"Memaafkan" 
 
 
'Balaslah perbuatan mereka setimpal dengan apa yang mereka perbuat kepadamu. 
Namun jika engkau lebih memilih menahan diri itu lebih baik.' (QS. An-nahl : 
126).

 Penjelasan diatas bahwa obat terbaik untuk  menyembuhkan sakit hati  adalah 
tidak membalas sakit hati dengan menyakiti melainkan dengan menahan diri 
kemudian memaafkan. Lantas bagaimana caranya? 


1. Menyadari  bahwa menyakiti orang lain adalah sebuah kesalahan. Membalas 
sakit hati dengan menyakiti berarti kita lebih buruk daripada mereka maka lebih 
baik menahan diri kemudian memaafkan. 

2. Setelah  mampu menahan diri dan ini yang paling tidak mudah adalah 
menyayangi  orang yang menyakiti kita sebagai sesama hamba Allah. 

 
Kapan saat yang tepat kita memaafkan? 
Disaat kita merasakan sakit hati maka disaat itu pula, maafkanlah!. Maaf 
diperlukan untuk mengobati luka hati yang kita derita begitu teramat dalam, dan 
berkepanjangan, tak terlupakan.  Sebab jika tidak memaafkan luka itu justru 
akan semakin mendalam dan membusuk di hati kita. Maka memaafkan berarti 
menyembuhkan dan memulihkan luka dihati. Jadilah pemaaf! sebab kebaikan maaf 
ternyata berpulang pada diri kita sendiri, orang yang pemaaf adalah orang yang 
hidup sehat dan bahagia, sebab memaafkan hanya akan dilakukan oleh orang yang 
memiliki hati yang berlimpah kebahagiaan.

Sahabatku dan saudaraku, semua itu tidak mudah maka mari kita lakukan semua itu 
hanya karena berharap surga janji ALLAH SWT, krn hanya krn ALLAH SWT apa yg 
kita lakukan menjadi IBADAH . Subhanallah. 

Wassalam WR.WB

⒜⒢⒜

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke