Budhi Prasetyo











Selasa, 11/01/2011 08:22 WIB
Ungkap Kasus Gayus, Lebih Baik Goyang Sebentar Daripada Tak Benar 
Selamanya  
Nurvita Indarini – detikNews

Jakarta - Salah satu alasan kenapa kasus Gayus Tambunan tidak tuntas 
ditangani kepolisian, menurut Ketua Komisi III DPR Benny K Harman, 
dikhawatirkan akan menggoyang Republik. Namun lebih baik goyang sebentar 
daripada tak benar selamanya.

"Pada waktu bicara mafia hukum, dalam jangka pendek bisa saja Republik ini 
goyang. Tapi goyang sebentar lebih baik, daripada tidak benar selamanya," 
ujar Direktur Indonesian Legal Roundtable (ILR) Asep Rahmat Fajar dalam 
perbincangan dengan detikcom, Selasa (11/1/2011).

Menurut dia, ketika kelompok perusahaan besar tersangkut dengan kasus 
Gayus, bisa jadi akan menyababkan ketidakstabilan ekonomi dan politik. 
Namun dia yakin, ketidakstabilan itu tidak akan berlangsung lama.

"Kalau mafia pajaknya sudah terbongkar, kasus pajaknya tuntas, tentu akan 
membuat keadaan menjadi lebih baik. Saya rasa goyang sebentar akan lebih 
baik, karena ke depannya akan membuat Negara ini lebih baik," sambung 
Asep.

Dia menambahkan, ketakutan Republik akan goyang akibat pengungkapan kasus 
Gayus, hal itu bisa menyandera kinerja dari para penegak hukum. Jika kasus 
tidak tuntas, maka orang-orang yang bersalah dalam kasus pajak tidak akan 
pernah terungkap.

"Namanya aparat penegak hukum, jangan ragu untuk usut tuntas. Daripada 
selamanya tidak baik," lanjut Asep.

ILR pun mendesak penegak hukum untuk tidak ragu lagi mengusut tuntas kasus 
Gayus. Jika tidak ada penuntasan, maka di Republik ini akan menjadi 
masalah besar.

"Kepolisian, kejaksaan, itu kan ada di bawah Presiden. Kalau kasus tidak 
tuntas, maka itu jadi tanggung jawab presiden. Presiden berwenang untuk 
memerintahkan penuntasan kasus atau mengganti yang ragu-ragu," tutup Asep.

Kemarin, Ketua Komisi III DPR Benny K Harman menyampaikan, saat menjabat 
sebagai Kapolri Bambang Hendarso Danuri (BHD) pernah menyampaikan 
kekhawatiran, pengungkapan kasus Gayus akan mengganggu stabilitas politik 
dan ekonomi, mengingat tersangkutnya grup perusahaan besar. Kalau kasus 
ini diungkap akan menggoyang Republik ini,

"Katanya mengganggu instabilitas karena melibatkan perusahaan-perusahaan 
yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tapi juga kuat secara politik. 
Polisi jadi takut," ucap Benny.

(vit/her)

Baca Juga :
Minta Jadi Staf Ahli, Gayus Cuma Ingin Berlindung dari Hukuman
Satgas: KPK Tak Bisa Ambil Alih Kasus Gayus
Polri Jangan Hanya Berwacana, Tangkap Orang yang Biayai Gayus
Anis Matta: Buktikan Kalau Gayus Tidak Mengguncang Negara

http://www.detiknews.com/read/2011/01/11/082209/1543705/10/?9911012

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke