Nice story...
^_*

  ----- Original Message ----- 
  From: Bona, Mirza Rotua 
  Sent: Wednesday, August 11, 2010 8:50 AM
  Subject: ~ aga ~ Mengapa kita membaca AlQuran meskipun kita tidak mengerti 
artinya


  Suatu cerita yang indah: 
  Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu 
pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg masih 
muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di meja makan di 
dapurnya. Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba 
untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya 
bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membaca Qur'An seperti yang kamu lakukan 
tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku 
menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Qur'An? Dengan tenang sang Kakek 
dengan meletakkan batubara di dasar keranjang, memutar sambil melobangi 
keranjang nya ia menjawab, " Bawa keranjang batubara ini ke sungai dan bawa 
kemari lagi penuhi dengan air." Maka sang cucu melakukan seperti yang 
diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan 
rumahnya. 

  Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat 
lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk 
dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya 
kosong sebelum ia tiba di depan rumah. Dengan terengah-engah, ia berkata kepada 
kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah 
dibolongi, maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya. 

  Sang kakek berkata, " Aku tidak mau ember itu; aku hanya mau keranjang 
batubara itu. Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar 
pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa 
hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya,  biar 
sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum  ia 
sampai ke rumah. 

  Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga 
menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong 
lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamu 
pikir percuma?" Jawab kakek. 

  Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya." Sang cucu menurut, melihat ke dalam 
keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang 
berbeda. Keranjang itu telah berubah dari  keranjang batubara yang tua kotor 
dan  kini bersih, luar dalam. " Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu 
membaca Qur'An. Kamu tidak bisa memahami atau ingat segalanya, tetapi ketika 
kamu membaca nya lagi, kamu akan berubah, luar dalam. 

  Itu adalah karunia dari Allah di dalam hidup kita." 

  Jika kamu merasa email ini patut dibaca, maka lanjutkanlah ke teman-temanmu. 
Seperti sabda Nabi Muhammad( SAW) : 
  " Bagi siapa saja yang membawa kebaikan maka akan mendapat ganjarannya" 


  -- 
  you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
  add my twitter @aga_madjid
  thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke