Doa bukan sekedar kata-kata. Doa bukanlah seruan yang kosong. Doa yang
kita panjatkan haruslah doa yang memiliki kuasa.
Yak 5: 13-18
Melalui ayat di atas, Tuhan mengungkapkan bagaimana kita memiliki doa yang
berkuasa, yaitu doa yang menghasilkan mujizat.
1. Saling mengaku dosa
Dosa
membuat kita terpisah dan putus hubungan dengan Allah. Dosa membuat doa
kita tidak didengar Tuhan. Sekeras apapun seruan kita Tuhan tidak akan
membuka telinganya (Yes 59:1-2) karena itu sebelum berdoa kita harus
berdamai dengan Tuhan terlebih dulu dengan mengakui segala dosa kita dan
bertobat. Percayalah, jika kita mau mengaku
dosa, maka Ia akan mrngampuni dan membenarkan kita.
2. Saling mendoakan
Di
dalam saling mendoakan ada kesempatan dan kesatuan hati. Dan di mana
ada kesepakatan dan kesatuan hati, di sana berkat Tuhan di curahkan dan
doa dikabulkan (Mat 18:19)
3. Hidup dalam kebenaran.
Kita
harus tinggal dan hidup dalam kebenaran firman Tuhan. Orang yang hidup
di dalam firman Tuhan, tidak akan hidup di dalam dosa, melainkan
melakukan apa yang sesuai dengan kehendaknya. Orang yang tidak hidup
dalam dosa dan melakukan kehendak Tuhan tentu akan mendapatkan perhatian
yang khusus dariNya dan setiap doaNya pasti didengar.
4. Berdoa dengan yakin dan tidak ragu.
Maksudny,
berdoa dengan iman. Doa iman akan mendatangkan mujizat. Elia beriman
dalam doanya sehingga Allah mengabulkannya. Keyakinan dan kesungguhan
akan sangat menentukan jawaban doa kita. Doa orang yang ragu-ragu, tidak
akan menghasilkan apa-apa (yak 1:6-7)
Blessing,,,
__._,_.___
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.