Pelatih Asing Bertaburan di LPI
  </lptn/20101231/img/psp-1-pelatih-asing-bertabu-a7ed7f5d44a30.html> Pelatih
Asing Bertaburan di LPI

Liputan6.com, Jakarta: Liga Primer Indonesia (LPI) segera dimulai. Ternyata
dari 19 pelatih kesebelasan yang berlaga, 12 di antaranya merupakan pelatih
asing. Mereka bakal adu strategi di kompetisi yang akan dimulai pada 8
Januari 2011.

Pelatih skala internasional sudah siap untuk melatih pemainnya berlaga di
kompetisi LPI. Dalam siaran pers penyelenggara yang diterima pada Jumat
(31/12), tertulis profil pelatih klub LPI. Berikut profil pelatih yang
dimaksud:

1. Aceh United

Pelatih : Lionel Charbonnier (Prancis)

Mantan kiper ketiga Timnas Prancis di Piala Dunia 1998 ini banting setir
menjadi pelatih usai gantung sepatu. Saat menjadi direktur teknik federasi
sepakbola Tahiti, Lionel Charbonnier mengantarkan timnas U-20 negara di
Kepulauan Karibia tersebut ke Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2009. Kini publik
Indonesia akan menyaksikan langsung kehandalan pemain juara dunia ini
menangani tim peserta LPI yang bermarkas di ujung paling barat nusantara,
Aceh United.

2. Bali De VataPelatih : Willy Scheepers (Belanda)Pelatih asal Belanda Willy
Scheepers dipercaya menangani Bali De Vata. Sebelum mampir di kawasan wisata
ternama dunia ini, Scheepers tercatat sebagai juru latih klub-klub Eropa,
seperti FC Oberwinterthur, FC Kreuzlingen, dan APEP Pitsilia. Jabatan teknis
terakhir yang dipegang Scheepers adalah menjadi direktur teknik di liga
utama Siprus.

3. Bandung FCPelatih : Nandar IskandarNama Nandar Iskandar tidak bisa
dipisahkan dari percaturan sepakbola Indonesia. Selain pernah menjadi pemain
timnas tahun 1970-an, Nandar yang identik dengan Persib Bandung ini juga
sempat melatih Timnas Indonesia pada 1999 hingga 2000. Sebagai pelatih,
kiprah Nandar memang tak perlu diragukan. Bandung Raya, Persib Bandung, PKT
Bontang, Perseden Denpasar, PSPS Pekanbaru, dan Persiba Bantul pernah
merasakan tangan dinginnya.

4. Batavia UnionPelatih : Roberto Bianchi (Brasil)Pelatih asal Brasil
pemegang paspor Spanyol ini mengantongi sertifikat UEFA PRO pada tahun 2006.
Pernah melatih Zamora FC, Roberto Bianchi juga lama berkecimpung di Ciuded
de Muscia, Mato Grosso de Sul, Bullense, dan Beijing Guoan FC. Kini Beto
melangkah bersama Batavia Union.

5. Bogor RayaPelatih : John ArwandiLPI menjadi pertanda dimulainya debut
John Arwandi sebagai pelatih. Sebelumnya, John malang-melintang sebagai staf
teknik di sejumlah klub Indonesia. Tercatat pernah menjadi pelatih fisik PS
Semen Padang pada 2007, John kemudian dipercaya menjadi asisten pelatih
Persikabo Bogor tahun 2008-2009. Kini John bertugas memimpin Bogor Raya
meraih sukses di LPI.

6. Cendrawasih PapuaPelatih : Uwe Erkebrecher (Jerman)Pelatih asal Jerman
ini pernah menangani klub Eropa seperti tim Jerman FC Koln Jugend, FC Carl
Zeiss Jena, dan beberapa klub divisi II di Jerman. Dengan pengalaman
melatihnya di berbagai klub, Uwe Erkebrecher ingin menjadi bagian dari
perubahan sepak bola Indonesia dengan melatih tim Cendrawasih Papua.

7. Jakarta 1928Pelatih : Bambang NurdiansyahInilah comeback Bambang
Nurdiansyah di bangku pelatih setelah menangani klub-klub ternama Indonesia,
seperti Pelita Krakatau Steel, PSIS Semarang, serta terakhir Arema Malang.
Beberapa kali pula Bambang dipercaya menangani timnas yunior Indonesia di
turnamen internasional, seperti Asian Games 2006. Pernah memperkuat timnas
Indonesia sebagai pemain selama 11 tahun, Bambang kini menjadi arsitek utama
Jakarta 1928.

8. Kabau PadangPelatih : Divaldo Alves (Portugal)Sebelum melatih Kabau
Padang, Divaldo Alves berpengalaman menangani tim-tim di Thailand, Malaysia,
dan Hong Kong. Bahkan tahun 2009 lalu Alves pernah melatih Persijap Jepara.
Sebagai modal utama mengarungi kiprah kepelatihan di Indonesia, Alves
membawa serta pengalaman mengikuti pendidikan fisik dan olahraga di Portugal
dan memegang sertifikat pelatih UEFA A-Level.

9. Ksatria XI SoloPelatih : Branko Babic (Serbia)Pelatih asal Serbia berusia
63 tahun itu pernah melatih OFK Beograd tahun 2004-05 dan kini menapak di
Ksatria XI Solo. Selain itu, Branko Babic juga pernah melatih tim di
beberapa negara seperti di Jepang dan Montenegro. Sebagai pemain, Babic
pernah memperkuat klub Jerman Beringen FC tahun 1975-1976.

10. Makassar CityPelatih : Michael Feichtenbeiner (Jerman)Michhael
Feichtenbeiner pernah menjadi managing director Bundesliga divisi dua dan
pernah pula melatih klub Malaysia, Selangor MPPJ dan kini di Makassar City.
Pelatih asal Jerman ini merupakan pemegang sertifikat pelatih UEFA Pro Coach
Licence.

11. Manado UnitedPelatih : Muhammad Al HadadMuhammad Al-Hadad sudah lama
malang-melintang di persepakbolaan nasional. Tercatat Niac Mitra Surabaya
pernah dibawanya menjuarai tiga kali Piala Galatama. Selanjutnya, Persijatim
dan Persim Maros pernah merasakan kiprah kepelatihannya. Terakhir, Al Hadad
menukangi Persita Tangerang tahun 2008 sebelum memutuskan untuk hijrah ke
Manado United.

12. Medan BintangPelatih : Rene Van Eck (Belanda)Rene Van Eck banyak
mencicipi pengalaman bermain di sejumlah klub Eropa, seperti Excelsior
Rotterdam, FC Den Bosch, FC Nuremberg, FC Wintherthur, SC Kriens, dan FC
Lucerne. Gantung sepatu sebagai pemain, Van Eck langsung beralih menjadi
pelatih. Setelah meraih sertifikat UEFA Pro Coach Licence, pria asal Belanda
ini melatih klub Jerman, Carl Zeiss Jena dan kini di Medan Bintang.

13. Medan ChiefsPelatih : Jorg Steinebruner (Jerman)Sepakbola Asia bukan
barang baru bagi Jorg Steinebruner. Pelatih asal Jerman ini berpengalaman
melatih sejumlah klub Singapura, seperti Woodland Wellington, Sengkang
Punggol, dan Etoile. Mulai tahun 2011 ini, Steinebruner "menyeberang" beradu
taktik di persepakbolaan Indonesia bersama Medan Chiefs.

14. PersebayaPelatih : Aji SantosoTidak ada yang menyangsikan kiprah Aji
semasa masih bermain. Posisi bek sayap kiri timnas Indonesia adalah
langganannya, begitu juga dengan ban kapten. Reputasi itu yang membuatnya
pernah membela klub-klub papan atas tanah air, seperti Arema Malang,
Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Persema Malang. Sejak 2009, Aji
dipercaya menangani Persebaya hingga saat ini.

15. PersemaPelatih : Timo Scheuneman (Jerman)Pelatih kelahiran Jerman yang
fasih berbahasa Indonesia ini pernah bermain di klub college Amerika
Serikat, Master Mustangs, dan pada 1997 menjadi pemain Persiba Balikpapan.
Setelahnya, Indonesia seakan menjadi tanah air bagi Timo. Memegang lisensi
kepelatihan UEFA A sejak 2007 lalu, Timo pernah dipercaya menangani timnas
sepakbola putri Indonesia di SEA Games 2008 dan Persema sejak 2010 ini.

16. PersiboPelatih : Sartono AnwarSartono adalah sosok yang sudah lama
dikenal pecinta sepakbola Indonesia. Salah satu pencapaian besar Sartono
semasa bermain adalah ketika membawa PSIS Semarang menjadi juara
perserikatan 1987 dengan mengalahkan Persebaya Surabaya. Selain melatih
Persibo, Sartono juga sempat duduk di bangku asisten pelatih timnas futsal
Indonesia pada 2002.

17. Real MataramPelatih : Jose Basualdo (Argentina)Jose Basualdo pernah
mencicipi Piala Dunia 1990 dan 1994 semasa masih bermain membela Timnas
Argentina. Usai gantung sepatu, Basualdo menangani Klub Ekuador, Deportivo
Quito. Setelahnya, Basualdo menangani sejumlah klub Amerika Latin, seperti
Universitario de Deportes, El Porvenir, Cienciano, Santiago Morning, dan
Universidad de Santiago FC sebelum akhirnya dipinang Real Mataram.

18. Semarang UnitedPelatih : Edy ParyonoEdy Paryono merupakan pelatih yang
berpengalaman karena sempat menyerap ilmu dari Ivan Kolev dan Peter Withe
ketika menjadi asisten dua pelatih Eropa itu di Timnas Indonesia.
Setelahnya, Edy menjadi pelatih PSIM Yogyakarta, PSIS Semarang, Persipur
Purwodadi, hingga akhirnya menangani Semarang United pada musim perdana Liga
Primer Indonesia.

19. Tangerang WolvesPelatih : Paulo Camargo (Brasil)Di negara asalnya,
Brasil, Paulo Camargo dikenal pelatih yang sangat serius dalam menangani tim
dan jeli menciptakan pemain berbakat. Salah satu anak didiknya adalah Kaka
ketika masih bermain di tim junior So Paulo Futebol Clube. Kini, kemampuan
tersebut dapat ditularkan ke Indonesia. Kita nantikan siapa pemain muda
cemerlang yang dilahirkan Camargo bersama Tangerang Wolves.(Ant/ULF)



*Warm Regards,


Zigo AlCapone
*

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke