Ejakulasi dini atau masalah gangguan ereksi adalah hal yang paling
menakutkan bagi pria karena membuat kemaluan tak bisa berfungsi optimal. Ada
beberapa angka-angka penting yang menjelaskan tentang ejakulasi dini.

Dilansir dari Foxnews, Rabu (25/8/2010), berikut angka dan jumlah yang
menjelaskan tentang ejakulasi dini:

Sekitar 30 persen pria mengalami ejakulasi dini
Ejakulasi dini ternyata merupakan masalah seksual yang umum terjadi pada
pria. Diperkirakan ada sekitar 30 persen pria di dunia mengalami ejakulasi
dini. Tidak peduli berapa usia, berapa banyak pengalaman yang dimiliki atau
seberapa banyak tahu tentang seks, ejakulasi bisa terjadi pada siapa saja.

Hanya bertahan 15 detik
Banyak pria sebenarnya hanya dapat berhubungan seks rata-rata selama dua
sampai lima menit sebelum ejakulasi. Namun, pria yang mengalami ejakulasi
dini hanya bisa bertahan selama satu menit atau kurang dari itu. Sebagian
besar penelitian menunjukkan bahwa pria dengan ejakulasi dini biasanya hanya
bisa bertahan 15 sampai 60 detik.

Disebabkan oleh 2 neurotransmiter
Selama bertahun-tahun, sejumlah penyebab ejakulasi telah dibicarakan,
termasuk masalah-masalah psikologis seperti kecemasan dan rasa bersalah,
kebiasaan buruk dari masturbasi, sensitivitas penis lebih besar dan
kurangnya pengalaman seksual.

Meski dalam beberapa teori alasan tersebut benar, namun penyebab utama
ejakulasi dini berdasarkan ilmu kedokteran adalah dua neurotransmiter kimia.

Penelitian baru menunjukkan bahwa ejakulasi dini sama halnya dengan cacat
lahir lainnya, yaitu merupakan gangguan yang dibawa sejak lahir. Peneliti
juga menemukan hubungan antara ejakulasi dini dan cara kerja sistem saraf.

Perubahan di tingkat dua neurotransmitter (pembawa pesan kimia yang
tergantung pada sistem saraf untuk mengatur fungsi tubuh) dapat ikut
bertanggung jawab atas ejakulasi dini.

Obat yang dapat memberi efek 12 kali lipat
Dengan perkembangan ilmiah, ada pengobatan baru yang menjanjikan untuk
melipatgandakan waktu 'bertahan' bagi pria dengan ejakulasi dini, yaitu
selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI). Antidepresan ini dapat
membantu meningkatkan kadar serotonin neurotransmitter, yang dapat membantu
penundaan ejakulasi.

Peneliti juga telah mengembangkan anestesi spray yang bisa memiliki manfaat
nyata bagi penderita ejakulasi dini. Spray yang disebut PSD502 atau Topical
Eutectic Mixture for Premature Ejaculation (TEMPE), berisi versi aerosol
dari lidokain dan prilocaine, yang merupakan dua senyawa membeku.

Ketika disemprotkan pada penis sebelum melakukan hubungan, senyawa ini
tampaknya meningkatkan waktu 'bertahan' untuk pria dengan ejakulasi dini
sebesar 12 kali lipat atau sama dengan 3 menit.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke