Ngk apa2 bang aldo, dalam kondisi begini memang 
cukup sensitif, kalau bukan kita yg merasakannya 
sendiri..tapi ya beda kepentingan juga kiranya, hrp 
mklm  --- In [email protected], aldo Miner 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hehehe...yah kira2 begitu lah lae barus, karena 
memang forum yang ini tidak cocok mosting beginian 
(berita2 bisnis yang berbau politiknya, baik itu 
dari detik, or yang lain) akhirnya, sebagian dari 
kita (seperti saya) jadi gatal tangan ini pengen 
nanggapin...
> 
> sabar aja lae barus, memank hidup ini penuh 
persepsi.
> 
> Salah satu tanda-tanda hari kiamat adalah: 
Diekploitasuinya Bahan Tambang Secara Besar-besaran.
> 
> Nah....hati2 lo...
> 
> Regards,
> Aldo Lubis
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: willembarus <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Friday, November 14, 2008 6:51:10 PM
> Subject: [saham] Re: Wapres:Apa salahnya Bakrie 
dibantu
> 
> 
> Pak aldo, kayaknya susah buat org ngerti ya..ngk 
> nyambung--- In [EMAIL PROTECTED] com, aldo Miner 
> <aldo_miner@ ...> wrote:
> >
> > Sorry Forum,
> > 
> > Saya Pemulung sampah BEI (saham2 yang katanya 
> sudah hampir tak berharga lagi)
> > 
> > boleh bertanya dikit, buat diri pribadi, buat JK 
> dan renungan buat Semua:
> > 
> > Pertanyaannya sekarang adalah:
> > 
> > 1. Apakah perusahaan2 nasional yang dimaksud 
sudah 
> berperan penting terhadap negara?
> > 
> > 2. Apakah mereka sudah bayar pajak, bayar 
royalty, 
> dan sebagainya sebaimana diwajibkan buat negara?
> Bukankah mereka sering dan sampai saat ini 
menunggak 
> banyak pajak dan royalti yang nilainya bertriliun2 
> rupiah?
> > 
> > 3.. Apakah mereka peduli dengan nasib bangsa 
> sendiri, dimana peran mereka? Kapan sich mereka 
> berbagi dengan anak bangsa? Sejauh mana dan 
sekeren 
> mana mereka punya Foundation untuk Kemajuan 
> pendidikan Putra Putri Indonesia?
> > 
> > 4.. Mereka kemanakan Batubara dan CPO dari Bumi 
> Indonesia?, kenapa kita pernah langka minyak 
makan, 
> CPO padahal mereka tanam seluas2nya di Bumi 
> Indonesia tercinta, seluas mata memandang? Kalo 
> memang mereka produksi batubara banyak, kenapa PLN 
> harus krisis batubara untuk suply listrik rakyat 
> Indonesia, hingga pemerintah juga yang kocar kacir 
> cari stok, sampai diisukan mau beli batubara 
> thailand?
> > 
> > 5. Kalo memang mereka buka banyak lapangan 
kerja, 
> apakah mereka sudah memberikan gaji yang layak dan 
> penghidupan layak terhadap karyawannya, yang 
> notabene saudara sebangsanya sendiri setanah air? 
> Bukankah perusahaan asing lebih mahal bayarnya 
> daripada mereka-mereka? Tuh banyak Putra Putri 
> terbaik milih kerja dengan asing tuh daripada 
gabung 
> dengan perusahaan saudaranya sendiri..(Saudara 
Tiri 
> kali?)
> > 
> > 6.Bangga sekali membantu Bank-Bank bermasalah, 
apa 
> lupa dengan dana BLBI yang berpuluh triliun, apa 
> memang sudah kembali?
> > 
> > 7. Apakah mereka punya tanggungjawab terhadap 
> lingkungan yang rusak akibat usaha mereka? Mana 
> ganti rugi yang layak buat rakyat yang terkena 
> bencana akibat aktifitas usaha mereka?
> > 
> > 9.. Apa mereka masih layak dibantu daripada 
rakyat 
> yang kelaparan?
> > 
> > Sadarlah pemerintah ku dan wahai pengusaha 
> nasional, jangan terlalu rakus!!!
> > 
> > Salam,
> > Aldo Putra Lubis
> > 
> > 
> >  
> > 
> > 
> > 
> > ____________ _________ _________ __
> > From: hs <hsuwirya@ .>
> > To: saham <[EMAIL PROTECTED] com>
> > Sent: Friday, November 14, 2008 3:39:25 PM
> > Subject: [saham] Wapres:Apa salahnya Bakrie 
> dibantu
> > 
> > 
> > Wapres Jusuf Kalla melihat perusahaan nasional 
> yang banyak membuka lapangan kerja tidak ada 
> salahnya dibantu jika sedang mengalami kesulitan 
> seperti halnya Grup Bakrie.
> > 
> > Dia menyayangkan sikap curiga dan apriori publik 
> terhadap pertemuan pemerintah dan kalangan 
> pengusaha. Menurutnya, di negara seperti Jepang 
dan 
> China juga kerap ada pertemuan pemerintahnya dan 
> kalangan pengusaha.
> > 
> > "Jangan terlalu apriori dengan 
pertemuan-pertemuan 
> pengusaha nasional. Kalau ada pengusaha yang 
> bermasalah mari kita bantu apa salahnya bertemu. 
> Jepang juga begitu, China juga begitu, curiga 
amat. 
> Saya tersinggung kalau perusahaan nasional tidak 
> dibantu," tegas Kalla usai jumpa pers di Istana 
> Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, 
Jumat 
> (14/11/2008) .
> > 
> > Kalla mengingatkan kalau terus menumbuhkan sikap 
> curiga terhadap pengusaha itu justru berbahaya. 
> Pengusaha menurutnya, telah membuka banyak 
lapangan 
> kerja dan tidak ada lapangan kerja kalau tidak ada 
> pengusaha.
> > 
> > "Masa Bakrie dilihat supaya jatuh apa salahnya 
> dibantu. Astra juga dulu dibantu, malah dulunya 
> konglomerat- konglomerat dibantu, bank-bank 
> bermasalah dibantu. Masa Bakrie 1-2 hari dibantu 
kok 
> dimasalahin apa salahnya? Ini kan hanya kecil," 
ujar 
> Kalla.
> > 
> > Grup Bakrie saat ini memang sedang mengalami 
> kesulitan likuiditas untuk membayar repo sahamnya. 
> Segala upaya tengah dilakukan grup Bakrie agar 
bisa 
> melunasi utangnya yang hampir mencapai Rp 12 
> triliun.
> > 
> > 
> > 
> > Sumber: detikcom 
> > 
> > ____________ _________ _________ __
> > Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru 
> > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di 
domain 
> baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum 
> diambil orang lain!
> >
>



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke