syukurlahhhhhhh.....
jadi mie yang gw makan selama ini statusnya : "AMAN"

INDOMIE SELERAKU


><><><><><><><
***Dromen zijn het begin van de werkelijkheid.***
regards,
"ined_mail
by:
DENY TRI SURYODINOTO
email  : deny[dot]dino[at]gmail[dot]com



2010/8/12 Rochmad Sigit <[email protected]>

> Banyak isu berseliweran seputar makanan instan yang membuat hati tak
> tenang. Misalnya saja soal lilin yang katanya menempel pada mi, atau tentang
> cara pengolahan yang harus pas agar aman di konsumsi. Ikuti penjelasan
> Prof.Dr.F.G.Winarno, mantan Presiden Codex Dunia & Ketua Dewan Pakar PIPIMM
> (Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman) mengenai mie instan.
>
> Dibalik kelezatannya banyak persepsi salah yang beredar seputar mi
> instan.Daripada terjebak isu tak jelas, mari *Bro dan Sis *smua pahami
> fakta seputar makanan favorit ini.
>
> Mitos : Mi instan mengandung lilin. Oleh karena itu, ketika dimasak airnya
> menguning.
> Fakta : SALAH. Mi instan tidak menggunakan lilin. Lilin adalah senyawa
> inert untuk melindungi makanan agar tidak basah dan cepat membusuk. Lilin
> sebenarnya ada pada makanan alami, spt apet/kubis. Kubis jika dicuci dengan
> air tidak langsung basah, atau apel yang jika di gosok akan mengilap. Itulah
> lilin yang memang diciptakan alam
>
> Mitos : Mi instan menggunakan bahan pengawet yang berbahaya bagi kesehatan.
> Fakta : Dalam proses pembuatannya mi instan menggunakan metode khusus agar
> lebih awet, namun sama sekali tidak berbahaya. Seperti yang telah dijelaskan
> di atas, salah satu cara pengawetan mi instan adalah deep frying yang bisa
> menekan rendah kadar air(sekitar 5%). Metode lain adalah air hot drying
> (pengeringan dengan udara panas). Inilah yang membuat mi instan bisa awet
> hingga 6 bulan. asalkan kemasannya terlndung secara sempurna. Kadar air yang
> sangat minim ini, tidak memungkinkan bakteri pembusuk hidup apalagi
> berkembang biak. Malah mi instan tidak beraroma tengik serta tidak
> menggumpal basah. Langkah terakhir untuk memastikan mi instant layak
> konsumsi adalah perhatikan dengan seksama tanggal kadaluarsanya
>
> Mitos : Metode dua air terpisah adalah cara terbaik memasak mi
> Fakta : Justru air rebusan mi pertama yang mengandung kandungan takaroten
> yang tinggi. Semua vitamin (dari minyak dan bumbu) yang larut dalam air
> terdapat dalam air rebusan pertama ketika memasak mi. Apabila air rebusan di
> ganti dengan air matang baru, semua vitaminnya menghilang. Selain itu,
> minyaklah yang membuat mi (atau makanan lain) lebih enak. Jadi air rebusan
> pertama tidak perlu dibuang. Dan kandungan betakaroten juga tecoferol dalam
> minyak sangat berguna memenuhi kebutuhan gizi
>
> Mitos : Penggunaan styrofoam berbahaya bagi kesehatan, apalagi jika
> styrofoam terkena air panas, seperti ketika memasak mi instan dalam cup.
> Fakta : Styrofoam untuk mi instan cup terbukti aman di gunakan, karena
> telah melewati standar BPOM ( Badan Pengawas Obat dan Makanan. Cup yang
> dipakai mi instan adalah styrofoam khusus untuk makanan. ia memang bisa
> menyerap panas, ini terbukti setelah di seduh air panas, tidak terasa panas
> di tangan ketika dipegang. Tetapi karena proses pressingnya memenuhi
> standar, tidak menyebabkan molekul styrofoam larut (rontok) bersama mi
> instan yang di seduh air panas. Jadi, jika selama ini khawatir dengan mi
> instan menempel pada cupnya ketika di seduh air panas, sematamata disebabkan
> tingginya kadar minyak dalam mi (sekitar 20%). Desain pun dibuat berbeda
> yaitu dengan menambahkan gerigi dibagian atas cup, sehingga tak langsung
> panas di tangan. Selain itu, expandable polysteren yang di gunakan mi instan
> cp telah melewati penelitan BPOM dan Japan Environment Agency sehingga
> memenuhi syarat untuk mengemas produk pangan. Berdasar penelitian tsb,
> kemasan ini aman digunakan.
>
> Mitos : Mi instan kenyal karena bahan bakunya adalah karet.
> Fakta : Sama sekali tidak ada bahan karet dalam bahan baku mi insta. Mi
> instan dibuat dari bahan bahan berkualitas tinggi dan pilihan terbaik
> seperti tepung terigu yang sudah difotifikasi dengan zat besi, zinc, vitamin
> B1,B2 dan asam folat. Begitu pula dengan bumbu, yaitu bawang merah, cabe
> merah, bawang putih, dan rempahrempah. Pembuatannya pun digarap serius.
> Melewati proses pengeringan yang telah dipaparkan sebelumnya, seperti hot
> air drying atau deep frying. Karena itulah mi instan kenyal dan tidak mudah
> putus.
>
>
>
> Sumber : http://www.bluefame.com/index.php?showtopic=252236
>
>
>
> *Warm Regards,*
>
> * *
>
> * *
>
> *Rochmad Sigit*
>
>
>
> *[ Rasa kecilnya diri ini saat berhadapan dengan masalah, *
>
> *bukan disebabkan oleh besarnya masalah, *
>
> *tetapi oleh kecilnya tujuan hidup.** ]*
>
>
>
> --
> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
> to post emails, just send to :
> [email protected]
> to join this group, send blank email to :
> [email protected]
> to quit from this group, just send email to :
> [email protected]<aga-madjid%[email protected]>
> if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
> or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
> add my twitter @aga_madjid
> thanks for joinning this group.
>

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke