Ada artikel bagus nih dari UGM mengenai fungsi kegiatan belajar mengajar di
perguruan tinggi. Jika sepakat dgn wacana dan gagasan yang diungkapkan, harap
disebarluaskan...
Berikut rangkumannya:
Redefinisi Makna Kuliah
Belajar di perguruan tinggi merupakan suatu pilihan strategik dalammencapai
tujuan individual seseorang. Semangat, cara belajar, dan sikap mahasiswa
terhadap belajar sangat ditentukan oleh kesadaran akan adanya tujuan individual
dan tujuan lembaga pendidikan yang jelas.
Dosen dan kuliah bukan merupakan sumber pengetahuan utama. Oleh karena itu,
perlu diredefinisi pengertian kuliah sejak mahasiswa masuk perguruan tinggi.
Kuliah merupakan ajang untuk mengkonfirmasi pemahaman mahasiswa dalam proses
belajar mandiri. Untuk mendukung proses belajar mengajar seperti itu,
pengendalian proses belajar harus dipandang lebih penting daripada hasil atau
nilai ujian. Kalau proses belajar dijalankan dengan baik, nilai merupakan
konsekuensi logis dari proses tersebut. Kalau proses belajar tidak dikendalikan
secara semestinya, nilai tidak akan mencerminkan adanya perubahan perilaku
walaupun nilai tersebut menambah atribut seseorang. Dengan demikian, akhirnya
perguruan tinggi hanya berfungsi sebagai lembaga jasa pengujian (testing
service institute) bukan lembaga pendidikan.
Banyak jalan menuju sukses pribadi. Perguruan tinggi paling tidak memberi jalan
dan kontribusi yang berarti untuk menuju sukses pribadi sekaligus sukses bagi
masyarakat.Perilaku mahasiswa di perguruan tinggi akan mewarnai berbagai sukses
pribadi seseorang dan juga sukses masyarakat dan negara.
Dalam kondisi budaya belajar yang terlanjur menyimpang dari tujuan belajar
yang seharusnya, tugas perguruan tinggi adalah mengubah secara radikal budaya
menyimpang tersebut. Kesan keliru tentang arti kuliah dan belajar dapat diubah
bila perguruan tinggi menciptakan citra baru tentang makna belajar melalui
perubahan proses pembelajaran. Tidak selayaknya perguruan tinggi mengikuti
selera mahasiswa atau masyarakat yang keliru. Perguruan tinggi harus mampu
menghasilkan lulusan yang dapat mengubah masyarakat menjadi lebih baik.
Pertanyaan mendasar yang diajukan oleh Hall dan Cannon (1975) berikut ini perlu
direnungkan dalam penyelenggaraan perguruan tinggi:
Should a university course be devised to help a student to fit into society
or to encourage a student to change society?
Jadi, fungsi perguruan tinggi tidak hanya memberi keterampilan yang sesuai
dengan kebudayaan tenaga kerja (link and match) tetapi lebih dari itu: memberi
wawasan, visi, kearifan, daya inovasi daya belajar cepat dari situasi, daya
nalar kritis, dan kepribadian kesarjanaan.
_____________________________________________________
Jika kebenaran adalah kebenaran, akhirnya kebenaran itu akan terbuka.
Kebenaran tidak membutuhkan ancaman, intimidasi,
atau tekanan sosial untuk meyakinkan orang lain atas realitasnya.
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos?
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.
Messages in this
topic (1)
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]