Hampir mirip, sama2 kemasukan, cuman endingnya beda, tapi tetep aja bagusan megan krna lebih 'proporsional' hehehe
aga madjid -----Original Message----- From: aris dianto <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 19 Oct 2010 23:30:36 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: ~ aga ~ Review Film : 'Rintihan Kuntilanak Perawan': Bukan Hantu,Tapi Industri yang Merintih mirip ama film JENIFERS BODY, yang main megan fox di film itu meganfox makan orang, huakakakkaka bener sama ama nig film, tapi nama benenya itu noraks abis, tapi patut di tonton, tera patriknya maksud gue hiakakakakakakkaka salam buat terapatrik ________________________________ From: Tedy A <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, October 20, 2010 1:27:18 PM Subject: Re: ~ aga ~ Review Film : 'Rintihan Kuntilanak Perawan': Bukan Hantu,Tapi Industri yang Merintih Gak kreatip neh pelem.... Njiplak dari pelem barat..... gw udah nonton yang persi baratnya.......... cakepban yang persi baratnya aga wrote: Film sampah yang pernah ada !!! > >selama gue nonton ini, gue cuman mainin BB aja sambil berharap hujan cepetan >berhenti. > >Wasting ur time and money for this truly horrible fuckin' movie ever !!! > > >aga madjid ________________________________ >From: "Rochmad Sigit" <[email protected]> >Sender: [email protected] >Date: Wed, 20 Oct 2010 11:16:13 +0700 >To: <[email protected]> >ReplyTo: [email protected] >Subject: ~ aga ~ Review Film : 'Rintihan Kuntilanak Perawan': Bukan Hantu, >Tapi >Industri yang Merintih > > >Selasa, 19/10/2010 11:14 WIB >'Rintihan Kuntilanak Perawan': Bukan Hantu, Tapi Industri yang Merintih >Veronika Kusumaryati - detikMovie > > > >ist. >Jakarta - Film ini bisa jadi hanyalah film horor yang akan terlupakan setahun >yang akan datang. Tak ada yang istimewa selain bahwa KK Dheeraj setelah >membuat >beberapa horor dengan estetika rendahan (low brow), kini semakin memperhatikan >kualitas produksi maupun presentasinya. Perhatian ini tentu saja juga terjadi >dengan pemilihan bintang dan pemasaran yang membuat film ini menyulut >kontroversi, setidaknya untuk Front Pembela Islam (FPI). > >Memasang Tera Patrick, bintang film dewasa Amerika Serikat, sebagai salah satu >tokoh utama bukanlah menjadi kebutuhan film itu sendiri. Melainkan, alat >pemasaran yang dirasakan cukup ampuh menaklukkan pasar film Indonesia yang >sedang jenuh. > >'Rintihan Kuntilanak Perawan' bercerita tentang seorang perempuan bernama >Alice >(dimainkan oleh Tera Patrick) yang tinggal bersama sepupunya, Lily (dimainkan >oleh Angel Lelga). Pada suatu malam, mereka bertandang ke kafe milik pacar >Lily, >Mike. Di kafe tersebut, sebuah band yang beranggotakan empat laki-laki muda, >The Keren’s Band, sedang berjuang untuk menjadi besar. Salah satu anggota >band >mendekati Alice, dan Alice pun diajak oleh rombongan band itu ke suatu tempat >yang misterius. > >Lily pun pulang ke rumah. Keesokan harinya, Alice mulai berubah. Ia kemudian >menjadi pembunuh keji yang membidik mangsa-mangsanya di kafe milik Mike. Satu >per satu laki-laki yang terpikat dengannya, termasuk manajer The Keren’s, >terbunuh secara sadis di tangan Alice. Lily sendiri selalu dihantui oleh >kuntilanak di rumahnya yang besar bak istana. > >Dalam adegan-adegan selanjutnya, film ini tak berbeda dengan film-film KK >Dheeraj sebelumnya atau pun film-film horor sejenis. Ia mengandalkan efek tata >suara, bentuk hantu yang lebih bisa dikatakan menjijikkan daripada menakutkan, >dan tentu saja, penampakan tubuh seksi Angel Lelga dan Tera Patrick. Meski >perubahan Alice dari perempuan kulit putih yang masih perawan hingga menjadi >pembunuh sadis dijelaskan lewat adegan penggunaan ilmu hitam oleh anggota The >Keren’s, namun secara garis besar, narasi film ini lebih mengandalkan >gambar-gambar eksplisit hantu, kekejaman, dan tentu saja kesintalan daripada >alur cerita yang jelas. > >Motif perempuan yang disakiti kemudian balas dendam tetap diulang, tanpa >memberi >makna dan perubahan baru dalam cerita. Namun, film ini menghadirkan situasi >yang >menarik bukan hanya di resepsinya, di mana orang-orang yang menamakan dirinya >‘penjaga moral bangsa’ menganggapnya sebagai sampah pornografi namun juga di >dalam cerita, karena hampir semua laki-laki yang ditampilkan dalam film tidak >memiliki gambaran positif sedikit pun, kecuali Mike. > >Film ini berakhir dengan drama yang mungkin hanya karakter perempuanlah yang >memahaminya karena tak satu pun dialog terucap tentang apa yang sebenarnya >terjadi ketika Alice ‘diculik’ oleh The Keren’s (tak adakah nama band yang >lebih norak daripada ini?). > >Menonton film ini tak beda dengan menonton film-film eksploitasi tahun 1990-an >macam 'Kenikmatan Terlarang' (2006) dan 'Puncak Kenikmatan' (1997). Apalagi >konteks produksi film-film eksploitasi ini hampir sama. Film-film itu dibuat >pada akhir periode Orde Baru ketika penguasa melakukan sensor yang sangat >ketat >pada seksualitas dan terutama isu-isu politik yang dianggap subversif. > >Sedangkan, film-film seperti 'Rintihan Kuntilanak Perawan' ini dibuat >pasca-pengesahan UU Anti-Pornografi dan Pornoaksi serta menguatnya penguasa >dan >kekuatan-kekuatan masyarakat untuk menertibkan moral dan seksualitas >perempuan. >Film-film ini juga hasil dari sebuah periode di mana produksi film-film >bermutu >mulai turun dan penonton mulai jenuh dengan jenis-jenis film yang dibuat oleh >pembuat film Indonesia. > >Perusahaan pembuat film ini, K2K Production adalah perusahaan film yang >didirikan pada 2006 yang film pertamanya, 'Genderuwo' (2007) oleh Sinema >Indonesia dikatakan disunting dengan 'powerpoint'. Ejekan itu sayangnya tidak >membuat perusahaan tersebut menghentikan film-film 'low brow' yang dibuatnya. >Semakin banyak hinaan, semakin besarlah tekad mereka untuk membuat film-film >dengan budget rendah dan keuntungan yang cukup besar. > >K2K Production bukanlah satu-satunya perusahaan yang membuat film seperti itu. >Namun, seperti yang telah diperlihatkan sejarah, produksi film-film seperti >'Rintihan Kuntilanak Perawan' ini hanya akan jadi sebuah pertanda pada >kembalinya masa surut perfilman nasional yang dibangun di atas fondasi >industri >yang rapuh. > >Veronika Kusumaryati, belajar di Departemen Kajian Film Fakultas Film dan >Televisi Institut Kesenian Jakarta. Ia adalah salah seorang pendiri Klub >Kajian >Film IKJ. Kini ia bekerja sebagai kurator film. (mmu/mmu) > >Thanks >Warm Regards, > > >Rochmad Sigit > >[ Rasa kecilnya diri ini saat berhadapan dengan masalah, >bukan disebabkan oleh besarnya masalah, >tetapi oleh kecilnya tujuan hidup.] > -- >you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. >to post emails, just send to : >[email protected] >to join this group, send blank email to : >[email protected] >to quit from this group, just send email to : >[email protected] >if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid >or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or >add my twitter @aga_madjid >thanks for joinning this group. >-- >you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. >to post emails, just send to : >[email protected] >to join this group, send blank email to : >[email protected] >to quit from this group, just send email to : >[email protected] >if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid >or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or >add my twitter @aga_madjid >thanks for joinning this group. > -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group. -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group. -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
<<image/jpeg>>
