--- On Fri, 4/24/09, nova criesty <[email protected]> wrote:

From: nova criesty <[email protected]>
Subject: FW: Hati hati untuk orangtua yang punya putra/putri:
To: "noc" <[email protected]>, "oke" <[email protected]>, "ramadhani 
putra" <[email protected]>, "bintang" <[email protected]>, "imelda" 
<[email protected]>, "steven" <[email protected]>, "mangesti" 
<[email protected]>, "erma" <[email protected]>
Date: Friday, April 24, 2009, 4:27 PM



--- On Fri, 4/24/09, Renza Fahlevi 
<imceaex-_o=indosat_ou=batam_cn=recipients_cn=6080111...@indosat.com> wrote:

From: Renza Fahlevi 
<imceaex-_o=indosat_ou=batam_cn=recipients_cn=6080111...@indosat.com>
Subject: FW: Hati hati untuk orangtua yang punya putra/putri:
To: "cece" <[email protected]>, [email protected], 
[email protected]
Date: Friday, April 24, 2009, 12:08 AM



 





 
#yiv655938039 _filtered #yiv1601297563 {
font-family:Tahoma;}
#yiv655938039 _filtered #yiv1601297563 {
font-family:Trebuchet MS;}
#yiv655938039 _filtered #yiv1601297563 {margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;}
#yiv655938039 #yiv1601297563 P.MsoNormal {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Times New Roman";}
#yiv655938039 #yiv1601297563 LI.MsoNormal {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Times New Roman";}
#yiv655938039 #yiv1601297563 DIV.MsoNormal {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Times New Roman";}
#yiv655938039 #yiv1601297563 A:link {
COLOR:blue;TEXT-DECORATION:underline;}
#yiv655938039 #yiv1601297563 SPAN.MsoHyperlink {
COLOR:blue;TEXT-DECORATION:underline;}
#yiv655938039 #yiv1601297563 A:visited {
COLOR:purple;TEXT-DECORATION:underline;}
#yiv655938039 #yiv1601297563 SPAN.MsoHyperlinkFollowed {
COLOR:purple;TEXT-DECORATION:underline;}
#yiv655938039 #yiv1601297563 SPAN.EmailStyle17 {
COLOR:navy;FONT-FAMILY:Arial;}
#yiv655938039 #yiv1601297563 DIV.Section1 {
}

 

 


Semoga 
bermanfaat, mohon maaf bila ada yg sdh pernah 
menerima.. 
Sekedar 
reminder agar lebih waspada… 
   




From: Mujib 

Sent: Friday, April 24, 2009 
7:56 AM
To: 
Subject: 
Fyi 
   

  
 
Hati hati untuk orangtua yang punya 
putra/putri: 
  
  
Ini adalah kisah  nyata yang terjadi 
dikota Pekan baru, tetangga propinsi Sumatera barat. 
Beberapa saat yang lalu 
seorang ibu yang merupakan Istri seorang dosen di Kota Pekanbaru 
telah 
kehilangan anak laki-lakinya berusia belia . 
Kira-kira umurnya 8 hingga 9 
tahun ( kelas  2 SD) 
Anak itu berparas cukup ideal sehat dan pintar. 

  
Setelah seminggu hilang dengan segala upaya dicari tetapi tidak 
membuahkan hasil. 

 Lima belas hari Kemudian salah seorang dosen 
lain yang merupakan teman dari 
suaminya melihat seorang anak dengan pakaian 
lusuh compang camping dan telah menjadi 
pengemis yang Fakir dan papa. 

Teman dosen itu melihat anak yang dimaksud di salah satu
 kota besar di Jepang. 

Dia kaget dan mengira-ngira rasanya dia pernah lihat anak itu. 
Akhir 
kata dia ingat, itu adalah putra teman yang seprofesi dengan nya di Pekanbaru. 

  
Kemudian dengan segera dia menelpon ke Pekanbaru dari Jepang. 

Ternyata benar anak itu adalah anak temannya. 
Singkat cerita anak itu 
akhirnya diboyong kembali ke
 Indonesia . 
Alangkah gembiranya 
si Ibu ketika tahu anaknya akan kembali. 
Tapi apa yang terjadi??? 
Anak 
itu memang bisa pulang dan bertemu dengan kedua orang tuanya 
tetapi tidak 
bisa lagi bicara karena telah kehilangan lidahnya yang sengaja dipotong 

supaya tidak bisa memberikan informasi. 
Apa yang terjadi dengan anak 
itu?? 
Setelah diperiksakan ke dokter ternyata salah satu ginjalnya telah 
diambil secara paksa 
Melalui operasi untuk di jual kepada yang membutuhkan. 

  
Alangkah malangnya nasib anak itu, setelah ginjalnya di ambil dia 
harus 
kehilangan lidahnya agar tidak bisa dikorek informasi darinya. 
Dan 
ibu si anak sangat stress dengan kejadian ini. 
Dimana hati nurani orang yang 
telah berbuat zalim ini. 
Dia dapat keuntungan dari menjual dan mencuri 
ginjal tetapi balasannya dia 
menuntut untuk memotong lidah anak yang telah 
diambil ginjalnya tadi. 
Ini pelajaran buat kita semua untuk hati-hati 
terhadap anak-anak kita. 
Jangan sekali-kali lepas dari perhatian kita. 

Apalagi ketika membawa mereka ketempat keramaian seperti pasar dan mall 
serta tempat wisata lainnya. 
  
Kemudian kalau anak-anak tersebut 
pergi ke sekolah sebaiknya ada kakak atau temannya 
yang menemani kalau orang 
tuannya tak bisa. 
  
Semoga kisah pilu ini tidak terjadi pada 
keluarga kita. Dan semoga orang zalim seperti itu 
mendapat ganjaran yang 
setimapl. Kok ada manusia yang begitu zalim didunia ini. 
Mulanya saya 
mengira hanya ada di film dan sinetron. 
  
Dr. Leo Marcelinus 
Handoko HP., SpKJ, MSc 
Psychiatrist & Consultant of Nerve Revitalization 

  
Di copas dari Milis Femina. 
Tolong disebarkan untuk teman2 
yang lainnya. 
  
  
  
  


*****
"This message is intended only for recipients who are authorized to receive it. 
It contains confidential and/ or legally priveleged information belong to PT 
INDOSAT Tbk ("INDOSAT"), therefore the authorized recipients shall  protect 
this confidential information disclosed pursuant to provisions of Indosat's 
policy.
If you are not a valid recipient of this message, please delete it from your 
system and/ or destroy all of the tangible material produced from the 
information herein together with all copies or reproductions thereof and notify 
the sender immediately. 
Please also be notified that any disclosure, copying, distribution or taking 
any action based on the contents of this message is strictly prohibited and may 
be unlawful".
*****



      


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke