Maafkan & Lupakan
Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang
berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, mereka
bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena
tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia
menulis di atas pasir :
HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU.
Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka
memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka
hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil
diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takut
sudah hilang, dia menulis di sebuah batu
HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU.
Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, "Kenapa
setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan
sekarang kamu menulis di batu ?" Temannya sambil tersenyum
menjawab, "Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus
menulisnya di atas pasir agar "angin maaf" datang berhembus dan
menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa
terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak
bisa hilang tertiup angin."
Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan
konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh
karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan
masalah lalu. Belajarlah menulis di atas pasir
_________________________________________________________________
New Windows 7: Simplify what you do everyday. Find the right PC for you.
http://windows.microsoft.com/shop
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
To unsubscribe from this group, send email to
aga-madjid+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words
"REMOVE ME" as the subject.