> RENUNGAN HARI INI
> 
> Jumat, 6 Agustus 2010
> 
> 
> 
> HIDUP OLEH IMAN
> 
> 
> 
> Bacaan : Roma 1: 15-17
> 
> Setahun: Mazmur 70-71; Roma 8:22-39
> 
> Nats: Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang
> bertolak dari iman
> dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang
> benar akan hidup
> oleh iman." (Roma 1:17)
> 
> 
> 
> Hidup oleh iman". Kita kerap mendengar slogan ini, bahkan
> mungkin
> terlalu sering. Apa sebenarnya artinya? Acap kali orang
> menjawab,
> "artinya kalau saya beriman, saya akan hidup." Apa artinya
> hidup? "Ya,
> saya masuk surga kalau saya mati nanti. Pokoknya saya
> percaya Yesus itu
> Tuhan, masuk surga, selesai sudah."
> 
> 
> 
> Itu benar, kita di selamatkan karena kasih karunia oleh
> iman. Namun,
> tentu tidak selesai di situ. Apabila keselamatan semata
> urusan masuk
> surga, kenapa kita masih hidup sekarang, tidak mati saja,
> supaya
> langsung masuk surga? Atau mungkin ada yang mengatakan,
> beriman itu
> pokoknya percaya Yesus itu Tuhan, titik. Ba-gaimana saya
> hidup, itu
> urusan lain. Kalau begitu, iman jenis ini cuma soal
> menghafal dalam
> pikiran seperti menghadapi ujian di sekolah.
> 
> 
> 
> Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma meminta supaya
> kita hidup
> oleh iman. Kata asli yang digunakan untuk "hidup" (ayat 17)
> di sini
> sebetulnya berbicara tentang suatu kekuatan, daya yang
> terus
> berkelanjutan. Dengan kata lain, Paulus hendak menekankan
> bahwa iman ada
> dalam kehidupan kita sehari-hari di manapun dan kapanpun;
> saat kita
> makan, saat kita minum, saat kita bekerja, saat kita
> mengambil
> keputusan, saat kita hendak berbelanja, saat kita hendak
> marah, iman
> memberikan "hidup" dalam hidup kita.
> 
> 
> 
> Contoh sederhana; soal tidur. Tanpa iman, banyak orang
> tidur dalam
> kekhawatiran, kegelisahan. Banyak orang tidur dengan hati
> tidak tenang,
> entah memikirkan pekerjaan, keuangan, dan lain-lain. Namun,
> iman yang
> membuat kita hidup adalah iman yang menjadikan kita dapat
> berkata
> seperti Daud, "Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku
> bangun, sebab
> Tuhan menopang aku (Mazmur 3:6). (HSL)
> 
> 
> 
> IMAN MEMBUAT HIDUP KITA JADI LEBIH HIDUP
> 
> SEHINGGA KITA DAPAT MERASAKAN KASIH TUHAN ITU CUKUP
> 
> ______________________________________
> 
> Roma 1:15-17
> 
> 1:15 Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil
> kepada kamu juga
> yang diam di Roma.
> 
> 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil,
> karena Injil
> adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang
> percaya,
> pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
> 
> 1:17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak
> dari iman
> dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang
> benar akan hidup
> oleh iman."
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> PONDER THIS DAY
> 
> Friday, August 6, 2010
> 
> 
> 
> LIVING BY FAITH
> 
> 
> 
> Readings: Romans 1: 15-17
> 
> One Year: Psalms 70-71 Romans 8:22-39
> 
> Passage: For in it the real truth of God, which departed
> from the faith
> and leading to faith, as it is written: "The just shall
> live by faith."
> (Romans 1:17)
> 
> 
> 
> I live by faith. " We often hear this slogan, maybe even
> too often. What
> exactly does that mean? Often times people answer, "ie, if
> I believe I
> will live." What is the meaning of life? "Yes, I go to
> heaven when I
> die. Anyway I believe that Jesus is Lord, to go to heaven,
> it's done. "
> 
> 
> 
> That's right, we're saved by grace through faith. However,
> there
> certainly is not finished. When safety matters only go to
> heaven, why do
> we still live now, not just die, so goes straight to
> heaven? Or maybe it
> was said, believed it was just believing that Jesus is
> Lord, period. For
> how I live, that's another matter. If so, this kind of
> faith in the
> minds of just about memorizing like exams at school.
> 
> 
> 
> Paul in his epistle to the Romans asked that we live by
> faith. Original
> word used for "live" (verse 17) here is actually talking
> about a power,
> sustainable power. In other words, Paul wanted to emphasize
> that there
> is faith in our daily lives wherever and whenever; when we
> eat, when we
> drink, when we work, when we make decisions, when we want
> to go
> shopping, when we are going mad, faith gives "live" in our
> lives.
> 
> 
> 
> A simple example; about sleep. Without faith, many people
> sleep in fear,
> anxiety. Many people sleep with the heart is not quiet,
> whether thinking
> about work, finances, and others. However, the faith that
> makes our life
> is faith that makes us able to say like David, "I lay down
> and sleep, I
> wake up, because the Lord sustains me (Psalm 3:6). (HSL)
> 
> 
> 
> FAITH MAKE OUR LIVES BETTER LIFE SO
> 
> SO WE CAN FEEL THE LOVE GOD IS ENOUGH
> 
> ______________________________________
> 
> Romans 1:15-17
> 
> 1:15 That's why I want to preach the gospel to you also who
> dwell in
> Rome.
> 
> 1:16 Because I have a strong belief in the gospel, because
> it is the
> power of God's saving everyone who believes, first of all
> Jews, but also
> Greeks.
> 
> 1:17 For in it the real truth of God, which departed from
> the faith and
> leading to faith, as it is written: "The just shall live by
> faith."
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  Artikel - 086
> 
> GERAKAN BAKAR AL QURAN
> 
> 
> 
> <http://www.bing.com/images/search?q=Church+burning#focal=d38da20513ae62
> dc58a2b999a36ed8d9&furl=http://i154.photobucket.com/albums/s249/vampire_
> bitch666_bucket/poster99655636.jpg>
> <http://www.bing.com/images/search?q=Church+burning#focal=d38da20513ae62
> dc58a2b999a36ed8d9&furl=http://i154.photobucket.com/albums/s249/vampire_
> bitch666_bucket/poster99655636.jpg>
> <http://www.bing.com/images/search?q=Church+burning#focal=d38da20513ae62
> dc58a2b999a36ed8d9&furl=http://i154.photobucket.com/albums/s249/vampire_
> bitch666_bucket/poster99655636.jpg>
> <http://www.bing.com/images/search?q=Church+burning#focal=d38da20513ae62
> dc58a2b999a36ed8d9&furl=http://i154.photobucket.com/albums/s249/vampire_
> bitch666_bucket/poster99655636.jpg>
> <http://www.bing.com/images/search?q=Church+burning#focal=d38da20513ae62
> dc58a2b999a36ed8d9&furl=http://i154.photobucket.com/albums/s249/vampire_
> bitch666_bucket/poster99655636.jpg>
> <http://www.bing.com/images/search?q=Church+burning#focal=d38da20513ae62
> dc58a2b999a36ed8d9&furl=http://i154.photobucket.com/albums/s249/vampire_
> bitch666_bucket/poster99655636.jpg>
> <http://www.bing.com/images/search?q=Church+burning#focal=d38da20513ae62
> dc58a2b999a36ed8d9&furl=http://i154.photobucket.com/albums/s249/vampire_
> bitch666_bucket/poster99655636.jpg>
> <http://www.bing.com/images/search?q=Church+burning#focal=d38da20513ae62
> dc58a2b999a36ed8d9&furl=http://i154.photobucket.com/albums/s249/vampire_
> bitch666_bucket/poster99655636.jpg> "siapakah yang akan
> berbuat jahat
> terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik? Tetapi
> sekalipun kamu harus
> menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia.
> Sebab itu
> janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah
> gentar.
> Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan!
> Dan siap
> sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan
> jawab kepada
> tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu
> tentang
> pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah
> lembut dan
> hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka,
> yang memfitnah
> kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu
> karena
> fitnahan mereka itu. Sebab lebih baik menderita karena
> berbuat baik,
> jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena
> berbuat
> jahat." (1Petrus 3:13-17)
> 
> Pagi ini Senin 2 Agustus 2010,  ketika membuka
> komputer, penulis membaca
> dua berita yang penting untuk direnungkan. Pertama seorang
> teman yang
> akan naik pesawat dari Bandara minggu malam menulis
> melalui
> blackberrynya: "I heard to day in Bekasi there was a
> religion tension,
> against church worship on the street of Batak
> Congregation." Kedua
> berita Detik News, Senin, 02/08/2010, menulis artikel
> berjudul: Gereja
> di Florida Prakarsai 'Gerakan Bakar Al Quran' yang dimulai
> dengan linea
> berbunyi: "Kerukunan antaragama di Amerika Serikat (AS)
> sedang
> mendapatkan cobaan. Dove World Outreach Center, sebuah
> gereja perjanjian
> baru non-denominasi di Gainesville, Florida, AS, akan
> menjadi tuan rumah
> 'Hari Pembakaran Al Quran Internasional' dalam memperingati
> 9 tahun
> tragedi serangan 11 September 2001."
> 
> Kedua peristiwa itu menunjukkan bahwa semua agama tidak
> terkecuali
> Kristen memiliki kelompok-kelompok yang berfikir menurut
> fanatisme yang
> sempit dan sering bertindak ekstrim, dan kelompok-kelompok
> ekstrimis
> agamais itu merasa diri mereka menjalankan perintah Tuhan
> dan ingin
> menghakimi semua yang tidak mengikuti kehendak mereka.
> 
> Kasus rencana pembakaran Al Quran di Florida yang dilakukan
> oleh gereja
> kecil dengan rata-rata 50 pengunjung setiap kebaktian itu,
> justru akan
> mencoreng muka Yesus dan kekristenan, daripada menjadi
> kesaksian akan
> kasih kristiani yang merupakan inti pesan kristen. Kita
> tidak perlu
> kuatir untuk menyalahkan tindakan ceroboh gereja di Florida
> itu dan
> mendoakannya, bukan karena sebagai minoritas di Indonesia
> umat kristen
> ingin mencari muka, tetapi karena memang tindakan demikian
> berlawanan
> dengan 'kasih Injil.' Kita pun tidak perlu segan
> menyalahkan pelarangan
> ibadah maupun pembakaran gereja!
> 
> Umat kristen tidak perlu ikut-ikutan dengan sentimen
> kelompok kecil di
> Florida itu yang bukannya mengasihi melainkan melakukan
> tirani seperti
> yang mereka salahkan sebagai dilakukan oleh pihak lain.
> Generalisasi
> merupakan sikap ketakutan yang sering diidap oleh umat
> kristen,
> sekalipun para pengacau dan teroris meng'atas-nama'kan
> Allah dan agama
> Islam dalam tindakan teror mereka, umat Kristen harusnya
> meng'atas-nama'kan Allah yang kasih (Yoh.3:16). Sebagian
> besar umat
> Islam menyalahkan terorisme 11 September di USA itu,
> demikian juga
> sebagian besar orang Amerika tidak menyalahkan Islam
> sebagai berada
> dibalik musibah itu, karena itu mengkait-kaitkan terorisme
> itu dengan
> perilaku agama Islam sebagai keseluruhan merupakan
> kekeliruan fatal,
> sama halnya kalau kita menganggap semua gereja di Amerika
> Serikat mau
> membakar Al Quran sama fanatiknya dengan gereja kecil di
> Florida itu.
> 
> Tidak kurang National Council of Churches in USA (NCC)
> maupun National
> Association of Evangelical (NAE), demikian juga gereja
> terbesar di USA
> yaitu Southern Baptist juga menyalahkan tindakan rencana
> gereja di
> Florida itu, demikian juga gereja Katolik Roma di Amerika
> Serikat juga
> menyalahkan fanatisme sempit yang lebih mencerminkan
> ketidak tahuan akan
> misi Injil daripada sebagai corong 'firman Allah yang
> kasih.'
> 
> Memang di kalangan umat Kristen Amerika ada sebagian yang
> disebut
> sebagai 'Christian Zionist' yang bagaimanapun berusaha
> untuk membela
> Israel, apapun tindakan mereka, padahal umat kristen
> palestinapun disana
> banyak dihambat oleh Israel juga. Bagi mereka membela
> Israel adalah
> membela Allah, padahal Yesus Kristus yang adalah Immanuel
> (Allah yang
> menyertai kita) tidak pernah berurusan dengan berdirinya
> negara Israel,
> bahkan Tuhan Yesus pernah menubuatkan kehancuran Jerusalem
> dan bukan
> membela Jerusalem secara politik dengan menyalahkan
> orang-oprang Romawi,
> tetapi menjadikan kejadian itu sebagai peringatan bagi
> Israel untuk
> bertobat, Jerusalem yang membunuh nabi-nabi bahkan yang
> juga membunuh
> Yesus (yang adalah orang Yahudi/Israel) yang adalah Allah
> yang
> menyatakan Diri.
> 
> Sebagai umat kristen, kita seharusnya menjadi penengah dan
> pendamai
> kedua belah pihak, yang disatu sisi berfalsafah 'mata ganti
> mata, gigi
> ganti gigi' dan lainnya berfalsafah 'perang jihad.' Umat
> kristen di
> ajarkan untuk menjalankan perintah Yesus untuk mengasihi
> sesamanya
> (serahkan pipi kiri kalau pipi kanan ditampar) dan mengajak
> mereka semua
> ke jalan keselamatan melalui Yesus Kristus. Berpihak kepada
> salah satu
> pihak ekstrimis justru berarti kita menyangkali dan tidak
> mentaati Injil
> kabar baik itu.
> 
> Peristiwa menarik terjadi beberapa tahun lalu di Ramallah
> ketika terjadi
> perang antara tentara Israel dan pejuang Palestina. Pejuang
> Palestina
> yang kalah persenjataannya terdesak dan masuk ke gereja
> 'Nativity'
> (gereja yang dianggap tempat Yesus di lahirkan) di
> Betlehem. Israel
> menuntut agar gereja menyerahkan pejuang Palestina yang
> bersembunyi
> namun gereja menolak. Pemecahannya indah, yaitu para
> pejuang dibiarkan
> bebas keluar dengan meninggalkan senjata mereka. Inilah
> sikap kristiani
> yang perlu kita praktekkan terus-menerus khususnya dalam
> konteks konflik
> Israel vs. Palestina.
> 
> Dalam menghadapi isu Israel dan Hamas belakangan ini, tepat
> sikap tegas
> Persekutuan Gereja di Indonesia (PGI) yang menyalahkan
> Israel dan juga
> Hamas dalam konflik Israel vs. Palestina, maka kitapun
> seharusnya
> bersikap menurut kacamata Tuhan Yesus, yaitu tidak membela
> Israel dan
> menyalahkan Hamas dan juga tidak membela Hamas dan
> menyalahkan Israel,
> melainkan menyalahkan kesalahan yang dilakukan baik oleh
> Israel dan
> Hamas, dan mendorong mereka menjalankan perundingan yang
> kasih dan damai
> demi mencapai keadilan Allah, sebab itulah yang Tuhan Yesus
> ajarkan
> kepada para pengikutnya. Kita tidak perlu memperluas
> perang
> Israel-Palestina seakan-akan perang agama Yahudi melawan
> Islam,
> melainkan perang perebutan tanah untuk eksistensi kedua
> bangsa Israel
> dan Arab. Sekalipun Yesus diharapkan sebagai pembebas tanah
> Israel, Ia
> dengan tegas memproklamiskan misinya karena 'Kerajaan Allah
> bukan Dari
> Dunia Ini!'
> 
> Menghadapi ulang tahun peristiwa 11 September di USA, kita
> juga tidak
> perlu memperluas seakan-akan itu perang agama Islam melawan
> agama
> Kristen, yang jelas para teroris juga disalahkan oleh
> mayoritas umat
> Islam sendiri, sedangkan diantara para korban juga ada yang
> beragama
> Yahudi, Islam, Kristen, maupun Atheis. Yang jelas
> peristiwa
> 'nine-one-one' itu merupakan pembalasan sekelompok teroris
> atas negara
> 'paman Sam' karena ulah USA yang mati-matian ikut campur
> dalam
> konstelasi politik Timur Tengah dengan kepentingan akan
> minyaknya. Ingat
> Amerikalah yang mempersenjatai Taliban ketika mereka
> melawan Russia, dan
> sekarang memusuhi Taliban. USAlah (yang lobi Yahudinya
> kuat) yang secara
> total mempersenjatai Israel dalam perang Israel-Arab sampai
> sekarang,
> bahkan sekalipun USA mati-matian melawan program nuklir
> Iran, USA tutup
> mata terhadap program nuklir Israel bahkan mendukungnya.
> 
> Kenyataan kepongahan Amerika yang diserang dalam peristiwa
> 9 September
> dapat dilihat dari kenyataan berikut: Penulis pernah
> berkunjung sampai
> ke puncak gedung kembar World Trade Center di New York
> City, dan
> mendapat brosur yang memang menggambarkan bahwa WTC
> merupakan kebanggaan
> 'uncle Sam,' betapa tidak, cover brosur dimulai dengan
> judul besar
> berbunyi: 'The closest some of us will ever get to heaven'
> (bagi orang
> Amerika, heaven bisa berarti langit tapi juga surga) dan
> didalamnya ada
> tulisan: 'And in the evening, please don't touch the
> stars.' Kebanggan
> diri ini tercermin dalam kotbah tokoh Amerika sendiri,
> yaitu Billy
> Graham, yang dalam Memorial Service yang khusus diadakan di
> Kathedral
> Washington untuk memperingati peristiwa itu, Billy Graham
> mengkotbahkan
> bahwa WTC merupakan kebanggan orang Amerika yang selama
> ini
> menyombongkan kemajuan dan kemakmurannya, tetapi semuanya
> itu dapat
> runtuh seketika, namun bila ia dibangun diatas fundasi yang
> kuat, kita
> bisa membangunnya kembali dengan lebih kuat. Lalu Billy
> Graham
> mengkaitkan pesan ini dengan Injil, bahwa adalah perlu
> memiliki fundasi
> iman kristiani yang kuat untuk membangun Amerika Serikat!
> 
> Menjalani bulan menjelang peringatan 9 September, marilah
> kita berdoa
> seperti Billy Graham agar rakyat Amerika menjadi seperti
> harapan Billy
> Graham, dan menghadapi kasus gereja kecil di Florida yang
> ingin
> 'membakar Al Quran' yang beritanya menghiasi surat kabar,
> you tube, dan
> milis-milis saat-saat ini, marilah kita berdoa seperti doa
> Tuhan Yesus
> agar 'Allah Bapa mengampuni mereka karena mereka tidak tahu
> akan apa
> yang mereka lakukan,' dan marilah kita berdoa agar 'Roh
> Kudus
> menyadarkan mereka agar tidak meneruskan rencana yang tidak
> masuk akal
> itu.'
> 
> Amin.
> 
> Salam kasih dari YABINA ministry www.yabina.org <http://www.yabina.org>
> 


      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke