Senin, 03/01/2011 18:33 WIB

 PSSI Berdalih Regulasi, Pengamat Minta Abaikan Saja
 *Andi Abdullah Sururi* - detiksport




  *Jakarta* - PSSI menggunakan undang-undang dan statuta untuk
mempertahankan keyakinan mereka. Tapi demi menyelamatkan sepakbola, kalau
perlu undang-undang itu diamandemen oleh pemerintah.

Dua aturan dipegang PSSI terkait akan bergulirnya kompetisi baru bernama
Liga Primer Indonesia (LPI), yang sedari awal mereka anggap ilegal. Selain
statuta yang selama ini dipegang kuat-kuat oleh PSSI, mereka mengacu pada
salah satu pasal dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem
Keolahragaan Nasional (Siskornas).

Pada Pasal 51 Bab IX ayat dua (2) disebutkan bahwa *penyelenggaraan
kejuaraan olahraga yang mendatangkan langsung massa penonton wajib
mendapatkan rekomendasi dari induk organisasi cabang olahraga yang
bersangkutan dan memenuhi peraturan perundang-undangan.*

Dari dua aturan itu PSSI berkali-kali menegaskan bahwa LPI tidak mereka akui
dan oleh karenanya melanggar hukum.

"PSSI menyesalkan, menyayangkan dan jelas tidak mengakui keberadaan sebuah
kegiatan atau kompetisi sepakbola yang diadakan di luar PSSI, sebagai wadah
tunggal organisasi sepakbola yang resmi di Indonesia," demikian diingatkan
lagi oleh Sekjen PSSI Nugraha Besoes kepada wartawan di kantornya, Senin
(3/1/2011).

Menanggapi hal tersebut, pengamat sepakbola Anton Sanjaya meminta masyarakat
untuk mengabaikan dalih apapun yang dipakai PSSI. "Kita tegas saja. Toh
mereka juga tidak pernah mendengarkan kita selama ini," ujarnya kepada *
detiksport.*

Mengenai UU tentang Siskornas tersebut, Anton menilai hal itu masih bisa
diubah.

"Undang-Undang hanya bisa dijalankan dalam keadaan normal. Tapi keadaan
sepakbola kita sekarang ini sudah tidak normal. Jadi kita abaikan saja.
Kalau perlu amandemen saja. Kita bisa mengerahkan kekuatan rakyat untuk
meminta DPR-MPR untuk melakukan perubahan pada pasal-pasal yang dipakai
sebagai dalih PSSI itu," tukasnya.

"Yang harus dicatat adalah, sepakbola adalah milik rakyat, bukan punya
PSSI," Anton melanjutkan. "Kalau statuta, kita sudah benar-benar tidak
percaya pada itu, karena mereka (PSSI) juga pakai standar ganda kok.
Sudahlah, kita abaikan saja." * ( a2s / krs ) *
*Warm Regards,


Zigo AlCapone
*

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke