Bila Ukuran Pupil Mata Tidak Sama
Merry Wahyuningsih - detikHealth


Ukuran Pupil Beda (Foto: Adam)Jakarta, Jarang sekali orang memperhatikan ukuran 
pupil mata. Pupil adalah 
lingkaran hitam terkecil di bola mata yang normalnya kedua ukurannya 
sama. Tapi bila ukuran pupil tidak sama itu artinya ada yang tidak beres dengan 
mata. 

Ketika cahaya masuk malalui pupil, akan diteruskan melalui lensa mata, yang 
memusatkan bayangan ke retina. Bila bayangan 
diterima oleh retina, artinya kita dapat melihat suatu benda.

Seperti dilansir mayoclinic, ukuran pupil dikendalikan oleh otot. Bila kondisi 
lingkungan gelap dan memerlukan banyak cahaya, pupil akan 
membesar. Sebaliknya, bila cahaya bertambah terang, pupil akan mengecil.

Pada beberapa orang yang mengalami gangguan mata, ukuran kedua pupil bisa 
berbeda. Satu mata berukuran pupil normal, dan mata yang lain pupil 
lebih besar atau kecil. Hal ini biasanya sering terjadi pada anak-anak.

Gejala pupil yang tidak seimbang atau dalam kamus kedokteran disebut Anisocoria 
ini bervariasi dari bentuk ringan hingga parah. Anisocoria ringan tidak 
mengancam dan dapat disembuhkan dengab pengobatan yang 
benar.

Orang yang mengalami ketidakseimbangan pupil, tidak bisa 
menahan pandangan untuk jangka waktu yang lama. Mereka juga memiliki 
rasa takut terhadap cahaya, atau yang disebut dengan photophobia.

Jika pupil tidak seimbang biasanya tekanan dan rasa sakit juga dirasakan di 
sekitar mata, disertai dengan ketegangan mata yang parah. 
Ketidaknyamanan juga dirasakan pada bagian tubuh lain, seperti sakit 
kepala, migrain dan rasa terbakar di bagian belakang leher juga telinga.

Pupil yang tidak seimbang bisa karena bawaan sejak lahir (hereditary) atau 
disebabkan oleh faktor-faktor luar lain termasuk gangguan kesehatan.

Seperti dilansir dari Buzzle, Kamis (29/4/2010), berikut adalah faktor yang 
menyebabkan ukuran pupil mata tidak seimbang, yaitu:

1. 
Tetes mata
Beberapa tetes mata, obat alergi dan obat tetes anti gatal dapat menyebabkan 
pupil membesar. Ini adalah penyebab kecil dan efeknya hanya berlangsung selama 
beberapa jam, dan tergolong Anisocoria ringan.

2. Tanaman
Beberapa varietas tanaman dapat menyebabkan pelebaran pupil 
jika mengalami kontak langsung dengan mata. Tanaman seperti bunga 
terompet (Angel Trumpet), Deadly Nightshade, melati kuning (Yellow 
Jessamine) bila bersentuhan dengan mata akan memperbesar pupil.

3. Cedera kepala
Cedera kepala yang merusak saraf yang menghubungkan 
otak dan mata, sering menyebabkan ukuran pupil abnormal dan menyebabkan 
kedua pupil berukuran berbeda. Jika ketidakseimbangan pupil disebabkan 
oleh cedera kepala, segera lalukan pemeriksaan medis karena hal ini 
bukanlah hal yang enteng.

4. Sindrom Horner
Sindrom Horner 
adalah jenis kelainan dimana saraf kelopak mata tetap terbuka yang 
disebabkan karena kerusakan saraf oculosympathetic (serat saraf 
simpatetik yang mengendalikan wajah, mata, kelopak mata ). Pupil akan 
terlihat sangat kecil dan tidak tanggap terhadap cahaya.

Hal ini 
juga dapat disebabkan oleh kerusakan saraf simpatetik yang berjalan 
menyusuri arteri karotid dan menghubungkan bagian belakang otak. Gejala 
ini dapat menandakan hal serius seperti tumor atau penyakit jantung.

5. Kerusakan saraf kranial
Saraf kranial ketiga atau saraf oculomotor 
mengontrol gerakan mata dan otot yang menyebabkan pembukaan dan 
penutupan mata. Kerusakan saraf ini menyebabkan ukuran pupil tidak sama, 
penglihatan ganda serta kelopak mata terkulai.

Diabetes dapat 
merusak saraf ini dan menyebabkan pupil tidak seimbang. Obat-obatan, 
virus, kafein, dan zat kimia tertentu dapat pula menyebabkan kerusakan 
saraf kranila ketiga.

6. Pupil Adie
Alasan tertentu di balik 
pupil Adie tidak diketahui. Kadang-kadang pupil yang tidak seimbang dan 
dapat kembali ke bentuk normal tanpa pengobatan. Hal ini dapat 
disebabkan oleh beberapa infeksi virus yang merusak serat saraf yang 
mengendalikan otot-otot mata yang menyebabkan kesulitan dalam 
memfokuskan benda.

7. Penyebab lain
Pupil yang tidak seimbang 
dapat disebabkan oleh bakteri meningitis , ensefalitis (peradangan akut 
otak yang disebabkan oleh infeksi virus), tumor otak atau tumor dada. 
Dapat juga karena efek obat-obat terlarang tertentu seperti kokain dan 
mariyuana.

Pupil mata tidak seimbang dapat didiagnosis dengan 
Neuro Imaging atau Magnetic Resonance Imaging (MRI). Penggunaan kacamata 
matahari juga bisa melindungi mata.

Antibiotik dapat 
diberikan jika penyebabnya bakteri meningitis. Sedangkan kortison dan 
penghilang rasa sakit digunakan untuk mengobati pembengkakan dan 
mengurangi rasa sakit.

Obat anti kanker atau antikonvulsan juga 
dapat ditentukan tergantung pada tingkat kondisi keparahan. Obat 
antikonvulsan dapat mengendalikan kejang dan gangguan otak yang juga 
berhubungan dengan anisocoria.(mer/ir) 


      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke