Johannesburg - Final Piala Dunia 2010 menyisakan satu kisah tentang
penyusupan ke lapangan. Apa sebenarnya motivasi dari sistreaker yang
menjuluki
dirinya "Jimmy Jump" itu?
Jimmy Jump adalah seorang pria berkebangsaan Spanyol. Nama aslinya adalah
Jaume
Marquet Cot. Ia membuat sensasi dengan menyusup ke lapangan sepuluh menit
sebelum pertandingan final dimulai dan sempat mendekati trofi Piala Dunia
sebelum diamankan polisi.
Ini bukan kali pertama aksi penyusupan terjadi di Piala Dunia 2010 setelah
sebelumnya di semifinal antara Jerman kontra Spanyol. Namun ketika itu
pelakunya bukanlah Cot.
Untuk Cot, melompat dari tribun dan masuk ke lapangan sepakbola memang sudah
menjadi "hobby"-nya. Lewat situs pribadinya, www.jimmyjump.com, ia menuliskan:
"Jimmy Jump adalah seorang "pelompat" dan dia sudah sering melakukan aksinya
di
acara-acara publik. Ia melewati hambatan-hambatan dan berhasil menyusup ke
zona
yang tepat untuk mendukung aksinya dan bersiap untuk "lompatan" besarnya."
"Tujuan dari aksi ini adalah membuat seluruh dunia tertawa dengan tindakannya
yang lucu dan performanya yang luar biasa."
"Kami minta maaf bila tindakan ini tidak bisa dimengerti karena tampaknya
tindakan ini merupakan cara yang radikal. Namun Jimmy bangga dengan yang dia
lakukan dan hanya dia yang paham bagaimana sulitnya untuk berpetualang
sendirian untuk menggapai mimpinya, tanpa sponsor atau pun pendukung. Lakukan
saja, Salta Salta (Lompat, Lompat)."
Cot telah berkeliling dunia dan mencoba untuk melompat di sejumlah event-event
penting di seluruh stadion.� Beberapa event yang pernah "dihadiri" adalah
final
Euro 2004 di Portugal, final Liga Champions 2005 di Turki, serta final Liga
Champions 2009. Tidak ada keterangan di event mana saja dia menyusup.
Atas aksinya di final South Africa 2010, pria yang menggambarkan dirinya
sebagai fans Barcelona ini dikenai denda sebesar 2.000 rands atau 2,38 juta
rupiah oleh pengadilan di Afrika Selatan.
Lalu apa motivasi pria berjuluk El Saltador alias The Jumper ini? "Dia hanya
berusaha untuk menaruh topinya di trofi Piala Dunia, bukan untuk mencurinya.
Dia mempromosikan kebebasan, kebebasan untuk semua," ujar Alex Sola, rekan
Cot,
di AFP.
(nar/mrp)
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.