akan terpengaruh sehingga enggan mengeluarkan 
zakat. Dia harus mengklarifikasi, apalagi pernyataannya tanpa 
disertai bukti,'' tutur Din. Menurut Din, wacana seperti itu akan 
bersifat tendensius dan menimbulkan persepsi negatif. ''Itu tidak 
bisa disebut sebagai wacana, tapi fitnah. Saya berkeyakinan, tidak 
ada dana zakat yang disalahgunakan peruntukkannya, apalagi untuk 
tujuan yang tidak baik,'' tegas Din.
> 
> Pendayagunaan atau penyaluran zakat, lanjut Din, sangat jelas 
diatur Alquran, yakni kepada delapan ashnaf (kelompok). ''Tidak ada 
di situ untuk aksi terorisme,'' tukasnya. Presiden Partai Keadilan 
Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring, mengungkapkan, di dunia 
internasional yang tidak suka pada kebenaran ajaran Islam pun sering 
muncul tudingan seperti yang dilakukan Wawan. ''Mungkin ada benang 
merahnya ke arah sana,'' ujarnya. Atau, kata Tifatul, Wawan tidak 
mengerti sama sekali dengan pengelolaan ZIS. Pengelolaan dana umat 
ini memiliki standar yang sama di seluruh dunia Islam. 
> 
> ''Ketentuan penerima zakat ini sudah jelas aturannya. Hanya delapan 
ashnaf yang diperbolehkan mendapatkannya. Zakat hanya menangani kaum 
dhuafa atau orang-orang lemah seperti ibnu sabil, fuqoro, dan 
masakih,'' papar Tifatul.
> 
> Wacana kontra produktif
> Sebelumnya, Wawan kepada Republika berdalih, pemerintah Arab Saudi 
juga menerapkan pengawasan terhadap penggunaan ZIS. ''(Pengawasan) Di 
sana pun menimbulkan reaksi dan protes. Jadi, wajar juga kalau 
pernyataan saya mengundang protes. Saya siap menjelaskan kepada 
MUI,'' tegasnya. 
> 
> Wawan mengemukakan, ditemukannya bom berdaya ledak lebih dahsyat 
dari Bom Bali di Palembang, Sumatra Selatan, baru-baru ini, 
menunjukkan bahwa dana yang digunakan juga lebih besar. Namun, ia 
lupa bahwa banyak kalangan curiga, operasi terorisme di Indonesia 
lebih bernuansa rekayasa atas tekanan Amerika dan sekutunya untuk 
merusak citra Islam. Tapi, Wawan malah menyarankan pula agar 
permintaan ZIS yang dilakukan secara berkeliling dari rumah ke rumah 
diawasi. Sebab, dengan cara itu tak ada pengawasan penggunaannya 
untuk apa.
> 
> Kiai Didin, kembali menilai lontaran gagasan Wawan tetap 
tendensius. Ia meminta umat Islam tak terpancing apalagi sampai 
menghentikan memberikan ZIS pada saluran yang benar. Pernyatan Wawan--
yang juga mendapat reaksi keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) 
Jawa Tengah dan Pusat--juga dianggap Kiai Didin tidak memahami tata 
kelola ZIS Indonesia. Baznas sendiri mengelolanya secara transparan 
dan profesional.
> 
> ''Sesuai Sunah Rasulullah SAW, menyalurkan ZIS itu melalui badan 
amil zakat (BAZ) atau lembaga amil zakat (LAZ). Setiap tahun bahkan 
setiap tiga bulan, kami juga diaudit oleh akuntan publik 
independen,' ' ungkap Kiai Didin. Direktur Pascasarjana Universitas 
Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor itu juga menjelaskan, selain mengacu pada 
syariat Islam, penyaluran dana ZIS berdasarkan Undang-undang No 
38/1999. Garis besarnya, zakat ditujukan untuk membantu fakir miskin, 
kesehatan, dan pendidikan mereka.
> 
> ''Menggalakkan zakat adalah membantu pemerintah dalam upaya 
pengentasan kemiskinan. Daripada menuduh tanpa bukti, saya mengajak 
saudara Wawan untuk mempelajari ajaran ZIS,'' kata Kiai Didin. Ia 
menambahkan, kebiasaan menuduh tanpa bukti atau sekadar wacana 
padahal masalahnya sangat penting berkaitan dengan kebutuhan 
masyarakat banyak, adalah perbuatan kontra produktif. ''BAZ dan LAZ 
berkhidmat untuk kepentingan masyarakat dan bangsa, bukan untuk 
kepentingan kelompok tertentu,'' tandasnya. hri/djo/dam
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> ------------ --------- --------- ------
> 
> ************ ********* ********* ********* ********* ********* 
********* *********
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia
> ************ ********* ********* ********* ********* ********* 
********* *********
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com 
> 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com
> 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com
> 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com
> Yahoo! Groups Links
> 
> Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger .yahoo.com 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> ------------------------------------
> 
> 
**********************************************************************
*****
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> 
**********************************************************************
*****
> 
______________________________________________________________________
____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke