KKS Melati dan Hornet Selenggarakan Sunnatan Massal Bagi Dhuafa
http://www.portalinfaq.org/g02x01_article_view.php?article_id=463
KKS Melati dan Hornet Selenggarakan Sunnatan Massal Bagi Dhuafa KKS
Melati bekerjasama dengan Hornet (Honda Riders on Internet) merupakan
komunitas berbentuk paguyuban pemilik dan pengguna motor Honda dan
Portalinfaq mengadakan kegiatan sunnatan massal bagi anak-anak tidak mampu
pada hari Sabtu, 23 Desember 2006 lalu di SMP Negeri 71, Jl. Rawasari Timur,
Kompleks Perkantoran Rawa Kerbau No. 12 Cempaka putih - Jakarta Pusat.
Peserta sunnatan massal kali ini adalah :
Anak-anak jalanan dari 2 Rumah Singgah (RS Sekar - Tanjung Priok dan RS
Balarenik-Penggilingan)
Anak-anak dari SDS Nurani Insani Petamburan (sekolah dhuafa)
Anak-anak dari Kelompok Belajar Anak Sumbangsih Kamal Muara (sekolah dhuafa)
Anak-anak keluarga dhuafa (dari Bina Peduli Dhuafa - Cipete)
Anak-anak dari sekitar Melati Taman Baca - Ampera
Anak-anak dari kampung dhuafa di daerah Tambun - Bekasi, serta
Anak-anak dari lingkungan sekitar SMP Negeri 71 dengan jumlah peserta
sebanyak 74 anak.
Sebelum dikhitan, setelah registrasi ulang anak-anak diwajibkan untuk
mengikuti pemeriksaan awal. "Pemeriksaan awal ini untuk memastikan kondisi
anak sebelum dikhitan dan meminimalisir kondisi yang tidak diinginkan terhadap
anak-anak pasca sunatan. Seminggu setelah sunatan, anak-anak juga akan
diperiksa kembali di Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan pasca sunat" (ujar
Meinawati sebagai project officer kegiatan ini).
Sebanyak 23 orang dokter dan 28 orang paramedis turut berpartisipasi dalam
kegiatan sunatan masal ini. Sebagian besar diantaranya berasal dari Rumah
Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak, beberapa lainnya dari Rumah Sakit Cipto
Mangunkusumo, beberapa dari klinik dokter dan para relawan dokter KKS Melati.
Mereka datang secara pribadi dan tidak dipungut biaya. "Baksos ini dapat
menyeimbangkan jiwa kami untuk terus peduli kepada sesama yang berkekurangan.
Dengan cara ini kami selaku dokter dapat memberikan sumbangsih ilmu kami
kepada masyarakat," ujar Dr.Yoyon, salah satu dokter yang hadir pada kegiatan
tersebut.
Berbagai acara digelar dalam kegiatan tersebut. Sebuah panggung dengan ragam
acara mulai dari marawis dari siswa SMPN 71, band dari anak-anak Rumah Singgah
SEKAR, mendongeng yang dibawakan oleh beberapa rekan, Magic Baloon yang cukup
menghibur adik-adik pasca sunat, operet dari Melati Taman Baca, penampilan
anak-anak jalanan dan siswa-siswi SMPN 71, hingga permainan-permainan dengan
hadiah menarik. "Acaranya memang dikemas sedemikian rupa dengan harapan agar
anak-anak yang akan dikhitan tidak tegang ketika menunggu giliran" (ujar Shanti
sebagai relawan yang bertugas mengkoordinir acara).
Selain panggung acara, dipojok area sekolah diadakan pula kegiatan bazaar
murah. "Tujuannya adalah untuk menyediakan pakaian layak pakai dan
barang-barang kebutuhan rumah dengan harga murah, sehingga dapat terjangkau
oleh masyarakat sekitar sekolah," (ujar Vita sebagai sang coordinator bazaar
murah ini). Salah satu penyumbang terbanyak pakaian layak pakai adalah dari
Jakarta Internasional School.
Selain relawan-relawan KKS Melati dan Bikers yang tergabung di dalam Hornet,
kegiatan ini juga melibatkan anak-anak SMP Negeri 71, Jakarta. Bapak Suryana
sebagai pembina OSIS di SMP tersebut mengharapkan dengan keterlibatan mereka
dalam kegiatan kerelawanan ini, anak-anak tersebut dapat belajar mengenai
dunia kerelawanan, dan dapat membangun rasa empati yang ada dalam diri mereka
sejak masih duduk di bangku sekolah.
---------------------------------
Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask your question
on Yahoo! Answers.
[Non-text portions of this message have been removed]