kasih brooo
  ----- Original Message ----- 
  From: Arka thea 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, May 27, 2010 10:03 AM
  Subject: Re: ~ aga ~ Koran-koran


  mending baca koran yg ++ aja dah.. baca koran soal pemerintah cape hati.. 


  2010/5/27 maHen <[email protected]>

    tambah antipati gw ama pemerintah.....tugasnya bukannya menyejahterakan 
rakyat malah menyengsarakan rakyat...
    mana janji manismu......(kata nidji)


    N


    ajib wrote:



         Walah, Bensin Motor Mau Dibatasi?

      /Rabu, 26 Mei 2010 | 12:05 WIB/
      MOTOR PLUS/GT
      *TERKAIT*

         * Pembatasan Premium Masih Taraf Wacana

           
<http://otomotif.kompas.com/read/2010/04/21/15225041/Pembatasan.Premium.Masih.Taraf.Wacana>


         * Smart Card Bisa Sulut Kekacauan

           
<http://otomotif.kompas.com/read/2008/02/10/17463543/Smart.Card.Bisa.Sulut.Kekacauan.>


      *JAKARTA, KOMPAS.com *— Rencana pemerintah membatasi konsumsi bahan bakar 
bersubsidi (premium) tampaknya sudah mulai melebar. Setelah mobil (meski belum 
dilaksanakan), kini giliran motor akan dibatasi. Hal ini pun dinilai tak masuk 
akal. Pasalnya, kendaraan roda dua kini dijadikan alat transportasi paling 
ekonomis sekaligus alternatif terbaik bagi kalangan menengah ke bawah.

      Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Johannes 
Loman mengatakan, konsumsi premium jumlahnya tak sebanding dengan mobil. "Satu 
mobil sama dengan konsumsi lebih dari 10 motor. Jadi, usulan ini tak masuk 
akal," ujar Loman di sela-sela RPUST PT Astra International Tbk di FourSeasons, 
hari ini.

      Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya dan 
Mineral berencana mengurangi konsumsi BBM bersubsidi untuk kendaraan bermotor. 
Semula, wacana yang beredar adalah konsumsi BBM bersubsidi hanya boleh untuk 
kendaraan umum dan kendaraan pribadi jenis tertentu.

      Namun, wacana ini berkembang dan menyasar pada pengguna sepeda motor. Hal 
ini diutarakan Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo 
hari ini di Jakarta. "Kami sudah bicara dengan AISI. Kelihatannya sepeda motor 
tidak dapat (BBM bersubsidi)," ujar Evita.

      Sampai saat ini, Kementerian ESDM masih mendiskusikan mekanisme penerapan 
pembatasan konsumsi BBM bersubsidi. "Apakah (pembatasan) berdasarkan tahun 
pembuatan atau kapasitas mesin," ungkap Evita.

      Rencananya, penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi tersebut sudah 
diputuskan pada akhir Juni dan mulai diterapkan pada Agustus 2010.

      Pihak AISI mengaku pernah diajak rapat dengan Kementerian ESDM pada 24 
Mei 2010. Namun, dalam rapat tersebut AISI hanya memaparkan kemampuan produksi 
industri motor nasional.

      "Kami sama sekali tak ada kata setuju terkait pembatasan premium untuk 
motor karena waktu rapat kemarin tak dibahas mengenai motor, kebanyakan mobil," 
ujar Bambang Supriyadi, Sekretaris AISI, yang hadir dalam rapat tersebut.

      -- 
      you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
      to post emails, just send to :
      [email protected]
      to join this group, send blank email to :
      [email protected]
      to quit from this group, just send email to :
      [email protected]
      if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
      or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
      thanks for joinning this group.



    -- 

    *-MAHEN-*

    ketika akhirnya sang mentari tenggelam, janganlah menangis..Karena mata 
yang basah oleh air mata tak akan bisa melihat bintang yang akan bersinar indah 
setelah ketiadaan sinar mentari…

    / /

    *http://maihendradotedu.blogspot.com/*

    * *

    * *



    * *

    Sent using illegal Office Network & aided by a great Mozilla Thunderbird^®

    * *


    -- 
    you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
    to post emails, just send to :
    [email protected]
    to join this group, send blank email to :
    [email protected]
    to quit from this group, just send email to :
    [email protected]
    if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
    or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
    thanks for joinning this group.




  -- 
  ketika hidup penuh dgn makna
  Regards,


  Eka Prasetia (Phecor)


  -- 
  you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
  thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
Title: DI PESTA PERNIKAHAN
    Penelusuran    
 
FAQs  
 
Statistik  

17Tahun.com

Temukan:
gunakan spasi untuk memisahkan kata, contoh: cerita dewasa

Konvensional : 009 : DI PESTA PERNIKAHAN

[ Score: 7.14, Vote: 158 ] - Rating: 7.14

Intermezzo

Aku mempunyai pengalaman seks dan ingin kubagikan kepada para pembaca. Kisah ini terjadi beberapa waktu yang lalu, dimana aku sudah mempunyai seorang suami yang sampai sekarang masih tetap hidup rukun. Pengalaman seksku ini bukan pengalaman yang terjadi di antara aku dan suamiku, melainkan karena keadaan dimana aku terangsang oleh kehadiran seorang pria yang membuatku terpaksa untuk melakukannya. Dimulai dengan kejadian undangan pesta pernikahan kawanku.

"Kringggg... kringggg..." dering telpon rumahku berbunyi.
"Hallo..." sapaku, rupanya teman SMA-ku sebut saja Lina yang menelepon.
"Kamu pasti datang kan Len?" tanya Lina.
"Tentu saja aku datang, undangannya sudah kuterima kemarin sore kok." jawabku.
Setelah berbincang sejenak maka telpon kututup. Maklumlah aku adalah seorang wanita karier, jadi karena jadwalku yang padat sering kali aku banyak tidak menghadiri acara-acara pernikahan teman-temanku yang lain. Namun kali ini yang menikah adalah Lina sahabat baikku, jadi mau tidak mau aku harus menyempatkan diri untuk menghadirinya.

Pagi ini setelah bertemu dengan client, handphone-ku berbunyi lagi. Rupanya Lina lagi yang menelpon memastikan aku untuk datang besok ke pernikahannya, sekalian juga mengundang untuk acara widodaren malam ini. Namun aku lupa telah berjanji untuk menemani suamiku bertemu dengan client-nya untuk acara dinner malam ini. Jadi aku meminta maaf kepada Lina dan aku berjanji kalau besok pada hari H-nya aku akan datang ke pernikahannya.

Malamnya, aku menemani suamiku untuk dinner dengan client-nya di salah satu hotel berbintang lima di kotaku. Kami memesan tempat terlebih dahulu dan memberitahukan kepada pelayan jika nanti ada yang mencari suamiku harap diantarkan ke tempat kami. Memang hampir semua pelayan disana telah banyak mengenal kami. Karena memang tidak jarang suamiku mengajak client-nya untuk Dinner di sana, tentunya untuk berurusan bisnis.

Kira kira 15 menit kemudian, datang seorang Lelaki yang umurnya rasanya tidak berbeda jauh dengan suamiku, dia didampingi dengan seorang wanita yang sangat anggun, meskipun parasnya tidak begitu cantik. Suamiku pun bangkit berdiri dan memperkenalkan diriku kepada mereka berdua. Rupanya lelaki itu bernama Surya dan istrinya Helen. Mereka pun duduk berdampingan bersebrangan dengan suamiku. Tidak lama kemudian, suamiku dan Surya terlibat pembicaraan yang seru soal bisnis mereka. Sementara aku pun asik sendiri dengan Helen berbincang dan bergosip. Namun kurasakan sesekali Surya sering mencuri pandang padaku. Maklum saja malam itu aku mengenakan baju berbelahan dada yang renda berwarna hitam yang tentunya sangat kontras dengan kulitku yang putih dan rambutku yang berwarna coklat kemerahan.

Dalam hati kecilku sebenarnya aku juga diam-diam mengagumi Surya. Badannya tinggi dan kekar serta penampilannya mempesona seolah memiliki kharisma tersendiri, ditambah lagi wajahnya yang tegas namun menunjukkan kesabaran serta sorot matanya yang tajam. Berbeda sekali dengan suamiku. Diam-diam ternyata aku juga sering memperhatikan Surya. Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 21:00, Surya dan Helen pun pamit kepada kami karena mereka sudah berjanji akan pergi bersama saudara Helen yang kebetulan berulang tahun. Setelah membereskan pembayaran, aku dan suamiku pun pulang ke rumah.

Besoknya, seperti yang sudah di janjikan, aku pergi bersama suamiku ke pernikahan Lina. Benar-benar suatu pesta yang sangat meriah. Tamu yang diundang begitu banyak dan semua ornamen di dalam gedung serta keseluruhannya benar benar tertata dengan indahnya. Setelah hidangan utama keluar, aku permisi kepada suamiku hendak ke toilet. Ternyata Toilet di lantai atas dimana pesta berlangsung sangat penuh. Aku pun berinisiatif untuk turun ke lantai bawah sekalian hendak ke counter kue dengan maksud hendak membelikan kue untuk anakku.

Ketika menunggu lift, aku tersentak ada seorang lelaki menyapaku. Ternyata Surya, teman suamiku yang bertemu semalam. Dia mengatakan dia mau turun juga sebab dia merasa mobilnya belum di kunci begitu katanya. Kami pun bersama memasuki lift. Aku jadi serba salah karena lift itu kosong dan tinggal kami berdua saja. Apalagi ketika Surya mendekatiku dan mengatakan kalau penampilanku sangat cantik malam ini.

Malam itu aku mengenakan terusan berwarna merah menyala dengan bagian punggung terbuka, dan bagian depan hanya di ikatkan ke leherku. Jantungku berdegup makin kencang. Tidak munafik aku pun semalaman terbayang terus akan Surya. Suasana jadi hening di dalam lift. Surya mendekatiku dia mengatakan bahwa sejak kemarin dia pun selalu teringat akan diriku, bahkan ketika malamnya dia bercinta dengan istrinya pun dia membayangkan sedang bercinta denganku. Aku pun tersentak sekaligus senang aku hanya tersenyum saja.

Tiba-tiba tangan Surya menarik tanganku. Dia mendekati wajahku dan mencium pipiku dengan lembut. Aku tidak kuasa untuk menolaknya. Lalu tiba-tiba Surya berjalan ke tombol lift dan dia memencet tombol lift hingga lift-nya pun berhenti. Aku menjadi serba salah, dalam hati aku sangat takut, tetapi aku juga diam-diam sangat menginginkan semuanya terjadi. Lalu Surya mendekatiku lagi, dia mencium bibirku dengan lembut. Nafasku semakin tidak teratur, aku pun tidak kuasa menolaknya. Kami pun melakukan french kiss dengan hebatnya. Tangan Surya perlahan meraih belakang leherku dan menarik tali pengikat bajuku, rupanya dia berusaha membuka pakaian pestaku yang dirasakannya menghalangi pemandangan indah yang sudah dinanti-nantikannya. Aku pun tersentak, tetapi dia membungkam mulutku lagi dengan ciuman-ciumannya, aku hanya bisa mengikuti permainan ini sambil mendesah menghayati kenikmatannya.

Perlahan ciuman Surya turun ke leherku Sambil tangannya sudah megusap dan meremas-remas buah dadaku.
"Uhhh..." desahku karena begitu nikmat usapannya, begitu lembut namun kuat.
Kemudian tanpa kusadari Surya telah menghisap buah dadaku yang sebelah kiri sambil tangan kanannya meremas-remas pelan ke buah dadaku yang sebelah kanan. Dihisapnya dan dijilatinya putingku yang sudah mengeras. Dipermainkannya putingku dengan lidahnya yang nakal.
"Uuuhhh..." aku tidak tahan rasanya.
Kuremas-remas rambut Surya, "Uuuhhh... Suurrr..." aku tidak tahan, "Uuuhhh..."
Lalu Surya menarik tanganku ke arah ikat pinggangnya. Langsung kutarik ikat pinggangnya dan kulepaskan pengail dan resletingnya. Surya pun melorotkan celananya, lalu dia menyibakkan rokku hingga pahaku yang putih dan mulus terlihat dengan jelas. Sekilas kulihat batang kemaluan Surya telah berdiri dengan tegaknya.

Surya menatapku dalam-dalam, kemudian menciumku dari bibirku kemudian turun ke buah dadaku.
Dan tiba-tiba, "Blesss... aaaccchhh..."
Lubang kemaluanku terasa hangat, "Uuuhhhh... Surrr... nakal kamu..."
Surya hanya tersenyum saja. Dia lalu menggoyangkan batang kemaluannya keluar masuk keluar masuk, makin lama semakin cepat.
"Uuuhhh Surrr... nikmatt sekalii... uuuhhh..." aku merintih merasakan nikmat yang tidak terkira.
Goyangan yang dilakukan Surya makin lama semakin cepat... makin cepat... tubuhku tidak kuasa menerima hujaman batang kemaluannya yang begitu dahsyat. Kurasakan sangat penuh di dalam lubangku.

"Aacchhh... Surrrr... aku tak tahan lagi... uuhhh..." desahku kepadanya karena merasakan kenikmatan yang belum pernah kurasakan sebelumnya.
"Tahan sayang... kita keluar sama-sama..." katanya mencoba mengatur tempo permainan kami.
Surya pun menggoyangkan pinggulnya semakin cepat. Surya melakukan gerakan keluar masuk berulang-ulang sambil sesekali pinggulnya diputar-putar untuk menambahkan kenikmatan bersenggama.
"Aacchhh... nikmat sekali..." desahku kepadanya yang kali ini diikuti dengan tercapainya orgasmeku.

Goyangan pinggulnya yang mendesakku hingga terhimpit dipojokan lift semakin menggebu-gebu dengan gerakan keluar masuk yang semakin lama semakin cepat. Iramanya pun semakin tidak beraturan karena kami melakukan dengan posisi berdiri dan aku bersandar pada pojokan dinding lift.
"Aaacchhh..." tubuhku menegang, kepalaku tetarik ke belakang dan, "Crooottt... crooottt... crooottt..." kurasakan air mani Surya menyemprot ke dalam rahimku.
Tubuhnya menegang sambil merapat ke tubuhku, nafasnya terengah-engah menikmati permainan yang baru saja kami lalui dengan wktu dan tempo yang cepat.
"Uuuhhh..." desahku terkahir kali menghayati permainan seks kami.
Surya menciumi bibirku kembali, kami melakukan french kiss sejenak, kemudian dengan cepat membereskan pakaian kami kembali yang berantakan karena terburu-buru melepaskannya tadi. Setelah saling membetulkan pakaian, Surya pun menekan tombol lift kembali dan kami meluncur langsung naik ke atas, kali ini kembali ke tempat pesta berlangsung. Rupanya Surya memang tidak bermaksud turun, dia segera berlari ke lift ketika dia melihatku berjalan keluar ruangan. Setelah saling menukar nomer telpon, kami pun berpisah. Sambil masuk ke ruangan, Surya mengerlingkan mata nakalnya kepadaku, aku hanya membalasnya dengan senyuman saja. Ketika aku kembali ke tempat duduk, suamiku bertanya kenapa aku lama. Aku bilang saja bertemu dengan teman lama dan sempat mengobrol dengannya sejenak.

Dan tidak lama kemudian, acara pun diakhiri dengan foto bersama pengantin. Setelah memberi selamat kepada Lina, aku dan suamiku pun pulang ke rumah. Malamnya, aku banyak tersenyum-senyum sendiri karena masih mengingat kejadian yang begitu indah dan menggairahkan bersama dengan Surya di lift tadi.


TAMAT

[Masukkan Bookmark] [Baca / Beri Review]
[Oleh: freshy69 - Kirim Email - Daftar Cerita]


Menurut anda, seberapa bagus cerita diatas:

--- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

<<-Prev | Next->>

Suka kami? Beritahu rekan-rekan anda tentang kami donk, silakan klik di sini...



Fortified by 17Tahun
.com - Contact Us
Title: NIKMATNYA TUBUH ESTER
    Beranda    
 
FAQs  
 
Statistik  

17Tahun.com

Temukan: di: 17Tahun.com Web

Konvensional : 006 : NIKMATNYA TUBUH ESTER

[ Score: 6.02, Vote: 308 ] - Rating: 6.02

Namaku Rio, aku berusia 28 tahun dan telah bekerja sebagai dokter di sebuah rumah sakit di Jakarta. Sekitar tahun 1998 aku berkenalan dengan seorang gadis bernama Ester di bengkel mobil XXX (edited) di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Tebet, Jakarta.

Awalnya, aku hendak menservis mobil kawanku di bengkel tersebut. Ketika sedang mendaftar, mataku tertuju pada sesosok tubuh wanita yang ternyata belakangan kuketahui bernama Ester, dan berprofesi sebagai Lady Service Advisor di bengkel tersebut. Kulitnya sawo matang, wajah cukup manis dan..., ini yang terutama mempunyai payudara dengan ukuran yang cukup besar (kutaksir sekitar 36B). Saat aku memandangnya, dia tanpa sengaja melihat pula ke arahku, kami beradu pandang, terasa ada sesuatu yang mengalir di dadaku, aku balas tersenyum padanya, dia tertunduk malu.

Sekitar 1 jam mobil kawanku selesai servis, kami membayar biayanya, saat di kasir ternyata Ester sedang duduk di sana, kami berpandangan lagi dan sekali lagi kuberikan senyumku yang (menurutku) cukup manis. Dan, my God dia balas tersenyum lagi.

Sesampai di rumah, dan setelah kawanku pulang, aku telepon bengkel tadi (nomernya kudapat dari kwitansi kawanku tadi), aku minta bicara dengan Ester.
"Halo, dengan siapa ini?", demikian suara Ester di seberang sana. Ooh, sungguh seksi sekali suaranya.
"Dengan Rio di sini. Saya yang tadi servis mobil dengan kawan saya dan yang berpandangan dengan kamu tadi. Boleh saya berkenalan dengan kamu?", tanya saya.
"Oh, Pak Rio. Iya saya ingat Pak. Ada keperluan apa Pak?", tanya Ester.
Waduh ini cewek, bikin penasaranku makin menjadi aja pikirku.
"Saya ingin kenalan sama kamu, dan kalau mungkin saya berharap kita bisa ketemu lagi", jawabku.
"Memangnya kenapa Bapak mau ketemu saya lagi?", tanya Ester.
"Karena kamu cantik, dan saya tertarik sama kamu sejak pertama memandang kamu tadi", kataku (biar aja sekalian ngomong to the point and ngegombal sekalian).
Ester tertawa kecil, "Bapak pintar ngerayu nih. Tapi hari ini saya tidak bisa, bagaimana kalau besok lusa Bapak temui saya sepulang kerja, di bengkel sekitar jam 18.00, Ok?"
"Ok deh", jawab saya tanpa pikir panjang lagi.

Lusa, hari Rabu saya jemput Ester di bengkel sesuai janji kita, jam 18.00 tepat. Setelah say hello dan basa-basi sebentar, kita sudah meluncur di jalan raya.
"Mau ke mana kita?", kata Ester.
"Kamu maunya ke mana?", tanya saya.
Di luar dugaan Ester bilang kalau dia ingin sekali belajar mobil. So, kita meluncur ke parkir timur Senayan, tempat belajar mobil.

Sayapun bertukar duduk dengan Ester, kita mulai berputar-putar, tiba-tiba sebuah mobil yang juga sedang belajar mengerem mendadak di depan kami. Ester menginjak rem secara mendadak, mesin mobil mati. "Aduuuh" pekik Ester. Dadanya terkena setir mobil. "Dada saya nyeri Rio" katanya. Akupun bertukar duduk lagi, dan menepikan mobilku. Kuperiksa dadanya.., dan entah bagaimana awalnya tanganku meremas payudaranya. Ester merintih, "Aahh, Rio" desahnya. Dan aku mendadak menjadi amat terangsang, kuciumi lehernya, dadanya, kutanggalkan branya, dan mataku terbeliak melihat payudara yang demikian besar menyembul dari bra Ester.

Aku makin "spanning", kuciumi puting susunya, kuhisap, kugigit kecil, terus sampai ke perut dan pusarnya, sampai ciumanku terhalang oleh celana dalamnya. Kutarik celana dalamnya kebawah, kuciumi selangkangan, bibir vagina, clitoris dan bagian dalam vaginanya, bau khas menyeruak ke hidungku. Kurasakan basah liang vaginanya. Ester mendesah, "Ooohh.., teeruuus sayanggg.., kamu hebaaat sekaliii.., aaahh teeruuuss Franky..", desah Ester. Aku menarik kepalaku, "Siapa Franky?" tanyaku. Tapi rupanya "foreplay" yang kulakukan sudah membuat Ester amat terangsang, terlebih ketika kuciumi belakang telinganya, Ester meronta, merintih, menggelinjang sambil tangannya membuka paksa kemeja dan celana jeans-ku (Ssstt, kemejaku sampai copot 2 kancingnya).

Karena kurang leluasa kami pindah ke jok belakang mobil, Ester merintih, "Rrriiioo.., buka dooong celana dalam kamuuu.., Ester udah pengen banget niih.., ayoo sayaang". Aku yang juga sudah klimaks sekali segera membuka celana dalamku, kuarahkan penisku yang sudah teramat tegang liang vagina milik Ester, kuturunkan perlahan-lahan, Ester tiba-tiba melingkarkan kedua kakinya di pinggangku dan menekannya ke bawah. Peniskupun amblas ke dalam vaginanya, "Bleeess.., ampuuunn nikmatnya", kurasakan vagina Ester sudah demikian basahnya sehingga tak sulit untuk penisku keluar masuk berirama. Kurasakan sedotan jauh di dalam sana. Ester menggelinjang, meronta, menendang, dan akhirnya sambil menggigit kuat bahuku Ester mendesah panjang dan bersamaan kurasakan cairan membasahasi penisku jauh di dasar vagina Ester.

Ester tersenyum puas, "Kamu hebat Rio, punyamu jauh lebih hebat dari punya pacarku". Oh, baru aku tahu kalau Franky itu adalah pacar Ester, but who cares? ceweknya yang mau kok. Aku yang belum ejakulasi lalu meminta Ester untuk "nungging" (susah juga nih dalam mobil). Kutusukkan kemaluanku, selangkanganku beradu dengan pantatnya, gerakan kami makin cepat, cepat, dan akhirnya aku tak tahan lagi, sambil mencengkeram kuat bahu dan rambut Ester kusemprotkan seluruh cairan maniku dalam vaginanya, "Creeett.., creeett..", aaahh enaknya. Setelah itu kami berbaring bertindihan, berciuman lama dan bernafsu sekali.

Sekitar jam 22.00 kuantar Ester pulang ke tempat kosnya di Kebon Kacang (dekat Plaza Indonesia). Diluar tempat kosnya kulihat seorang pria sedang duduk menunggu.
"Siapa Dia Ester?", tanyaku.
"Itu dia Franky, cowokku", jawab Ester tersenyum.
"Kamu begituan juga sama dia", tanyaku.
"Iya, tapi punya dia nggak seenak punya kamu Rio. Baru 3 menit juga dia udah keluar Payah", kata Ester.
"Dasar nakal kamu", kata saya.
Kami berciuman dan Esterpun masuk rumah kosnya. Aku pulang dan dalam perjalanan aku tersenyum sendiri membayangkan pengalamanku barusan. Kasihan si Franky, tapi Ester memang nikmat.

Sekarang kudengar Ester sudah menikah dengan Franky (kata Kristine adiknya, yang bekerja di Wisma Nusantara). Kami masih "berhubungan" (tentunya sekarang ekstra hati-hati, karena ada si "bloon" Franky suami Ester).But no problem karena aku biasa hub. Ester dulu kalu mau ketemu di rumahnya di 471XXX (edited)

Ester adalah wanita terhebat dalam bercinta di antara beberapa cewekku yang lain. Seksi, payudara besar, montok, liar di ranjang, dan vagina yang mengisap nikmat. Aku amat menikmati setiap jengkal tubuhnya.


TAMAT


  • Beberapa cerita hanyalah fiksi ataupun karangan yang tidak pernah terjadi. Seandainya ada kemiripan nama pelaku dan lokasi dalam cerita, itu hanyalah kebetulan belaka.

  • Kami adalah penganut paham "liberalisme", "free speech" dan "open source" secara total, karena itu kami membebaskan siapapun untuk meng-copy apapun materi yang ada dalam situs kami. Dan demi kepuasan visitor, sebaliknya kami juga akan melakukan "benchmarking", yaitu mengambil materi dari berbagai sumber untuk kami perbaiki mutunya dan ditampilkan dalam situs kami.

  • Sebaliknya kami juga tetap akan menghormati hak cipta yang memang memiliki kekuatan hukum internasional secara sah (internationally registered and copyrighted) dan bukan sekedar karya pihak lain yang diklaim secara semena-mena dan subjektif sebagai hak cipta eksklusif.



Menurut anda, seberapa bagus cerita diatas:

--- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

<<-Prev | Next->>

Suka kami? Beritahu rekan-rekan anda tentang kami donk, silakan klik di sini...



Fortified by 17Tahun
.com - Contact Us