itulah hasil dr konsep negara demokrasi kebablasan, semua org jd mrasa
pnya hak utk mengutarakan pendapatnya
tapi hal itu gk diiringi dgn penghargaan atas hak yg sama yg dimiliki
org lain
jd smua mrasa mjdi yg paling benar aja
sumtime it is better if there are a lot of rules that bind...jd org gk
bs semaunya
semua hnya masalah hukum yg dinegara kita gk jalan
kl hukum jalan mah gk bakal ada yg berani mcm2
krn mnurut spemahaman gw kl org2nya pada kek gini cm hukum yg kuat yg bs
mengontrolnya
bs diliat contohnya di negara singapura, org tertib krn takut akan
hukumannya
so whoever the leader of the country, what he/she shall do is just put
the law on its feet again...fuihhh
Asean, Anthonious wrote:
Setubuh bro…
Semakin lama semakin anarkis nih bangsa…..
Bingung gw….
Apa balik ke zaman Soeharto aja kali ya ??
J
SAFETY – FIRST, LAST, and ALWAYS
P Please consider the environment before printing this e-mail.
The information transmitted is intended only for use by the addressee
and may contain confidential and//or privileged material. Any review,
re-transmission, dissemination or other use of it, or the taking of
any action in reliance upon this information by persons and//or
entities other than the intended recipient is prohibited. If you
received this in error, please inform the sender and//or addressee
immediately and delete the material from all locations. Thank you.
The Redpath Group
Head Office: 710 McKeown Avenue, North Bay, Ontario, Canada P1B 7M2
(705) 474-2461
*From:* [PCC] - Wenki Afrian Zain [mailto:[email protected]]
*Sent:* Tuesday, June 08, 2010 7:57 AM
*To:* [email protected]
*Subject:* RE: ~ aga ~ Singkawang
Sampai kapan Indonesia kita ini akan terus seperti ini???
BUkankah bendera kita Merah Putih?
Kenapa sekarang selalu merah nya yang muncul?
Kenapa sekarang Putih nya kini seakan diam?
Semoga kita semua bisa sadar,
Anarkis itu MERUGIKAN!!!
“Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku".
Best Regards,
**Wenki Afrian Zain**
------------------------------------------------------------------------
*From:* [email protected]
[mailto:[email protected]] *On Behalf Of *Asean, Anthonious
*Sent:* Tuesday, June 08, 2010 7:23 AM
*To:* [email protected]
*Subject:* RE: ~ aga ~ Singkawang
Langsung dipenetrasi nih bro Wenky…
J
Posted on June 1 2010 by Agni Malagina - Pengamat Patung Naga Singkawang
/Pengantar: Kemarin, Jumat 28 Mei 2010, saya berada di tengah demo FPI
terhadap Wali Kota Singkawang, Bapak Hasan Karman dan patung Naga Emas
Singkawang./
/http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_patung-naga-di-.jpg/
<http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_patung-naga-di-.jpg>
Patung Naga di Singkawang
/Saya sangat prihatin dengan kejadian tersebut, dan saya bermaksud
untuk mencurahlan keprihatinan saya dalam bentuk tulisan. Saya memohon
maaf apabila dianggap sudah lancang menulis surat ini. Ini hanya
bentuk keprihatinan saya terhadap kejadian Singkawang 28 Mei 2010/
*/Bletaaaaaaaak!!! -/* Batu berukuran sedang melayang dan mendarat di
ubun-ubun. Batu yang dilempar masa FPI ke arah patung Naga Emas di
perempatan dalam kota Singkawang mendarat sengit di kepala saya yang
sedang mengambil gambar demo Jumat, 28 Mei 2010, pukul 15.30, tepat
bersamaan perayaan Waisak.
Sontak kaki saya bergetar dan darah serasa mengalir lebih cepat dari
sebelumnya setelah mendengar seruan ALLAHUAKBAR ALLAHUAKBAR, HANCURKAN
PATUNG NAGA, JANGAN MAU ORANG MELAYU DIHINA, KOTA SINGKAWANG INI BUKAN
PUNYA ORANG CINA!!!
Dalam hitugan detik, polisi yang bertameng mendorong massa yang
dipimpin oleh anggota FPI
http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_FPI.jpg
<http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_FPI.jpg>
FPI
berbaju muslim warna putih lengkap dengan kopiah putih miringnya. Saya
melangkah cepat mengikuti pasukan anti huru hara yang mulai maju
mendesak Saya terus mengikuti langkah polisi-polisi yang mulai
neriakan kata, “TANGKAAAAAP! TANGKAP MEREKA!” Sekali lagi bergemalah
kata ALLAHUAKBAR dengan lantang. Bukan saya tergugah mendengar kalimat
suci itu dikumandangkan. Hanya ada rasa iba kepada orang yang tega
mengumandangkan kalimat suci itu untuk kepentingan yang tidak jelas.
Sore yang masih terik itu menjadikan suasana di persimpangan jalan itu
semakin panas. Adegan demo oleh sekitar 20 orang disaksikan ratusan
orang. Tanpa ada massa yang kontra terhadap tindakan FPI. Entah mereka
apatis, entah mereka takut, entah mereka pasrah. Masyarakat etnis
Tionghoa yang memiliki ruko di sekitar jalan itu sudah menutup
tokonya, banyak dari mereka
http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_Klentengditenga.jpg
<http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_Klentengditenga.jpg>
Kota Singkawang
yang berdiri di tepi jalan atau di balkon rukonya untuk melihat
atraksi konyol yang disulut oleh isu dalam kutipan sebuah makalah yang
ditulis oleh Wali Kota Singkawang, Hasan Karman pada tahun 2008 dalam
sebuah seminar sejarah yang menyatakan bahwa beberapa kelompok orang
melayu lama adalah perompak. Hasan Karman ketika ditanyai oleh pers
pun menjawab, kutipan itu berasal dari buku sejarah Melayu, dan Hasan
Karman pun tidak sedang membicarakan bahwa nenek moyang orang Melayu
semua adalah perompak. Bahkan Hasan Karman dituntut untuk melepaskan
jabatannya.
Dahi saya berkerut mencoba memahami tindakan FPI (yang saya maklumi
sebagai tindakan konyol hanya untuk mendapat uang untuk menghidupi
organisasinya seperti yang terjadi di Jawa) sembari terus memotret
proses penangkapan hingga menaikkan mereka ke mobil tahanan. Setelah
itu polisi dengan mobil bajanya berdiri gagah menjaga patung Naga Emas
yang sudah punya luka
http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_FPI_2.jpg
<http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_FPI_2.jpg>
FPI
di kaki tugu. Seketika, sunyi sahabat saya, Laura menelpon dan
memerintahkan saya segera berlalu dari tempat itu. Dia tetap berada di
pinggir jalan menanti, dia etnis Tionghoa yang sempat menyaksikan
kerusuhan itu, seperti dia pernah mematung menyaksikan kerusuhan Mei
1998 dengan mata kepalanya sendiri.
Kami berlalu, dan berpikir, hebat benar FPI melakukan tindakan itu
dengan membawa isu etnis dan agama sekaligus. Beberapa waktu lalu,
dengan gagah berani, FPI mengobrak-abrik kegiatan waria, gay lesbi di
Surabaya dan Depok. Pun beberapa waktu lalu, FPI Bekasi hendak
merobohkan patung patung tiga perempuan yang mengenakan kebaya- dengan
alasan patung itu mengenakan busana ketat.
Mereka melakukan aksi tersebut pada hari Jumat, hari kaum Muslim
melalukan ibadah sholat Jumat,, bersamaan dengan perayaan Waisak, sama
sekali mereka tidak menghormati hari suci Agama Islam dan Buddha. FPI
yang mengusung nama ISLAM melakukan penghinaan terhadap kemanusiaan!
Sungguh mengecewakan saya sebagai seorang Muslim.
http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_ricuh-patung-na.jpg
<http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_ricuh-patung-na.jpg>
Ricuh soal Patung Naga Singkawang
Saya sempat mendapatkan informasi spekulatif dari bebapa warga sekitar
yang saya temui, bahwa kegiatan itu digosok oleh isu nenek moyang
Melayu perompak, isu patung Naga Emas, dan isu PILKADA 2011. Pola-pola
pergerakan FPI memang sudah terbaca, pergerakan mereka semata-mata
adalah untuk mendapatkan uang, tak peduli siapa yang ada berada di
balik mereka. Di Singkawang, berita gerakan mereka didukung oleh para
orang-orang yang akan bersaing di pilkada dan beberapa anggota militer
yang tentunya memiliki kuasa tentunya atas nama kontestasi politik
praktis.
Saya mohon maaf karena menuliskan spekulasi siapa yang bergerak di
belakang gerakan tersebut. Saya yang naïf ini berharap bahwa para
politikus dan militer yang disebut-sebut itu tidak benar adanya,
karena tentunya mereka adalah orang-orang mulia.
Saya bukan penulis berita investigasi, saya hanya seorang manusia yang
ingin bersuara. Saya melihat salah satu sisi kemanusiaan di Singkawang
disepelekan. Kehidupan bernegara pun diabaikan. Siapapun yang mendanai
amukan konyol tanpa alasan yang jelas kaum FPI itu, dia tidak berhak
membawa isu sejarah, etnisitas, jika dia tidak benar-benar memahami
sejarah Indonesia, apalagi sejarah Singkawang! Mungkin Pancasila dan
lagu Indonesa Raya pun mereka tidak hafal.
Ingin rasanya saya berkata, “hai FPI, sudahlaaaah…jangan mengurusi
masalah etnis, etnis
http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_singkawang.jpg
<http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_singkawang.jpg>manapun
tak layak dibenturkan dengan konflik. Tak hanya konflik etnis
Tionghoa. Kasus Poso, Ambon, Sambas, tak bijak jika terus diungkit.”
Etnis Tionghoa punya hak yang sama sebagai bangsa Indonesia yang
berdaulat. Mereka punya hak dan kewajiban yang sama untuk menegakkan
NKRI HARGA MATI.
Bubarkan saja FPI kalau fungsinya hanya untuk membuat kacau
keharmonisan hidup bernegara! Seperti terjadinya pembubaran FPI di
beberapa daerah di Pulau Jawa ketika terjadi kasus pemukulan terhadap
perempuan dan anak kecil di MONAS. Jangan takut pada FPI, karena fakta
bicara, FPI bukan oraganisasi agama, tapi hanya mengenakan kedok agama
untuk melegitimasi gerakan mereka! Anggota FPI Singkawang mungkin
belum tahu bahwa pimpinan FPI pusat yang ditangkap, ketika kediamannya
digeledah dan ditemukan banyak VCD porno, dia berkata “aaah…itu kan
untuk sarana RISET!” Aih aih…ketua FPI Sang Habib pun ternyata
mengoleksi VCD porno atas nama riset. Sangat memprihatinkan.
http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_Lambang_Kota_Si.jpg
<http://www.indonesiamedia.com/wp-content/uploads/2010/06/0610m_berta_Lambang_Kota_Si.jpg>Saya
pun sangat salut dengan kerja aparat keamanan yang tidak tinggal diam
menyaksikan aksi anarkis FPI. Salut! Semoga polisi Singkawang memang
tulus menjadi abdi dan pelindung warga Singkawang, tanpa memandang
etnisitas.
Bersama surat ini pun saya berharap banyak kepada pemerintah pembuat
kebijakan di tingkat Propinsi Kalimantan Barat dan Kota Singkawang
untuk memberi banyak himbauan kepada warga untuk tidak mudah tergosok
isu etnisitas. Bahwa pendidikan toleransi dan kehidupan berbangsa dan
bernegara adalah hal yang utama.
Saya tutup tulisan curahan hati ini dengan harapan, walaupun konflik
memang tidak bisa tiada dalam kehidupan bernegara, namun semboyan
INDONESIA NKRI HARGA MATI adalah sumpah sehidup semati, mari
bersama-sama memberikan yang terbaik untuk Negara Indonesia tercinta,
tanah tumpah darah kita dengan meminimalisasi potensi konflik. Tempat
kita dilahirkan dan mungkin kelak kita akan dikebumikan di tanah ini.
Salam hormat
Agni Malagina – Pengamat Naga
*S**AFETY –** F**IRST, **L**AST, and **A**LWAYS*
P Please consider the environment before printing this e-mail.
The information transmitted is intended only for use by the addressee
and may contain confidential and//or privileged material. Any review,
re-transmission, dissemination or other use of it, or the taking of
any action in reliance upon this information by persons and//or
entities other than the intended recipient is prohibited. If you
received this in error, please inform the sender and//or addressee
immediately and delete the material from all locations. Thank you.
The Redpath Group
Head Office: 710 McKeown Avenue, North Bay, Ontario, Canada P1B 7M2
(705) 474-2461
*From:* [PCC] - Wenki Afrian Zain [mailto:[email protected]]
*Sent:* Tuesday, June 08, 2010 7:26 AM
*To:* [email protected]
*Subject:* RE: ~ aga ~ Singkawang
Tolong di eksekusi dunk linknya???
Best Regards,
Wenki Afrian Zain
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of [email protected]
Sent: Tuesday, June 08, 2010 4:52 AM
To: milis aga
Subject: ~ aga ~ Singkawang
http://www.indonesiamedia.com/2010/06/01/ketika-naga-emas-singkawang-terluka-sebuah-keprihatinan/
This is Me, Aga Madjid
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.