ribet amat nih mentri....
di sg smpe saat ini gak ada kedengeran ada protes2 kyk gini dr pemerintahnya.
setau gw ya yg make BB kan tinggal byr tagihan (telp + data) ke telkom service 
yg bersangkutan. jadi pengguna cm byr jasa pelayanan doang (CMIIW).
trus RIM sm telkom service (penyedia infrastruktur) yg bersangkutan itu ada 
perjanjian bagi hasil / komisi utk setiap pengguna BB pa gmn ?
jd ya gak perlu bangun jaringan sgl macem lah (menurut gw sich).
klw kyk vertu sm gak kasusnya? 





________________________________
From: Zigo AlCapone <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, January 11, 2011 17:22:04
Subject: ~ aga ~ 9 Penjelasan Tifatul Soal BlackBerry


9 Penjelasan Tifatul Soal BlackBerry   
Selasa, 11 Januari 2011 | 13:51 WIB
Besar Kecil Normal 
  
 
Tifatul Sembiring. TEMPO/Imam Sukamto
 
TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring 
kembali angkat bicara soal kontroversi pemblokiran layanan internet BlakcBerry. 
Dalam akun Twitter-nya, @tifsembiring, Tifatul menjelaskan sembilan hal terkait 
polemik tersebut. 

 
Di antara sepuluh tersebut, Tifatul menyebut ada sekitar 3 juta pelanggan 
Research in Motion (RIM), produsen BlackBerry, di Indonesia. Dari jumlah 
tersebut, RIM menangguk untuk pemasukan bersih Rp 2,268 triliun per bulan.  

 
"Salahkah kita meminta "JATAH" buat NKRI seperti tenaga kerja, konten lokal, 
hormati dan patuhi ketentuan Hukum dan UU di RI yg berdaulat ini," kata Tifatul 
lewat akun Twitter-nya, Selasa (11/1). 

 
Berikut sembilan penjelasan Tifatul yang terbaru di akun Twitter-nya. 
 
1. Tweeps yg budiman, berikut saya akan jelaskan beberapa hal terkait 
kontroversi peringatan kpd RIM yg mengoperasikan BlackBerry di INA
 
2. Data Pakar IT: ada 3 juta pelanggan RIM/BB di Indonesia. 2 jt resmi dan 1 jt 
black market.
 
3. Dg rata2 menagih $ 7 USD/org/bulan. RIM menangguk pemasukan bersih Rp 189 
Milyar/bln atau RP 2,268 Trilyun/thn. Uang rakyat INA utk RIM
 
4. CATAT : RIM Tanpa bayar pajak sepeserpun kepada RI, tanpa bangun 
infrastruktur jaringan apapun di RI. Seluruh jaringan adalah milik 6 operator 
di 
INA.
 
5. Salahkah kita meminta "JATAH" buat NKRI spt. Tenaga Kerja, konten lokal, 
hormati dan patuhi ketentuan Hukum dan UU di RI yg berdaulat ini
 
6. Semua operator yg lain sudah menjalankan dan mematuhi UU dan peraturan RI, 
spt: bayar BHP frekw, pajak, rekrut naker, CSR, bantu korban2
 
7... Merapi, korban Mentawai, korban Wasior, bencana2 lainnya dan blokir 
pornografi. 

 
8. Kelirukah kita jika minta RIM menjalankan UU dan aturan yg sama? Apakah RIM 
perlu diberi keistimewaan dan perkecualian?
 
9. Saya sdh baca komentar2, haruskah kita selalu me-runduk2 kpd asing? 
Arogankah 
kalau mengingatkan asing agr hormati hukum dan UU di INA.
 
10. Ini u/kepentingan yg lebih luas. Diberi sepotong "kue kecil" lantas mati2an 
bela asing. Minta hak yg besar u/ bangsa yg terhormat ini.
 
11. Mudah2an tweeps budiman maklum adanya.
 
Sebelumnya, Tifatul mengultimatum RIM untuk mematuhi ketentuan menutup saluran 
pornografi. Jika dalam dua minggu tak dipenuhi, pemerintah akan menutup saluran 
jaringan RIM. "Tak ada jalan lain, pokoknya siapa saja yang melanggar, ya, 
harus 
diberi sanksi," ujarnya akhir pekan lalu.
 
Setelah mendapat ancaman pemblokiran, RIM, perusahaan Kanada yang mengeluarkan 
layanan Blackberry, menegaskan mematuhi keinginan pemerintah untuk melakukan 
penyaringan konten pornografi di servernya. 

 
Dalam keterangan resminya RIM mengatakan akan tunduk terhadap aturan 
pemerintah. 
RIM menegaskan akan bekerja sama dengan para operator di Indonesia untuk 
menempatkan prom, penyaring solusi yang sesuai untuk para pelanggan Blackberry 
di Indonesia. "Sesegera mungkin," demikian tulis RIM dalam pernyataannya yang 
diterima Tempo, Senin (10/1).
 
Warm Regards,
 
 
Zigo AlCapone
 
-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.


-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke