Tidak perlu punya 2 mobil, nanti kan muncul penjual plat nomor "asli" jadi bisa ganti tipa hari, ganjil atau genap.
Orang kita kan paling kreatif dalam menangkap ide bisnis, hehehe........ ----- Original Message ----- From: [email protected] To: [email protected] Sent: Thursday, December 06, 2012 5:40 PM Subject: Re: [saham] Jokowi Soal 'Ganjil-Genap': Kalau Tidak Berani ya Tidak Usah Jadi Pemimpin Menurut saya gak terlalu efektif. Lha kalau pemilik mobil di jakarta 1 rumah misalnya punya mobil lebih dari satu dan nomernya ada yg genap dan ganjil. Tinggal gonta ganti aja mobilnya sesuai nomer genap apa ganjil nomer platnya. Di ibukota jakarta banyak pemilik mobil lebih dari satu. Rumah boleh satu tapi mobilnya banyak. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT ------------------------------------------------------------------------------ From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Thu, 6 Dec 2012 10:24:23 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Jokowi Soal 'Ganjil-Genap': Kalau Tidak Berani ya Tidak Usah Jadi Pemimpin Itu yg angka blkngnya ganjil atau genap ya? Sent from my BlackBerry® smartphone ------------------------------------------------------------------------------ From: "kangduren" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 06 Dec 2012 09:36:44 -0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] Jokowi Soal 'Ganjil-Genap': Kalau Tidak Berani ya Tidak Usah Jadi Pemimpin oke dehh....... http://news.detik.com/read/2012/12/06/130750/2111059/10/?992204topnews cuma buset tuh masa tiap hr nambah motor 1.400, mobil tambah 450 buset deh. ASII IMAS melejit lg dong, org beli kendaraan lg buat lengkapin nomornya.
