Dear agaer's yg sudah punya suami atau istri,

  

Suami dan istri adalah dua sisi mata uang yang tak bisa berdiri sendiri. Satu 
dengan yang lainnya saling membutuhkan, saling melengkapi, dan saling 
menyempurnakan. Hubungan keduanya bisa dipuisikan. Puisi adalah ramuan 
kata-kata indah. Menusuk kalbu dan menggugah rasa. Berikut kami sajikan puisi 
karya Enggar Tri W., yang dibuat khusus untuk suami-istri. Selamat menikmati !

Syair Renungan untuk Suami dan Istri Muslim.

Untuk Suami (Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Laki-laki).

Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.

Istri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah.

Justru istri hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita,
Menjadi sholehah ...

Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama.

Istri menjadi tanah, kamu langit penaungnya,
Istri ladang tanaman, kamu pemagarnya,
Istri kiasan ternakan, kamu gembalanya,
Istri adalah murid, kamu mursyidnya,
Istri bagaikan anak kecil, kamu tempatnya bermanja.

Pernikahan atau perkawinan,
Menginsyafkan kita perlunya iman dan taqwa.

Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah subhanahuwata'ala,
Karena memiliki istri yang tak sehebat mana,
Justru kamu akan tersentak dari alpa.

Kamu bukanlah Rasulullah,
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahuwajhah,
Cuma suami akhir zaman,
Yang berusaha menjadi sholeh ...

Amin ... !

Untuk Istri (Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Wanita)

Pernikahan atau perkawinan,
Membuka tabir rahasia.

Suami yang menikahi kamu,
Tidaklah semulia Muhammad SAW.,
Tidaklah setaqwa Ibrahim,
Pun tidak setabah Ayyub,
Ataupun segagah Musa,
Apalagi setampan Yusuf.

Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman,
Yang punya cita-cita,
Membangun keturunan yang sholeh ...

Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama.

Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya,
Suami adalah nahkoda kapal, kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal, kamu adalah penuntun kenakalannya,
Saat Suami menjadi raja, kamu nikmati anggur singgasananya,
Ketika Suami menjadi bisa, kamu penawar racunnya,
Seandainya Suami masinis yang lancang, sabarlah memperingatkannya ...

Pernikahan ataupun perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan takwa,
Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah SWT.,
Karena memiliki suami yang tak segagah mana,
Justru kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna dalam menjaga,
Pun bukanlah Hajar, yang begitu setia dalam sengsara,
Cuma wanita akhir zaman,
Yang berusaha menjadi sholehah ...

Amin !

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke