emang bener ini, terutama yang di desa2, kek tetangga gw di kampung bilang,
masih mending jaman pak harto, masih bisa kebeli beras, masih bisa makan
ayam, sekarang mah makan ayam setaun sekali ge alhamdulillah

sometimes ignorance tuh really is a bliss :D



*~If you fill your heart with regrets of yesterday and the worries of
tomorrow, you have no today to be thankful for ~ Unknown** Source*




2011/8/15 Zigo AlCapone <[email protected]>

>     Survei Membuktikan, Orba Lebih Baik!
>
>  ISTIMEWAMantan Presiden Soeharto.
>
> *TERKAIT:*
>
>    - Soeharto, Presiden yang Paling Disuka 
> Publik<http://nasional.kompas.com/read/2011/05/15/15154812/Soeharto.Presiden.yang.Paling.Disuka.Publik>
>
>  *JAKARTA, KOMPAS.com* — Survei nasional Indo Barometer bertajuk "Evaluasi
> 13 Tahun Reformasi Dan 18 Bulan Pemerintahan SBY-Boediono" menunjukkan, 40,9
> persen responden mempersepsikan bahwa Orde Baru lebih baik dibandingkan
> dengan Orde Lama Dan Orde Reformasi. Hanya setengahnya, atau 22,8 persen
> responden yang mengatakan bahwa Orde Reformasi lebih baik dibandingkan
> dengan periode lainnya.
>
> Hasil survei ini dipaparkan Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari
> kepada wartawan di Jakarta, Minggu (15/5/2011). Ia mengatakan, hasil ini
> merupakan pukulan bagi semua pihak yang menganggap reformasi sebagai
> momentum perubahan. "Ini ironi yang menunjukkan bagaimana rezim (Orba) yang
> ingin dikoreksi justru dipandang lebih baik," katanya.
>
> Hasil survei memperlihatkan, publik mempersepsikan Orba lebih baik di
> bidang politik, ekonomi, sosial, Dan keamanan. Orde Reformasi hanya unggul
> di bidang penegakan hukum. Di bidang politik, 33,3 persen responden
> mempersepsikan Orba lebih baik. Sementara itu, hanya 29,6 persen responden
> yang mempersepsikan Orde Reformasi lebih baik. Di bidang ekonomi, 56,3
> persen responden mempersepsikan Orba lebih baik. Sementara itu, hanya 20,3
> persen responden yang mempersepsikan bahwa Orde Reformasi lebih baik.
>
> Di bidang keamanan, sebanyak 53,7 persen responden mengatakan, Orba lebih
> baik. Hanya 20,6 persen responden yang menganggap Orde Reformasi lebih baik.
> Sementara itu, di bidang hukum, 27,6 persen menganggap Orba lebih baik.
> Sementara 34,3 persen responden menganggap Orde Reformasi lebih baik.
>
> Hasil survei yang melibatkan 1.200 responden secara nasional Dan dilakukan
> tanggal 25 April-4 Mei 2011 ini menunjukkan bahwa masyarakat yang tinggal di
> perkotaan lebih banyak yang mempersepsikan bahwa Orba lebih baik
> dibandingkan dengan periode kepemimpinan lainnya, yaitu sebanyak 47,7
> persen. Angka ini lebih tinggi 12 persen jika dibandingkan dengan persentase
> masyarakat pedesaan yang mempersepsikan Orba lebih baik, yaitu 35,7 persen.
>
> Dari tingkat pendidikan, seluruh jenjang pendidikan menyatakan bahwa Orba
> lebih baik. Namun, secara persentase, semakin tinggi tingkat pendidikan
> responden, tingkat kepuasan terhadap Orba semakin rendah.
>
> *Cita-cita belum tercapai*
>
> Menanggapi survei ini, aktivis reformasi Ray Rangkuti mengatakan, Ada
> banyak cita-cita reformasi yang belum tercapai. "Ini kritik bagi Orde
> Reformasi yang belum mampu memenuhi cita-cita di bidang penegakan hukum Dan
> HAM, pemberantasan KKN, Dan lainnya. Jika tidak Ada perubahan, masa lalu
> yang kelam tetap menjadi impian setiap orang," katanya.
>
> Penanggap lainnya, ekonom Faizal Basri, menyoroti tingginya angka
> masyarakat pedesaan yang mempersepsikan Orba lebih baik dibandingkan dengan
> Orde Reformasi. Ada banyak penyebab mengapa hal itu terjadi. "Penurunan
> angka kemiskinan lebih lambat di desa dibandingkan dengan di kota. Sejak era
> reformasi, sektor pertanian semakin amburadul karena harga pangan tak lagi
> ditopang. Bulog semakin tak berperan, sementara mekanisme pasar semakin
> berjalan. Produk impor semakin membanjiri Tanah Air sehingga produk lokal
> tak dapat bersaing," katanya.
>
> Tak hanya itu, sejak era reformasi, menurut dia, tak Ada penambahan
> bendungan. Banyak saluran irigasi yang rusak, tetapi tak diperbaiki. Era
> reformasi, kata Faisal, lebih banyak fokus pada pembangunan jalan tol Dan
> bandara.
>
> "Presiden juga jarang turun ke desa-desa. Presiden hanya rapat dari istana
> ke istana. Atau paling tidak (rapat) di bandara. Sekalinya turun ke desa,
> salah. Ada sebuah foto di Setneg di mana Presiden menggulung celana
> panjangnya hingga ke lutut ketika hendak panen bersama. Beliau tidak tahu
> kalau padi itu tanaman yang membutuhkan air. Presiden juga menanam padi
> segepok-segepok. Seharunya menanam padi itu harus satu per satu. Padahal,
> beliau doktor dari IPB," kata Faisal.
>  **
>  *Warm Regards,*
> **
> **
> *Zigo AlCapone*
> **
>
>
> --
> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
> to post emails, just send to :
> [email protected]
> to join this group, send blank email to :
> [email protected]
> to quit from this group, just send email to :
> [email protected]
> please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
> add my Yahoo Messenger at [email protected] or
> add my twitter @aga_madjid
> thanks for joinning this group.
>

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke