Pelatih Bahrain: Postur Tubuh Bukan Alasan[image:
Inilah]<http://www.inilah.com/>Oleh
Boy Leonard Pasaribu | Inilah – 7 jam yang lalu

   -
   - 
tweet<http://id.berita.yahoo.com/_xhr/social/share/?url=http%3A%2F%2Fid.berita.yahoo.com%2Fpelatih-bahrain-postur-tubuh-bukan-alasan-005900047.html&text=Pelatih%20Bahrain%3A%20Postur%20Tubuh%20Bukan%20Alasan%20-%20Yahoo%21&via=yahoo_id&counturl=http%3A%2F%2Fid.berita.yahoo.com%2Fpelatih-bahrain-postur-tubuh-bukan-alasan-005900047.html&lang=id&action=retweet>
   
6<http://twitter.com/search?q=http%3A%2F%2Fid.berita.yahoo.com%2Fpelatih-bahrain-postur-tubuh-bukan-alasan-005900047.html>
   - 
Share</_xhr/social/share/?url=http%3A%2F%2Fid.berita.yahoo.com%2Fpelatih-bahrain-postur-tubuh-bukan-alasan-005900047.html&text=Pelatih%20Bahrain%3A%20Postur%20Tubuh%20Bukan%20Alasan%20-%20Yahoo%21&action=inshare>
   1
   - Email </_xhr/mtf/panel/>
   - Cetak <javascript:window.print();>

  Konten Terkait

   - [image: Pelatih Bahrain: Postur Tubuh Bukan Alasan]Perbesar
Foto</foto/pelatih-bahrain-postur-tubuh-bukan-alasan-foto-005900479.html>

   Pelatih Bahrain: Postur Tubuh Bukan Alasan

 Berita Olahraga Lainnya

   -  </tadi-malam-tim-tim-besar-asia-gigit-jari-022832005.html>
    Tadi Malam Tim-tim Besar Asia Gigit
Jari</tadi-malam-tim-tim-besar-asia-gigit-jari-022832005.html>TRIBUNnews.com
   - 5 jam yang lalu
   -  </denny-tak-terima-komentar-ini-sby-nonton-indonesia-142034138.html>
    Denny Tak Terima Komentar Ini: SBY Nonton Indonesia
Kalah</denny-tak-terima-komentar-ini-sby-nonton-indonesia-142034138.html>TRIBUNnews.com
   - 17 jam yang lalu
   -  </pelatih-bahrain-postur-tubuh-bukan-alasan-005900047.html>
    Pelatih Bahrain: Postur Tubuh Bukan
Alasan</pelatih-bahrain-postur-tubuh-bukan-alasan-005900047.html>Inilah
   - 7 jam yang lalu

 More » <http://id.berita.yahoo.com/olahraga/>



*INILAH.COM, Jakarta – Pelatih timnas Bahrain, Peter John Taylor, tak setuju
dengan pelatih timnas Indonesia, Wim Rijsbergen, yang menyalahkan faktor
fisik sebagai penyebab kekalahan.*

Selasa (9/6/11), Indonesia dipermalukan di kandang sendiri oleh Bahrain 0-2.
Wim menilai, postur tubuh pemain Timur Tengah dan Bahrain khususnya, yang
lebih tinggi dari rata-rata pemain Indonesia menjadi faktor utama.

"Masalahnya, mereka tinggi. Kita seharusnya bermain bola bawah dan bergerak.
Jika Anda main lambung maka tidak efektif. Pemain harus siap menerima bola.
Tetapi bermain bola bawah juga tidak mudah," ujar Wim pada saat jumpa pers
pascapertandingan.

Tak lama setelah Wim, Taylor juga hadir dalam jumpa pers tersebut. Saat
dikonfirmasi mengenai perbedaan postur, Taylor membantah. Gol pertama yang
dicetak oleh Shayeed Dhiya menjadi penegasan Taylor.

“Saya rasa saya tidak setuju dengan hal itu. Gol pertama dicetak pemain muda
berusia 19 tahun yang tidak terlalu tinggi. Bukan dari bola lambung. Ia
menusuk dari sisi lapangan ke dalam kotak penalti,” ujarnya.

“Gol kedua juga terjadi dari hasil umpan terobosan,” lanjut pelatih asal
Inggris itu, menjelaskan proses gol kedua yang dicetak Ismail Abdul-Latif.

*Coach *Wim, yang baru melatih Indonesia awal Juli lalu juga berkilah bahwa
tim yang ia miliki sekarang adalah tim yang sudah lebih dulu terbentuk
sementara ia tak punya cukup waktu untuk membentuk timnya sendiri.

Namun hal ini tidak terjadi dengan Peter Taylor, yang juga baru menangani
Bahrain sejak 11 Juli lalu. Timnya berhasil menahan Qatar, 23 peringkat
diatasnya, dengan skor 0-0 dan menaklukkan Indonesia yang berada 30
peringkat di bawahnya.

Wim sendiri sebenarnya punya lebih banyak waktu mengenal pemain Indonesia
dibandingkan Taylor. Pelatih Bahrain itu benar-benar awam dengan Bahrain
saat pertama kali dikontrak Juli lalu, sementara Wim, meski baru direkrut
pada bulan Juli untuk timnas, sudah berada di Indonesia sejak beberapa bulan
sebelumnya, menangani PSM Makassar di Liga Primer Indonesia.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke