Clear DayMengapa Harus Menunggu?
Oleh: Andrie Wongso

Dikisahkan, ada seorang anak berusia 9 tahun. Saat dia sedang membantu ayahnya 
mengangkut batu bara demi mengumpulkan dana untuk kegiatan amal, terjadilah 
kecelakaan yang telah merubah seluruh kehidupannya. Dia terjatuh, dan kakinya 
terlindas kereta api barang sehingga sepasang kaki harus diamputasi. 
Berbulan-bulan, hari-harinya diwarnai dengan penderitaan panjang, dia harus 
berjuang dari satu meja operasi ke meja operasi lainnya dan menghabiskan 
jam-jam yang sangat menyakitkan.

Namun dia tidak pernah patah semangat dan dengan tegar menjalaninya sehingga 
dokter mengijinkannya keluar dari rumah sakit dengan berkursi roda. Tanpa 
membuang waktu dia ingin menguji fisiknya dengan belajar berenang. Pertama kali 
masuk ke air, dia pun langsung tenggelam sampai ke dasar kolam renang. 
Pelatihnya menggunakan jala untuk mengangkatnya naik ke permukaan. Pelajaran 
mengapung dan seterusnya dilakukan setiap hari dan 5 bulan kemudian dia mampu 
berenang sebanyak 52x panjang kolam renang tanpa berhenti! Sungguh luar biasa!

Dan sejak saat itu, tidak ada lagi yang bisa menghalangi keinginannya untuk 
melakukan kegiatan fisik layaknya orang-orang yang bertubuh normal. Dia belajar 
menyetir mobil, ikut balapan dan berhasil menjadi atlet gokart yang handal, 
disegani dan terkenal.

Ketekunannya berlatih fisik di kolam renang dan tempat tinggalnya yang tak jauh 
dari pantai, menginspirasinya belajar menjadi surf lifeguard, yaitu penjaga 
pantai yang melindungi dan menyelamatkan para peselancar. Dia satu-satunya 
manusia di dunia, tanpa kaki yang berprofesi seperti itu. Dia juga belajar 
Taewondo hingga memperoleh Dan 3. Olahraga lempar cakkram, tolak peluru dan 
lempar lembing berhasil mengalungkan 35 medali dalam kehidupannya. Pencapaian 
prestasinya melandasi kepercayaan dirinya membina hubungan dengan seorang 
wanita yang dicintai. Akhirnya dia menikah dan memperoleh 3 orang anak. Bersama 
istrinya, mereka bahu membahu menjadi pengusaha sukses. Berkat prestasi dan 
keinginannya membantu orang lain agar tidak menyerah, akhirnya menghantarkannya 
menjadi pembicara motivasional kelas dunia. Pemuda hebat itu bernama TONY 
CHRISTIANSEN.

Saat ditanya apa rahasia suksesnya? Dia menjawab: Mengapa harus menunggu? 
Jangan menghabiskan waktu dengan duduk dan menunggu tertabrak kereta api 
sebelum melakukan sesuatu dan mencetak berprestasi. Kecelakaan yang saya alami 
telah mengasah karakter serta hidup saya dalam beragam cara! Membantu saya 
dalam menyampaikan pesan kepada semua orang yang mau mendengar, mau belajar 
serta mau merubah hidup lebih baik! Jadi, mengapa harus menunggu? Segera 
lakukan! - TAKE ACTION!!"

Pembaca yang luar biasa,

Hidup adalah tindakan! Live is action! Sebuah cita-cita yang indah, jika hanya 
menunggu tanpa bertindak nyata, maka tinggal hanya mayat cita-cita, sebuah 
perencanaan yang matang tanpa action! Cuma menyisakan coretan kosong.

Cerita manusia luar biasa Tony Christiansen tadi cukup jelas pelajaran yang 
bisa kita ambil. Bagaimanapun keadaan fisik kita , atau betapapun jeleknya 
keadaan di luar kita, semuanya bisa di rubah, nothing is impossible, tiada yang 
mustahil!

Manusia yang paling penting adalah jangan krisis mental. Dengan kekayaan 
mental, seseorang akan berani memulai dari apa adanya dia, dan semua 
perjuangannya diarahkan pada titik target besar yang punya bobot dan bernilai. 
Dengan cara hidup punya kaya mental seperti itu, kita pasti akan selalu 
menyambut hari-hari baru penuh dengan syukur, optimis, gembira dan menciptakan 
sukses yang luar biasa! [AW]


-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

<<Clear Day Bkgrd.JPG>>

Kirim email ke