Assalamu'alaikum Suatu ketika saya berbincang dengan seorang kawan seputar sulitnya mendidik anak di zaman seperti ini.
Paling tidak ada dua hal yang kemudian bagi saya masih menjadi perenungan I. Ibu bekerja, anak dengan siapa? Ibu bekerja atau punya banyak aktivitas di luar rumah, tentu tidak ada yang melarang. Ada seorang kawan yang istrinya bekerja di luar rumah, sehingga anaknya dijaga oleh neneknya. Si nenek rupanya gak mau repot dengan cucunya, jadi si cucu diputerin TV...dengan channel favorit MTV.. jadilah si anak yang masih kecil itu sudah hapal lagu lagu orang dewasa. Mungkin tidak masalah kalau si anak yang dititipkan ke nenek atau pembantu yang memiliki pemahaman atau fikroh islam yang -minimal- sama dengan sang ibu. Kalau tidak? Wah, bisa jadi jawara dangdut karena sering denger lagu yang diputer pembantu... 2. Anak Banyak, kontrol susah Ada lagi cerita tentang seorang ustad yang "curhat". anaknya banyak. Anak nomor 1 - 4 hafalan Quran nya bagus. Anak ke 1 besar di pakistan, hafalannya bagus. Anak ke dua besar di mesir, hafalannya bagus. ke 3 dan ke 4 juga hafalannya bagus. Nah, anak ke 5 hafalannya Nidji, yang ke 6 Samson. Ada juga ustad yang anaknya juga banyak. Mungkin karena salah satunya ada yang "bandel" akhirnya masuk pesantren. Tapi di pesantren tetap aja "bandel" sampai sampai dia ngintip santri putri mandi. Kata ustad ustad tsb, kalau anak banyak..susah ngontrol satu satu. Yang awal-awal mungkin masih bagus. Tapi yang belakangan lahir, bisa jadi ngontrol nya juga makin sulit. Zaman kaya gini... Memang sih kalo kita tinggalnya di Palestina, biar si ibu kerja dan anaknya banyak, semangatnya jihad melulu. Atau kalau satu kampung atau satu kota orang soleh semua, seperti kondisi Madinah yang banyak sahabat nabi, hal itu gak masalah. Biar anak kita banyak, mereka mainnya sama anak anak orang soleh semua. Gak bakal deh dapat hapalan Peter Pan dari temennya. Ada juga dapat hapalan quran dari temennya. :) Nah, ini dia dilema ...maksudnya ... perenungan saya. ada yang punya masukan. Siapa tahu bisa jadi tips menarik untuk mendidik anak Terima Kasih --------------------------------------------------- This email was sent using SCTVNews Webmail. "get your free email" http://www.sctvnews.com/

