-----Original Message----- From: Ummi Fikri <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 12 Jul 2011 01:45:31 To: wordsmartcenter<[email protected]>; tahajud comunnity<[email protected]>; bank mandiri<[email protected]>; radio prambos<[email protected]>; rumah rivaria<[email protected]>; temen kuliah<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [bank-mandiri] SEPERTI APA TANGISMU?
SEPERTI APA TANGISMU? Tadi malam saat sedang tertidur lelap, Fikri, anakku yang berusia 4 tahun, tiba-tiba menagis sesegukan seperti orang kehilangan sesuatu. Tidak seperti biasanya ia menangis seperti itu. Aku pun segera membangunkannya. "Bang... Abang... bangun..! kenapa kok tiba-tiba nangis begitu?" Fikri terbangun. Dengan setengah sadar, ia tertegun melihat aku. Nangisnya mulai reda. Ia kembali ke posisi tidur, namun kali ini ia memelukku dengan erat. Sangat erat, seolah enggan untuk dilepas. Saat suasana sudah kembali tenang, aku mengelus kepalanya sambil bertanya, "Abang mimpi apa? Kok nangisnya sampai sedih begitu? Mimpi buruk?" Fikri menjawab dengan menganggukan kepalanya. "Mimpi Apa?" tanyaku kemudian. Fikr kembali berwajah sedih dan siap untuk nangis lagi. Dengan suara termehek-mehek ia berkata,"Ngimpi makan..." Awalnya aku tersenyum mendengar ucapannya. Tapi aku masih penasaran dengan mimpinya. Aku kembali bertanya, "Ngimpi makan kok sampai sedih begitu?" Masih dengan suuara termehek-mehek Fikri menjawab, "Bukan, Ummi... Fikri mimpi Ummi dimakan". Tangisnya kembali meledak. Aku kaget sekali mendengar ucapannya. "Hah? Dimakan sama apa?" "Dimakan sama ikan... huhuhuhu." Aku terdiam. Hatiku sedih. Tak terasa airmataku mengalir membasahi pipi. Tak sanggup bibir ini mengeluarkan kata-kata lagi. Aku khawatir Fikri makin sedih jika mendengar suara sedih yang keluar dari mulutku. Aku hanya sanggup bergumam dalam hati, "Ya Allah, Nak.... Baru mimpi saja kamu sudah nangis seperti ini. Jika Ummi pergi dipanggil Allah, seperti apa tangismu?" Note : Sudah sanggupkah kita berpisah dengan orang yang sangat kita cintai, jika ternyata Allah memanggil kita? Apa persiapan kita untuk mereka, setelah kita mempersiapkan diri untuk Allah? Wassalam Ummi Fikri http://www.cerita-cantiq.blogspot.com/ -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
