"SEMOGA ALLAH SWT MEMPERKENANKAN KITA SEMUA UNTUK BERTAMU KE RUMAHNYA. SUKSES 
SELALU. 



----- Forwarded Message ----
From: bobby herwibowo <[EMAIL PROTECTED]>
To: Januar Iman <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: SPS <[EMAIL PROTECTED]>; Joko Susilo <[EMAIL PROTECTED]>; jurnalisme 
<[EMAIL PROTECTED]>; ahmad juwaini DD <[EMAIL PROTECTED]>; kafe muslimah 
<[EMAIL PROTECTED]>; kajian islam <[EMAIL PROTECTED]>; kajian lepas kerja 
<[EMAIL PROTECTED]>; keluarga sakinah <[EMAIL PROTECTED]>; khalid ddtravel 
<[EMAIL PROTECTED]>; khazanah islam <[EMAIL PROTECTED]>; kusnandar DD <[EMAIL 
PROTECTED]>; devi <[EMAIL PROTECTED]>; kisah islam <[EMAIL PROTECTED]>; kiswah 
1426 <[EMAIL PROTECTED]>; kmii jepang <[EMAIL PROTECTED]>; komunitas wedangjae 
<[EMAIL PROTECTED]>; komunitas psikologi <[EMAIL PROTECTED]>; kontak jodoh 
<[EMAIL PROTECTED]>; kota rembang <[EMAIL PROTECTED]>; kusnadi indomobil 
<[EMAIL PROTECTED]>; kuwais cairo <[EMAIL PROTECTED]>; lady sword
 <[EMAIL PROTECTED]>; m mauliddin <[EMAIL PROTECTED]>; motivasi indonesia 
<[EMAIL PROTECTED]>; Muhaswad Dwiyanto <[EMAIL PROTECTED]>; Agus Soetomo 
<[EMAIL PROTECTED]>; muslim kebumen <[EMAIL PROTECTED]>; muzdalifah bandung 
<[EMAIL PROTECTED]>; my masjid <[EMAIL PROTECTED]>; namira ramani <[EMAIL 
PROTECTED]>; bukhari nasution <[EMAIL PROTECTED]>; miet <[EMAIL PROTECTED]>; 
evi2 triwarsana <[EMAIL PROTECTED]>; Niyao De Ai <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, November 26, 2008 1:44:21 PM
Subject: HAJI MABRUR: MAKNA TERTINGGI SHALAT ARBAIN


MAKNA TERTINGGI SHALAT ARBAIN
 
Jemaah haji Indonesia yang berangkat dalam gelombang I kini tengah berada di 
Madinah Al Munawarah. Mereka  berada di sana selama 8-9 hari lamanya. Berbagai 
aktifitas ibadah mereka lakukan di sana . Mulai dari shalat fardhu yang lima 
waktu, ibadah-ibadah sunnah, berziyarah ke makam Rasulullah Saw dan para 
sahabat, dan melakukan Shalat Arbain. Apa itu Arbain? Arbain adalah sebuah 
silsilah ibadah shalat fardhu yang dilakukan sebanyak 40 kali tanpa terputus 
sekalipun. Sebagaimana yang disampaikan dalam sebuah hadits Rasulullah Saw yang 
berbunyi:
Dari Anas bin Malik yang diriwayatkan secara marfu'' bahwa Rasulullah SAW 
bersabda, "Orang yang shalat di masjidku (nabawi) sebanyak 40 kali shalat tidak 
terlewat satu kali pun, maka telah ditetapkan baginya kebebasan dari neraka, 
keselamatan dari adzab dan kemunafikan." (HR Ahmad dan At-Thabrany)
Meski terdapat perdebatan mengenai status hadits ini, namun yang perlu menjadi 
perhatian kita semua adalah bagaimana hikmah terpenting yang dapat diambil dari 
pelajaran Shalat Arbain bagi setiap jemaah haji yang melakukannya.
Rasulullah Saw pernah bersabda bahwa shalat di masjid Nabawi pahalanya adalah 
1000 kali lipat dibanding shalat di tempat lain. Sebagaimana sabdanya: 
Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama 1000 kali dibanding shalat 
di masjid lainnya kecuali di Masjidil Haram dan shalat di Masjidil Haram lebih 
utama 100.000 kali shalat daripada masjid lainnya. (HR. Ahmad Ibnu Huzaimah dan 
Hakim).
 
Hadits ini menjadi stimulan dan motivasi bagi setiap muslim yang berada di 
Madinah untuk memperbanyak ibadah di masjid Nabawi wa bil khusus ibadah shalat 
baik fardhu maupun sunnah. Maka tak jarang demi mempertahankan shalat berjamaah 
di Masjid Nabawi, terlihat banyak sekali jemaah haji yang rela beri'tikaf di 
masjid berlama-lama hanya demi menunggu datangnya waktu shalat berjamaah. Dari 
waktu shalat yang satu ke waktu yang lain mereka semua menanti dengan penuh 
harap. Hal ini seperti yang digambarkan dalam hadits Rasulullah Saw:
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bertanya, 'Maukah kalian aku 
tunjukan amalan yang dapat menghapus dosa-dosa dan dapat mengangkat derajat (di 
surga)?". Para Sahabat menjawab, 'Tentu, wahai Rasulullah.' Yaitu 
menyempurnakan wudhu pada waktu-waktu yang tidak disukai, memperbanyak langkah 
ke mesjid dan menunggu shalat setelah selesai shalat. Itulah yang harus kalian 
utamakan.'" (HR. Muslim)
 
Spirit yang mereka rasakan saat menjalankan ibadah Shalat Arbain di Masjid 
Nabawi adalah betapa mereka merasa sayang apabila tertinggal shalat berjamaah 
meski hanya satu kali, sebab hal itu akan membuat Arbain yang hendak mereka 
capai menjadi gugur.
Pernah suatu saat ada seorang jemaah haji dari Indonesia yang begitu sigap 
menghadiri shalat  berjamaah di Masjid Nabawi. Namun begitu terdengar iqamah 
berkumandang, tiba-tiba ia merasakan perutnya tidak beres dan ia pun pergi ke 
toilet untuk mengambil air wudhu lagi. Ia hanya tertinggal takbiratul ihram 
imam shalat, bukannya tertinggal shalat berjamaah. Namun ia menyatakan 
penyesalannya sebab ia datang terlambat menghadiri shalat berjamaah.
Begitu bersemangat dan pantang menyerah mereka mempertahankan shalat berjamaah 
di masjid Nabawi. Dan itulah gambaran kaum muslimin sejati yang sigap menjawab 
panggilan Allah Swt saat adzan berkumandang.
 
Jemaah haji yang tengah menjalani ibadah Shalat Arbain di Madinah tengah 
belajar menghilangkan sifat kemunafikan dalam diri mereka dan menghadiri 
panggilan Allah Swt saat adzan berkumandang. Hal itu seperti yang termaktub 
dalam hadits Shalat Arbain di atas bahwa hikmah dari ibadah tersebut adalah 
membebaskan manusia dari sifat munafik dan membebaskan mereka dari belenggu api 
neraka.
Hanya muslim yang berpasrah diri kepada Allah yang ringan untuk menjawab 
pangggilan Allah Swt, baik secara jiwa maupun harta. Maka ibadah shalat fardhu 
empat  puluh waktu atau Arbain inilah yang melatih mereka untuk menjadi hamba 
Allah yang tulen, yang terbebas dari kungkungan dunia dan terbebas dari 
belenggu kemunafikan dirinya.
Semoga sekembalinya para jemaah haji dari tanah suci, mereka akan terus diberi 
kekuatan untuk menghadiri shalat berjamaah di rumah-rumah Allah yang berada di 
lingkungan mereka. Amien!
 
Salam, 
H. Bobby Herwibowo
Pembimbing Haji & Umrah DD Travel
Keutamaan Sebuah Perjalanan
021-7211035 / 0817200456 



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke