Mungkin karena banyak nasabah yang ngemplang, kena margin call tapi tidak mau stor, dan saham yang bisa di-force sell hanya tinggal BUMI yang sulit dijual kemarin, bahkan ada yang sudah di-force sell masih tdk cukup menutup marginnya, jadi mereka mengetatkan peraturan.
Ya, begitulah, sebagian nasabah yang curang mengakibatkan orang lain kena getahnya. ----- Original Message ----- From: Jack Gerald To: [email protected] Sent: Friday, November 14, 2008 11:20 AM Subject: Re: [saham] SARIJAYA SEKURITAS - Hati2 ya Memang selama ini saya tidak pernah pakai margin koq. Yang dimaksud Credit limit kalau 0 berarti percuma donk pakai online trading. Saya sih tidak pernah masalah harus dibayar hari ini juga setelah transaksi. Tetapi kalau mau order, harus setor dulu itu sih sistem yang hanya bisa di kenakan pada nasabah baru lah. atau nasabah yg suka utang. --- On Thu, 11/13/08, Tommy Jayamudita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Tommy Jayamudita <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [saham] SARIJAYA SEKURITAS - Hati2 ya To: [email protected] Date: Thursday, November 13, 2008, 10:12 PM Semua sekuritas menerapkan T+0, yakni ada dana baru bisa beli, fasilitas margin dan trading limit dibekukan sementara, untuk semua saham Bakrie capingnya 0%, dan sesuai pengumuman BEI semua saham Bakrie tidak boleh dibeli dengan fasilitas margin. ----- Original Message ----- From: khotah suryana To: [EMAIL PROTECTED] com Sent: Friday, November 14, 2008 11:00 AM Subject: Re: [saham] SARIJAYA SEKURITAS - Hati2 ya initinya saya pribadi setuju dengan penghapusan atau pengurangan limit di sarijaya. mengurangi resiko buruk. ada duit ada barang ==> No money no trading... safe trading dech... --- On Fri, 14/11/08, -sAThya- <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: -sAThya- <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [saham] SARIJAYA SEKURITAS - Hati2 ya To: [EMAIL PROTECTED] com Date: Friday, 14 November, 2008, 10:56 AM Bisa saja yang di maksud oleh Sarijaya adalah untuk menjaga keselamatan dana anda dan nasabah lainnya. dengan tidak memberikana fasilitas trading limit, apa lagi untuk saham BUMI, dan saat2 sekarang ini bukanlah saat yang tepat untuk gunakan trading limit or margin. karena kondisi market belum kondusif. data2 yg di realese td malam di USA masih minus... data pengganguran bahkan bertambah. dow hanya rebound sesaat. jadi inti nya para prus sekuritas tahu persis apa yang terbaik yang harus di berikan ke nasabah ,, agar tidak terjadi forcesell sperti yg pernah terjadi bbrapa minggu yg lalu. so.. keep play save......with your own money. Rgds -sAThya- ------------------------------------------------------------ From: Jack Gerald <[EMAIL PROTECTED] com> To: [EMAIL PROTECTED] com Sent: Friday, November 14, 2008 10:28:31 AM Subject: [saham] SARIJAYA SEKURITAS - Hati2 ya Sarijaya Securitas, kesulitan likuiditas tetapi mengorbankan nasabah. Saya adalah pemakai Online trading sarijaya yg selama ini diberi batas credit limit 100juta. Tetapi hari ini saya mau beli BUMI di 1070, eh ternyata tidak di approved. Padahal nilai portofolio saya masih ada diatas itu. Saya nasabah di Surabaya. Oleh Ibu Nunung katanya semua nasabah di nol kan credit limit karena Sarijaya sekuritas kesulitan likuiditas. Terus bagaimana transaksinya, tanya saya. Katanya " Bayar dulu dimuka, baru bisa beli saham|" Jadi, kesimpulan saya Sarijaya bisa berbahaya dalam hal keuangan. Mohon hati2 saja supaya gak terlanjur terjadi pada anda. Terimakasih -------------------------------------------------------------------- Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail. com.
